Upaya kelompok ekonomi menengah atas dalam menangani kemiskinan

Nurmala Delistiawati

Abstract


This study aims to find the efforts of upper middle economic groups in dealing with poverty in Leuwiliang Village. The research method used was a grounded research method with respondents from middle to upper economic groups in the Leuwiliang Village RW 13 as many as 10 people. The results of this study indicate that there are several factors for the occurrence of poverty in Leuwiliang Village, namely unemployment, unemployment, poor education in the community. Based on the results of data analysis, it can be concluded that the efforts of upper middle economic groups in tackling poverty in Leuwiliang Village by opening jobs in a home industry so that employees have skills.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan upaya-upaya kelompok ekonomi menengah atas dalam menangani kemiskinan di Desa Leuwiliang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode grounded research dengan responden kelompok ekonomi menengah atas di Kelurahan Leuwiliang RW 13 (Rukun Warga) sebanyak 10 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor terjadinya kemiskinan di Desa Leuwiliang yaitu pengangguran, ketidak tetapan pekerjaan, rendahnya pendidikan di masyarakat. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa upaya kelompok ekonomi menengah atas dalam menanggulangi kemiskinan di Desa Leuwiliang dengan membuka lapangan pekerjaan di suatu home industry sehingga karyawan mempunyai keterampilan.

Kata kunci :


Keywords


Kemiskinan; Kelompok Ekonomi Menengah Atas; Penganguran

Full Text:

PDF

References


Ismoyo,2017. ”Peranan Pemerintah Desa Dalam Penanggulangan Kemiskinan”. Publikasi Ilmiah.

Yani A.,2018. “Kemiskinan Dan Kesenjangan Perekonomian Indonesia”. Makalah kemiskinan dan kesenjangan”, maret 22 2018

Jonaidi .A.,2012. Analisis Pertumbuhan Ekonomi Dan Kemiskinan Di Indonesia. Jurnal kajian ekonomi, Vol. 1. No. 1

Ibrahim Rahman Hilmi.,2017. Potret Pertumbuhan Ekonomi, Kesenjangan Dan Kemiskinan Di Indonesia Dalam Tinjauan Ekonomi Politik Pembangunan. Vol. 30. No. 55