PROTOTIPE SISTEM OTOMATIS PENGUKURAN DENSITAS DEBU, KELEMBABAN UDARA, DAN SUHU RUANG BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 32 UNTUK STERILISASI UDARA PADA RUANG PERAKITAN LENSA KAMERA

Fithri Muliawati, Anggi Seftiana

Abstract


PROTOTIPE SISTEM OTOMATIS PENGUKURAN DENSITAS DEBU, KELEMBABAN UDARA, DAN SUHU RUANG BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 32 UNTUK STERILISASI UDARA PADA RUANG PERAKITAN LENSA KAMERA. Telah dilakukan pembuatan prototipe sistem otomatis pengukuran densitas debu, kelembaban udara, dan suhu ruang berbasis mikrokontroler ATMega 32 untuk sterilisasi udara pada ruang perakitan lensa kamera, melalui pemahaman sistem saat ini dan sistem baru, pembuatan rangkaian simulasi, pemilihan dan perakitan sensor, pembuatan dan pengintegrasian sistem, pembuatan program, pengujian sistem, pengukuran densitas debu, kelembaban udara dan suhu ruang, analisis hasil pengukuran dan kesimpulan. Penggunaan 4 port sebagai masukan dan keluaran. Port-A sebanyak 1 pin sebagai masukan data dari dust sensor, Port-B sebanyak 1 pin sebagai masukan data dari sensor kelembaban dan suhu, Port-C sebagai keluaran ke LCD, dan Port-D sebagai keluaran aktuator. Pembuatan program mikrokontroler ATmega32 terdiri atas sejumlah tahapan, yaitu: konfigurasi pin, deklarasi variabel, inisialiasi, program utama, dan Tampilan indikasi sistem pada LCD. Penulisan sintaks program sebagai penentu kinerja mikrokontroler. Prototipe sistem otomatis pengukuran densitas debu, kelembaban udara, dan suhu ruang berbasis mikrokontroler ATMega 32 untuk sterilisasi udara pada ruang perakitan lensa kamera berupa kotak akrilik 25 cm x 25 cm x 25 cm sebagai simulasi ruang perakitan lensa yang steril. Uji validasi digunakan beberapa kondisi udara, yang dikondisikan secara manual dan diasumsikan sebagai kondisi tubuh manusia. Terdapat tiga kondisi yang menjadi acuan hasil uji validasi rangkaian ini, yaitu: kondisi udara berdebu, kondisi udara basah/lembab dan kondisi udara panas. Pengkondisian saat rangkaian elektrik pada sistem tidak terjadi gangguan adalah pemberitahuan pada LCD berupa tulisan Ruangan Normal. Pemberitahuan saat kondisi sistem aman dikarenakan pada sistem mikrokontroler menerima input sinyal digital dari rangkaian sensor-transduser bernilai 0. Hasil pengukuran kadar debu yang terdeteksi berkisar 0.05 mg/m3 tanpa gangguan kondisi buatan, dan berkisar 0.5 - 0.8 mg/m3 dengan gangguan kondisi buatan. Kelembaban udara yang terdeteksi berkisar antara 40 - 70% tanpa gangguan kondisi buatan dan 80 - 100% dengan gangguan kondisi buatan. Suhu yang terdeteksi tanpa gangguan kondisi buatan dalam prorotipe ruangan berkisar antara 20-35 0C, dengan gangguan kondisi buatan berkisar 40 -70 0C.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.32832/juteks.v3i1.326

Article Metrics

Abstract view : 279 times
PDF - 1092 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


     ISSN                       eISSN                  Supervised By:

  

Jl. K.H. Sholeh Iskandar km 2 Bogor 16162 Jawa Barat, Indonesia Telp/Fax: 0251-8335335