Kompetensi guru perspektif Imam Bukhari dalam Kitaabul Ilmi Shahih Bukhari

Muhammad Cholid Abdurrohman, Santi Lisnawati, Hasbi Indra

Abstract


Teachers in education are figures who have an important role. He is an agent of change responsible for transferring knowledge and internalizing values to students. Therefore, competencies are needed to support their duties properly so that educational goals can be achieved optimally. This paper aims to examine the competence of teachers from the perspective of Imam Bukhari in Kitaabul Ilmi Sahih Bukhari, considering that the book is an important reference book in Islamic studies. This research was conducted with a qualitative method with library research. The primary data source in this study was Kitaabul Ilmi Sahih Bukhari. Based on research data, teachers must possess spiritual, pedagogic, professional, personality, and social competencies. Of the five competencies, spiritual competence is the most important. It is the basis for other competencies because Islamic education is an interaction between educators and students and is also influenced by divine values because the main educator in Islamic education is essentially Allah The Almighty.

Abstrak

Guru dalam pendidikan adalah tokoh yang memiliki peran penting. Ia adalah seorang agen perubahan yang bertanggung jawab dalam transfer ilmu pengetahuan dan internalisasi nilai pada peserta didik. Oleh karena itu dibutuhkan kompetensi yang dapat menunjang tugasnya dengan baik agar tujuan pendidikan dapat dicapai dengan maksimal. Tulisan ini bertujuan untuk mengupas kompetensi guru dalam perspektif Imam Bukhari dalam Kitaabul Ilmi Shahih Bukhari mengingat kitab tersebut adalah kitab rujukan penting dalam studi Islam. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan jenis library research. Sumber data primer pada penelitian ini adalah Kitaabul Ilmi Shahih Bukhari. Berdasarkan data penelitian maka kompetensi yang harus dimiliki guru adalah kompetensi spiritual, pedagogi, profesional, kepribadian dan sosial. Dari lima kompetensi tersebut kompetensi spiritual adalah yang paling penting dan merupakan dasar bagi kompetensi lainnya, karena pendidikan Islam bukan hanya interaksi antara pendidik dan peserta didik saja akan tetapi dipengaruhi juga oleh nilai ketuhanan karena pada pendidik utama dalam pendidikan Islam pada hakikatnya adalah Allah azza wa jalla.


Keywords


Kompetensi Guru; Pendidikan Islam; Shahih Bukhari

Full Text:

PDF

References


Adz Dzahabi, M. bin A. (1985). Siyar A’laam an Nubalaa. Beirut: Muassasah ar Risaalah.

Akbar, T. S. (2015). Manusia Dan Pendidikan Menurut Pemikiran Ibn Khaldun Dan John Dewey. Jurnal Ilmiah Didaktika, 15(2), 222. https://doi.org/10.22373/jid.v15i2.582

Al Ainy, M. bin A. B. (2010). Umdatul Qaari Syarh Shahih Bukhari. Beirut: Daar Ihyaaut Turaats Al ‘Arabi.

Al Asqalani, A. bin H. (2000). Fathul Baari Syarh Shahih al Bukhari. Riyadh: Daarussalaam.

Al Asqalani, A. bin H. (2005). Hadyu Saari Muqaddimah Fathil Baari. Riyadh: Daar Taybah.

Al Baghdady, A. bin A. A. K. (2002). Tarikh Baghdad. Beirut: Daar al Gharb al Islamy.

Al Mubarakfuuri, A. (2001). Al Imam al Bukhari, Sayyid al Fuqahaa wa imam al Muhadditsin. Makkah: Daar ‘Aalam al Fawaaid.

Aly, H. N. (2010). Arti Penting World View Pendidik Dalam Pendidikan. Ta’dib: Journal of Islamic Education (Jurnal Pendidikan Islam), 15(01), 105–120. https://doi.org/10.19109/tjie.v15i01.69

An Nawawi, Y. bin S. (1996). Tahdzzib al Asmaa wa al Lughaat. Beirut: Daar al Fikr.

An Nawawi, Y. bin S. (2003). Syarh Shahih Muslim. Riyadh: Daar ’Aalamil Kutub.

Angelina, P., Kartadinata, S., & Budiman, N. (2021). Kompetensi Pedagogis Guru Di Era Disrupsi Pendidikan Dalam Pandangan Islam. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 305. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v10i2.4863

Asy Syaikh, A. (2007). Al Imam al Bukhari, Ustaadz al Ustaadziin, wa Imaam al Muhaditsiin, wa Hujjatu al Mujtahidin. Damascus: Daar al Qalam.

Aziz, S. (2017). Kompetensi Spiritual Guru PAUD Perspektif Pendidikan Islam. Tadris, 12(1). https://doi.org/10.19105/tjpi.v12i1.1286.

Badruzaman, J. (2017). Pemikiran Ahmad Tafsir Tentang Guru Dalam Pendidikan Islami Dan Relevansinya Dengan Sistem Pendidikan Nasional. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2). https://doi.org/10.32832/tawazun.v10i2.1166

Bahri, M. F., & Supahar, S. (2019). Kemampuan Berpikir Kritis Menggunakan Tes Terintegrasi Agama Dan Sains Dalam Pembelajaran PAI di SMA. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 233–252. https://doi.org/10.30868/ei.v8i2.402

Ellyana, V., Idriayu, M., & Sudarno, S. (2016). Pengaruh Kompetensi Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan Di Smk Kristen 1 Surakarta. BISE: Jurnal Pendidikan BIsnis Dan Ekonomi, 2(1), 1–16. https://doi.org/10.20961/bise.v2i1.17894

Fahrurrozi, M. (2021). Urgensi Penguatan Keterampilan Berpikir Kritis pada Mata Pelajaran Qur’an Hadist. JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN, 17(1), 39–50. https://doi.org/10.20414/jpk.v17i1.3369

Fitriyanti, I., Hardhienata, S., & Muharam, H. (2019). Peningkatan Komitmen Profesi Guru Melalui Pengembangan Kepribadian Dan Pemberdayaan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(2), 808–816. https://doi.org/10.33751/jmp.v7i2.1330

Ghoni, A. (2016). Konsep Tawakal Dan Relevansinya Dengan Tujuan Pendidikan Islam: Studi Komparasi mengenai Konsep Tawakal menurut M. Quraish Shihab dan Yunan Nasution. An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial, 3(1), 109–121. http://ejournal.staimadiun.ac.id/index.php/annuha/article/view/103

Habibullah, A. (2012). Kompetensi Pedagogik Guru. EDUKASI, 10(3), 362–377. https://doi.org/10.32729/edukasi.v10i3.169

Hanafi, M. S., & Setiyani, H. (2021). The Role of Teachers’ Competence to Achieve Effective Learning Management in Primary Schools. Ilkogretim Online, 20(1), 2031–2036. https://doi.org/10.17051/ilkonline.2021.01.222

Hanapi, A. (2015). Peran Perempuan Dalam Islam. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 1(1), 15–26. https://doi.org/10.22373/equality.v1i1.620

Helmi, J. (2015). Kompetensi Profesionalisme Guru. Al Ishlah: Jurnal Pendidikan, 7(2), 318–336. https://doi.org/10.35445/alishlah.v7i2.43

Hermawati, K. A. (2021). Implementasi Model Inkuiri dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti: Analisis pada Materi Pembelajaran Toleransi. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 6(1), 56–72. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2021.vol6(1).6159

Huda, M. (2017). Kompetensi Kepribadian Guru Dan Motivasi Belajar Siswa (Studi Korelasi pada Mata Pelajaran PAI). Jurnal Penelitian, 11(2). https://doi.org/10.21043/jupe.v11i2.3170

Ibnu Jama’ah, M. bin I. (2012). Tadzkirotus Sami’ fi Adaabil ‘Aalim wal Muta’allim. Beirut: Daar al Basyaair.

Ibnu Taimiyah, A. bin A. H. (1995). Majmuu’ Fataawa. Madinah: Mujamma’ Malik Fahd Litthibaa’ah al Mushaf as Syariif.

Idris, F., Hassan, Z., Ya’acob, A., Gill, S. K., & Awal, N. A. M. (2012). The Role of Education in Shaping Youth’s National Identity. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 59, 443–450. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.09.299

Inah, E. N. (2015). Peran Komunikasi Dalam Interaksi Guru Dan Siswa. Al-Ta’dib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 8(2), 150–167. https://doi.org/10.31332/atdb.v8i2.416

Iskandar. (2009). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: GP Press.

Ismail, B. (2014). Komitmen Guru Profesional Dalam Pembelajaran. Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 4(1), 1–14. https://doi.org/10.22373/jm.v4i1.277

Izzah, I. (2018). Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Masyarakat Madani. Pedagogik : Jurnal Pendidikan, 5(1), 50–68. https://doi.org/10.33650/pjp.v5i1.219

Janawi, J. (2019). Memahami Karakteristik Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran. Tarabwy: Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 68–79. https://doi.org/10.32923/tarbawy.v6i2.1236

Junaedi, M. (2017). Paradigma Baru Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.

Manizar, E. (2015). Peran Guru Sebagai Motivator Dalam Belajar. Tadrib, 1(2). http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/Tadrib/article/view/1047

Muhajarah, K. (2016). Konsep Doa: Studi Komparasi Konsep Do’a Menurut M. Quraish Shihab Dan Yunan Nasution Dan Relevansinya Dengan Tujuan Pendidikan Islam. HIKMATUNA, 2(2), 211–233. https://doi.org/10.28918/hikmatuna.v2i2.960.

Muhammad, H. (2014). Islam dan Pendidikan Perempuan. Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 231. https://doi.org/10.14421/jpi.2014.32.231-244

Muhsin, M. (2016). Metode Bukhari Dalam Al-Jami’ Al-Shahih: Tela’ah atas Tashhih dan Tadh’if menurut Bukhari. Jurnal Holistic Al-Hadis, 02(02). https://doi.org/10.32678/holistic.v2i2.953

Mulia, H. R. (2017). Metode Reward-Punishment Konsep Psikologi dan Relevansi-nya dengan Islam Perspektif Hadis. Religi: Jurnal Studi Agama Agama, 13(2), 154–178. https://doi.org/10.14421/rejusta.2017.1302-02

Musfah, J. (2012). Peningkatan Kompetensi Guru: Melalui Pelatihan Dan Sumber Belajar Teori Dan Praktik. Jakarta: Kencana.

Musyahadah, A., al Hamat, A., & Mujahidin, E. (2017). Kompetensi Pendidik dalam Al Quran Dan Relevansinya Terhadap PP No 74 Tahun 2008. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 1–21. https://doi.org/10.32832/tawazun.v10i1.1150

Nazir, M. (2013). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Putra, N., & Lisnawati, S. (2012). Penelitian Kualitatif Pendidikan Agama Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Rahayu, F. (2019). Substansi Evaluasi Pendidikan dalam Perspektif Pendidikan Islam. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam, 17(2), 103–121. https://doi.org/10.35905/alishlah.v17i2.1000

Raihan, R. (2019). Penerapan Reward dan Punishment dalam Peningkatan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Terhadap Siswa SMA di Kabupaten Pidie. DAYAH: Journal of Islamic Education, 2(1), 115–130. https://doi.org/10.22373/jie.v2i1.4180

Sa’diyah, M. (2019). Menggagas Model Implementasi Kompetensi Leadership Guru Pai Dalam Mengembangkan Budaya Religius Sekolah. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 12(2). https://doi.org/10.32832/tawazun.v12i2.2682

Saepudin, D., & Saifudin, S. (2019). Visi Pendidikan Islam: Perspektif Ibn Khaldun. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 12(2). https://doi.org/10.32832/tawazun.v12i2.2688

Sari, A. W. (2016). Pentingnya Keterampilan Mendengar Dalam Menciptakan Komunikasi Yang Efektif. Jurnal EduTech, 2(1). https://doi.org/10.30596/edutech.v2i1.572

Sawaluddin, S. (2018). Konsep Evaluasi Dalam Pembelajaran Pendidikan Islam. Jurnal Al-Thariqah, 3(1), 39–53. https://doi.org/10.25299/althariqah.2018.vol3(1).1775

Suprayogo, I. (2001). Metodologi Penelitian Sosial Agama. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tantowi, H., Indra, H., & Muhyani, M. (2017). Pengaruh Kompetensi Personal Guru Dan Iklim Sekolah Terhadap Islamic Worldview Siswa. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 35–54. https://doi.org/10.32832/tawazun.v10i1.1572

Vandenberghe, R. (1984). Teacher’s role in educational change. British Journal of In-Service Education, 11(1), 14–25. https://doi.org/10.1080/0305763840110103

Wahyudi, T. (2017). Peran Pendidikan Islam dalam Membangun dan Menguatkan Worldview Islam padaMasyarakat Muslim di Tengah Arus Globalisasi. Cendekia: Journal of Education and Society, 15(2), 319. https://doi.org/10.21154/cendekia.v15i2.1053




DOI: http://dx.doi.org/10.32832/tawazun.v15i1.6699

Article Metrics

Abstract view : 398 times
PDF - 173 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Address: Lantai 1 Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogora

Address: Lantai 1 Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor
Jl. K.H. Sholeh Iskandar km 2 Bogor 16162 Jawa Barat, Indonesia Telp/Fax: 0251-8335335