RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA BLADELESS FAN SEBAGAI PENDINGIN RUANGAN

Authors

  • Rudi Kusmawan Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Roy Waluyo
  • Mamat Rahmat

DOI:

https://doi.org/10.32832/ame.v6i1.2798

Abstract

Industri mulai mengembangkan kipas tanpa bilah yang disebut dengan Bladeless fan menggunakan efek air multiplier. Teknologi air multiplier memanfaatkan airfoil yang dipakai pada sayap pesawat berfungsi untuk menarik udara sekitar. airfoil berfungsi untuk mengeluarkan udara dan melipatgandakan udara yang masuk  menjadi beberapa kali lipat. Dalam penelitian ini bladeless fan menggunakan NACA 0012. Pada  bladeless fan dilakukan pengujian untuk mendapatkan data flow rate input dan output untuk mengetahui seberapa besar kelipatan flowrate setelah melewati bladeless fan. flowrate input didapatkan dengan cara mengukur kecepatan aliran dari keluaran kompresor dengan menggunakan rotameter sebanyak 10 kali. Flowrate ouput dengan cara mengukur keluaran dari bladeless fan menggunakan alat air flowmeter yang diambil datanya sebanyak 10 kali. Pengambilan data temperatur dan RH sebanyak 3 titik menggunakan termometer dan RH meter digital. Hasil pengujian menunjukan Semakin besar flowrate  input maka semakin besar flowrate output dan temperatur semakin tinggi. Flowrate output terkecil yaitu sebesar 160 L/s dengan  temperatur output 24,20 °C. Flowrate output terbesar yaitu 801 L/s dengan temperatur 19,1°C. Kelipatan aliran udara (multiple airflow) terbesar 11,4 pada laju aliran udara input 70 L/s dengan menghasilkan laju aliran udara 801 L/s. Kelipatan aliran udara terendah 8.0 pada laju aliran udara input 20 L/s dengan menghasilkan laju aliran udara output 160 L/s. Rata-rata kelipatan aliran udara adalah 10.1.

Author Biography

Rudi Kusmawan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Mechanical Engineering

References

Cong, R. (2002). Bladeless Fan Baffles Onlookers. Demian, G. (2017). Design and Implementation of an Air Multiplier Fan for PC). Fahrudin, A., Waluyo, R., & Rahmat, M. (2019). Rancang Bangun Tabung Udara Dingin Terkompresi dengan Tekanan 5 Bar. JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa), 4(2), 175– 183. HongLi, Hai-shunDeng, Y. (2016). Numerical and experimental research on the outlet flow field for the air multiplier. Applied Thermal Engineering, 93, 652–659. Ibnu Hakim, Imansyah and Rizka Husniawan, A. (2015). Studi Awal Unjuk Kerja Pendingin Udara (air cooler) Berbasis Termoelektrik pada Air Duct Sepeda Motor Tipe Skutik). Ilham Kurniawan, Edi Septe.S, I. S. (2015). Perencanaan Bejana Tekan (perssure Vessel) tipe Separator Untuk Fluida Gas. Ejournal Bunghatta, 6(2). Jafari, M., Afshin, H., Farhanieh, B., & Bozorgasareh, H. (2015). Numerical Aerodynamic Evaluation and Noise Investigation of a Bladeless Fan. Journal of Applied Fluid Mechanics, 8(1), 133–143. li chunxi, wang song, Ling, jia yakui. (2011). The performance of a centrifugal fan with enlarged impeller. Energy Conversion and Management, 52(8–9), 2902–2910. Peng-cheng, Z., Xiao-rui, D., Qiang, W., & Shi, Y.-C. (2016). Design and Research on Engine Cooling Fan Based on Bladeless Fan. Journal of North University of China (Natural Science Edition), 5(9). Yaling Ye, Xiaoyong Peng, Jingjing Liang, Z. F. (2016). Numerical Analysis of Inducing Airflow Characteristics on the Airfoil Model Based Coanda Effect. Measurement and Intelligent Materials. Atlantis Press, (2015).

Published

2020-03-31

How to Cite

Kusmawan, R., Waluyo, R., & Rahmat, M. (2020). RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA BLADELESS FAN SEBAGAI PENDINGIN RUANGAN. AME (Aplikasi Mekanika Dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 6(1), 1–7. https://doi.org/10.32832/ame.v6i1.2798

Issue

Section

Artikel