PENENTUAN LOKASI SENSOR TEMPERATUR PADA TANGKI BAHAN BAKU PILOT PLANT BIODIESEL KUALITAS TINGGI KAPASITAS 1 TON/HARI

Kristianto Adi Widiatmoko, Adi Prismantoko, Fairuz Milkiy Kuswa, Adinda Prawitasari, Maharani Dewi Solikhah, Agus Kismanto

Abstract


Perkembangan Biodiesel di Indonesia didorong oleh beberapa faktor pendukung seperti pemanfaatan Biodiesel sebagai salah satu cara dalam mengatasi permasalahan tekanan impor BBM dan meningkatkan ketahanan energi. Implementasi penggunaan Biodiesel ini mengalami kendala yang salah satunya adalah kualitas mutu dari Biodiesel dan harga yang kurang bersaing dengan minyak solar. Oleh sebab itu diperlukan teknologi produksi Biodiesel kualitas tinggi dengan menggunakan teknologi tanpa katalis yang beroperasi pada suhu tinggi. Salah satu cara dalam menentukan titik lokasi sensor suhu adalah dengan memperhatikan persebaran panas pada tangki pilot plant Biodiesel. Proses dalam menentukan lokasi sensor termperatur pada tangki ini dimulai dengan pembuatan model pada perangkat lunak Energi2D. Kemudian menambah titik-titik lokasi yang mungkin akan dipasang sensor temperatur merata pada bagian tangki. Perambatan panas dimulai dari titik elemen pemanas. Pada mulanya elemen pemanas akan memanaskan lingkungan sekitar pemanas terlebih dahulu dan kemudian menyebar kearah atas. Dari ke enam lokasi sensor suhu ini, lokasi sensor 5 dan sensor 6 cocok dipasang sensor suhu untuk tangki penyimpanan bahan baku yang mempunyai fluida yang berganti. Jadi apabila dalam tangki tersebut terdapat aliran pemasukan dan pengeluaran fluida yang tetap, maka lokasi sensor 5 dan sensor 6 yang paling cocok. Berbeda apabila fluida didalam tangki tidak berganti, maka lokasi sensor nomor 1 dan nomor 2 menjadi yang cocok. Karena jika suhu pada lokasi ini telah sesuai, maka dapat dipastikan suhu pada lokasi lainnya telah sesuai.


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Cathy Biber, (2015). Sensor Placement for Surface Temperature Control in Thin Mobile Form Factors. SEMI-THERM Symposium: 31-36.

Dharmawan, Arya Hadi, Nuva, Rizki Amalia, D. A Sudaryanti. (2016). Isu Relevan Kebijakan Bioenergi Dalam Mendukung Ketahanan Dan Kemandirian Energi Di Indonesia: State of the Art. Bogor.

Dutu, Richard, (2016). Challenges and Policies in Indonesia’s Energy Sector. Energy Policy, 20 (4): 55:64.

Manuale, D.L, Mazzieri. V. M, Torres. G, Vera C. R. Yori J. C, (2011). Non-catalytic Biodiesel Process With Adsorption-based Refining. Fuel, 90 (3), 1188-1196.

Mathew Lee Hsien Loong, Mohd. Zainolarifin Mohd Hanafi, Fatimah Sham Ismail. (2015). Thermal Pipeline Sensor Placement Model For Fault Detection,

Nuva, Fauzi A, Dharmawan A. H, Putri E. I. K. (2019). Ekonomi Politik Energi Terbarukan dan Pengembangan Wilayah: Persoalan Pengembangan Biodiesel di Indonesia. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 7 (2), 110:118

Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2015




DOI: http://dx.doi.org/10.32832/ame.v6i1.2824

Article Metrics

Abstract view : 361 times
PDF (Indonesian) - 372 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Kristianto Adi Widiatmoko, Adi Prismantoko, Fairuz Milkiy Kuswa, Adinda Prawitasari, Maharani Dewi Solikhah, Agus Kismanto

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

All rights reserved. AME, ISSN: 2460-3988, e-ISSN: 2581-0979

Lihat Statistik AMEView MyStat