Kebijakan Editorial

Fokus dan Ruang Lingkup

Jurnal KREA-TIF bertujuan untuk menyediakan literatur ilmiah tentang studi penelitian murni dan terapan dalam teknologi informasi (TI) dan tinjauan publik tentang pengembangan teori, metode dan ilmu terapan yang berkaitan dengan subjek. Jurnal KREA-TIF diproyeksikan untuk memfasilitasi tidak hanya peneliti, mahasiswa, praktisi tapi juga masyarakat umum untuk mempublikasikan karya mereka secara eksklusif.

Ruang lingkup KREA-TIF termasuk tetapi tidak terbatas pada bidang-bidang berikut:

  • E-Bisnis / E-commerce
  • E-Government
  • E-Health
  • Information Retrieval
  • Data Mining
  • Kecerdasan Buatan / Artificial Intellegent
  • Computer Vision
  • Machine Learning
  • Pattern Recognition
  • Pengolahan Citra
  • Sistem Pakar
  • Sistem Penunjang Keputusan/Decision Support System
  • Desain & Manajemen Arsitektur Perusahaan
  • Sistem Informasi Geografis (SIG)
  • Interaksi Manusia-Komputer
  • Keamanan Informasi & Manajemen Risiko
  • Manajemen Operasi TI
  • Perencanaan Strategis TI
  • Manajemen Proyek TI
  • Pemrograman Web
  • Pemograman Mobile
  • Aplikasi Multimedia
  • Big Data
  • Manajemen Inovasi / Technopreneurship
  • Remote Sensing
  • Fuzzy Logic
  • Genetic Algorithm
  • Neural Network
  • Data Analysis

 

Kebijakan Bagian

Articles

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review

Front Matter

Harus seputar Teknik Informatika

Centang Naskah Terbuka Tidak Dicentang Diindeks Tidak Dicentang Telah di-Peer review
 

Proses Peer Review

Semua artikel akan dibaca secara kritis oleh setidaknya dua pengulas tanpa menyembunyikan identitas pengulas atau penulis (double-blind peer review).
Peninjau dipilih berdasarkan kompetensi mereka di bidang subjek artikel.
Penerimaan artikel tergantung pada kemampuan ilmiah dan kesesuaiannya untuk Jurnal KREA-TIF.
Artikel dapat diterima dalam bentuk aslinya, dapat direvisi, atau ditolak.
Saran pengulas (dan editor) akan disampaikan kepada penulis, yang kemudian memiliki kesempatan untuk merevisi artikel.
Naskah yang dikembalikan ke penulis untuk direvisi dapat disimpan selama maksimal delapan minggu.
Semua artikel yang dikirim akan diperiksa keasliannya dengan menggunakan Turnitin.

 

Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal ini menyediakan akses terbuka langsung ke kontennya dengan prinsip bahwa membuat penelitian tersedia secara bebas untuk publik mendukung pertukaran pengetahuan global yang lebih besar.

Ketersediaan gratis di internet publik, memungkinkan pengguna untuk membaca, mengunduh, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau menautkan ke teks lengkap dari artikel ini, merayapi mereka untuk diindeks, meneruskannya sebagai data ke perangkat lunak, atau menggunakannya untuk tujuan hukum apa pun lainnya, tanpa hambatan keuangan, hukum, atau teknis selain yang tidak terpisahkan dari memperoleh akses ke internet itu sendiri.

 

Etika Publikasi

Perlu disepakati standar etika umum yang diharapkan untuk semua pihak yang terlibat dalam proses penerbitan: penulis, editor jurnal, reviewer dan penerbit.

  1. Adil. Seorang editor harus senantiasa mengevaluasi naskah penulis dari sisi konten keilmuwan tanpa kecenderungan yang bersifat SARA, afiliasi atau pandangan politik dari penulis.
  2. Kerahasiaan. Editor dan setiap staf editorial tidak diperkenankan mengungkapkan informasi apapun dari naskah yang dikirimkan kepada orang lain selain penulis, reviewer, dewan editorial, dan penerbit lainnya dengan azas kewajaran.
  3. Publikasi dan Konflik kepentingan. Materi yang tidak dipublikasikan yang tercantum dalam naskah tidak boleh digunakan untuk penelitian editor sendiri tanpa persetujuan tertulis dari penulis. Ide atau Informasi istimewa yang diperoleh melalui review harus dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi. Reviewer tidak boleh meninjau naskah di mana mereka memiliki konflik kepentingan akibat hubungan kompetitif, kolaboratif, ataupun hubungan lain dengan penulis, perusahaan, atau pihak institusi mana pun yang terkait dengan artikel.
  4. Kecepatan. Setiap reviewer yang merasa tidak kompeten untuk meninjau naskah atau merasa tidak dapat meninjau naskah dalam waktu yang ditentukan harus menginfokan alasannya dan mengundurkan diri dari proses review
  5. Kerahasiaan. Naskah yang diterima harus diperlakukan secara rahasia. Naskah tidak boleh ditunjukkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali yang diberi wewenang oleh editor.
  6. Standar Objektivitas. Ulasan harus dilakukan secara obyektif dan tidak mengkritik personal penulis. Reviewer harus mengekspresikan pandangan mereka dengan jelas disertai dengan argumen pendukung.
  7. Pernyataan Sumber. Peninjau harus mengidentifikasi karya publikasi yang relevan yang belum disitasi penulis. Setiap pernyataan yang berupa hasil pengamatan, atau argumen yang pernah dipublikasikan sebelumnya harus disertai dengan kutipan yang relevan. Reviewer juga wajib memberi peringatan editor atas naskah yang terindikasi plagiasi.
  8. Standar Pelaporan. Setiap Penulis dari hasil laporan penelitian harus menyajikan laporan yang akurat tentang pekerjaan yang dilakukan serta diskusi yang obyektif mengenai signifikansinya. Data yang mendasari harus diwakili secara akurat di naskah. Naskah harus berisi detail dan rujukan yang cukup untuk mengizinkan orang lain meniru pekerjaan. Pernyataan palsu atau tidak akurat merupakan perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima.
  9. Akses dan Penyimpanan Data. Penulis diminta memberikan data mentah sehubungan dengan makalah untuk tinjauan editorial, dan harus siap memberikan akses publik terhadap data tersebut (sesuai dengan Pernyataan ALPSP-STM tentang Data dan Database), jika dapat dilakukan, dan dalam kondisi apapun mampu untuk menyimpan data tersebut untuk waktu yang wajar setelah publikasi.