Implementasi teori motivasi pada Toyota Motor Company

Angga G Argadinata

Abstract


Motivation is an important and indispensable factor for an organization. For an organization, achieving goals, as measured by organizational performance, is a necessity. To meet these needs, employees as organizational actors must have motivation and be goal-oriented. The end result of the motivation process is performance. Well-motivated employees will eventually perform well. Toyota Motor Company is one of the leading car makers in the world. Toyota's achievement is inseparable from the role of employees who work in it. By paying attention to motivational theories related to meeting the needs of its employees, Toyota Motor Company strives to direct and mobilize its employees to provide good performance, which in turn will improve the company's overall performance through the programs that have been created and implemented for its employees.

Motivasi adalah faktor penting dan sangat diperlukan bagi suatu organisasi. Mencapai tujuan bagi organisasi, yang diukur dengan dari kinerja organisasi, adalah suatu keharusan. Untuk memenuhi kebutuhan ini, karyawan sebagai pelaksana dalam organisasi harus memiliki motivasi dan berorientasi pada tujuan. Hasil akhir dari proses motivasi adalah kinerja. Karyawan yang bermotivasi baik pada akhirnya akan berkinerja baik. Toyota Motor Company adalah salah satu pembuat mobil terkemuka di dunia. Prestasi Toyota tidak terlepas dari peran karyawan yang bekerja di dalamnya. Dengan memperhatikan teori motivasi yang terkait dengan pemenuhan kebutuhan karyawannya, Toyota Motor Company berupaya mengarahkan dan memobilisasi karyawannya untuk memberikan kinerja yang baik, yang pada gilirannya akan meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan melalui program-program yang telah dibuat dan diterapkan untuk karyawannya.


Keywords


Motivation; Toyota Ways; performance

Full Text:

PDF

References


Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., & Konopaske, R. (2011). Organizations: Behavior, Structure, Processes (14 edition). Dubuque, IA: McGraw-Hill Education.

Maslows hierarchy of needs. (2018). Dalam Wikipedia. Diambil dari https://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Maslow%27s_hierarchy_of_needs&oldid=875068402

Sobirin, A. (2015). Perilaku Organisasi (Edisi 2). Tangerang Selatan: Universitas Terbuka. Diambil dari http://www.pustaka.ut.ac.id/lib/2016/08/08/ekma5101-perilaku-organisasi-edisi-2/

The Toyota Way. (2018). Dalam Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Diambil dari https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=The_Toyota_Way&oldid=14252145

Toyota. (2018). Dalam Wikipedia. Diambil dari https://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Toyota&oldid=875166022

Toyota Motor Corporation. (2017). Sustainability Data Book 2017. Diambil dari https://www.toyota-global.com/sustainability/common/viewer/?file=/sustainability/report/archive/sr17/pdf/sdb17_full-i_en.pdf

Two-factor theory. (2018). Dalam Wikipedia. Diambil dari https://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Two-factor_theory&oldid=873057296




DOI: http://dx.doi.org/10.32832/jm-uika.v9i2.1526

Article Metrics

Abstract view : 408 times
PDF - 368 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Penerbit: LPPM UIKA BOGOR. Pengelola: UPT Jurnal & Publikasi Ilmiah

Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Jl. K.H. Sholeh Iskandar km 2 Bogor 16162 Jawa Barat, Indonesia Telp/Fax: 0251-8335335.

 

Statistik Kunjungan Flag Counter

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License