KAJIAN PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PEKERJAAN PERAWATAN JALAN REL MENGGUNAKAN MEKANISASI DAN NON MEKANISASI (Studi Kasus: Petak Jalan Rel Antara Bojonggede - Bogor)

Authors

  • Anggi Sanjaya

DOI:

https://doi.org/10.32832/astonjadro.v6i1.2259

Abstract

Untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api melibatkan banyak pihak. Mulai dari operasional, baik kondisi sarana maupun kondisi prasarana yang harus selalu terjaga fungsinya agar dapat dilewati kereta api sesuai beban rencana dan kecepatan yang direncanakan.
Mengingat frekuensi kereta api yang semakin lama semakin padat maka persiapan olah data geometri jalan rel dengan menggunakan metode lama (tenaga manual) sudah semakin sulit dilaksanakan sehingga perlu adanya pengembangan metode semi mekanik yang nantinya akan berkembang ke teknologi yang lebih modern lagi. Berdasarkan latar belakang tersebut dilakukanlah penelitian untuk menganalisa perbandingan biaya dan waktu pekerjaan perawatan menggunakan mekanisasi dan non mekanisasi. Analisa perhitungan jumlah tenaga perawatan non mekanisasi
menggunakan form CD, sedangkan perhitungan perawatan mekanisasi berdasarkan jam kerja efektif dan kapasitas mesin perawatan jalan rel (MPJR). Perawatan jalan rel menggunakan non mekanisasi
membutuhkan waktu sekitar 1 tahun serta biaya sebesar Rp. 924.410.000,00 (Sembilan ratus dua puluh empat juta empat ratus sepuluh ribu rupiah). Perawatan jalan rel menggunakan mekanisasi
hanya di perlukan waktu sekitar 67 hari (untuk mesin MTT 09-16 CAT dan PBR 400 URS) dan 13 hari untuk mesin MTT 08-75 GS serta biaya sebesar Rp. 884.919.000,00 (Delapan ratus delapan
puluh empat juta sembilan ratus sembilan belas ribu rupiah). Dari hasil analisa menunjukkan bahwa perawatan jalan rel menggunakan mekanisasi, biaya nya lebih murah dan waktu nya lebih cepat di
bandingkan dengan non mekanisasi (tenaga manual).

Downloads

Published

2021-10-05

How to Cite

Sanjaya, A. (2021). KAJIAN PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PEKERJAAN PERAWATAN JALAN REL MENGGUNAKAN MEKANISASI DAN NON MEKANISASI (Studi Kasus: Petak Jalan Rel Antara Bojonggede - Bogor). ASTONJADRO, 6(1), 28–35. https://doi.org/10.32832/astonjadro.v6i1.2259

Issue

Section

Articles