STUDI KELAYAKAN INFRASTRUKTUR PENUNJANG PEMBANGUNAN TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU (TPST) 3R (Studi Kasus: Palabuhanratu, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi)

Authors

  • Septian Praditia Husadi
  • Idi Namara

DOI:

https://doi.org/10.32832/astonjadro.v5i1.830

Abstract

Kondisi sampah di indonesia semakin hari semakin meningkat, khususnya di kota Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, dengan kondisi layanan sampah yang saat ini baru mencapai 15%. Angka tersebutmasih jauh dari ideal, untuk itu perlu mendapat perhatian serius dari pihak pemerintah setempat. Oleh karena itu dibutuhkannya pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di daerah tersebut, dan dalam setiap pembangunan diperlukan infrastruktur penunjang, guna mengoptimalkannya sistem pembangunan. Lokasi pembangunan tersebut tepatnya di desa Cidadap Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur tersebut meliputi jalan, drainase, telekomunikasi, listrik dan air bersih. Alat yang digunakan untuk mengukur titik koordinat jalan menggunakan Global Positioning System (GPS). Untuk menunjang pembangunan TPST tersebut perlu dilakukan pengembangan infrastruktur pendukung diantaranya: pelebaran jalan, peningkatan sistem jaringan telekomunikasi, penambahan akses listrik dan pengembangan sistem drainase di sepanjang jalan menuju TPST.

Downloads

Published

2020-01-15

How to Cite

Praditia Husadi, S., & Namara, I. (2020). STUDI KELAYAKAN INFRASTRUKTUR PENUNJANG PEMBANGUNAN TEMPAT PENGOLAHAN SAMPAH TERPADU (TPST) 3R (Studi Kasus: Palabuhanratu, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi). ASTONJADRO, 5(1), 11–15. https://doi.org/10.32832/astonjadro.v5i1.830

Issue

Section

Articles