Implementasi Nilai Pendidikan Karakter Islami Berbasis Film Nussa

Studi Kasus di RA Al-Ikhlash Bogor

Authors

  • Maryam Jamilah Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia
  • Bahrum Subagiya Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia
  • Noneng Siti Rosidah Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32832/fikrah.v9i2.22619

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya konsumsi media digital pada anak usia dini yang berpotensi memengaruhi pembentukan karakter, khususnya karakter islami. Salah satu media digital yang dinilai memiliki muatan edukatif adalah film animasi Nussa, yang menyajikan nilai-nilai adab islami melalui cerita keseharian anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai adab islami yang terkandung dalam film animasi Nussa serta implementasinya dalam pembentukan karakter islami anak di RA Al-Ikhlash Bogor. Landasan teori yang digunakan meliputi konsep adab dalam perspektif Islam, pendidikan karakter islami anak usia dini, serta media animasi sebagai sarana pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis isi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film animasi Nussa mengandung nilai-nilai adab islami, seperti adab kepada Allah, adab kepada orang tua dan guru, serta adab terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran di RA Al- Ikhlash Bogor dan berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter islami anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa film animasi Nussa relevan dan efektif sebagai media pendukung pendidikan karakter islami anak usia dini.

Author Biography

Bahrum Subagiya, Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

Downloads

Published

2026-01-10

How to Cite

Jamilah, M., Subagiya, B., & Rosidah, N. S. (2026). Implementasi Nilai Pendidikan Karakter Islami Berbasis Film Nussa: Studi Kasus di RA Al-Ikhlash Bogor. FIKRAH, 9(2), 225–240. https://doi.org/10.32832/fikrah.v9i2.22619

Issue

Section

Artikel