Evaluasi Penetration Testing Terhadap Kerentanan Jaringan WLAN Yang Menggunakan WPA2
DOI:
https://doi.org/10.32832/juteks.v13i2.24430Keywords:
Cracking The Encryption, Keamanan Jaringan, Penetration TestingAbstract
Perkembangan teknologi nirkabel menghadirkan kemudahan akses informasi, namun juga menimbulkan tantangan serius terkait keamanan jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan Wireless Local Area Network (WLAN) dengan menggunakan metode Penetration Testing. Pengujian difokuskan pada protokol keamanan WPA 2 yang umum digunakan dengan skenario serangan berupa Cracking The Encryption dan Man in the Middle Attack (MITM). Metode penelitian dilakukan melalui serangkaian tahapan mulai dari network monitoring, Packet Capture, deauthentication attack, hingga upaya encryption key cracking menggunakan Aircrack-ng. Selain itu, simulasi serangan MITM dilaksanakan dengan memanfaatkan Ettercap melalui teknik ARP poisoning untuk mengintersepsi komunikasi jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya cracking terhadap SSID target tidak berhasil dikarenakan keterbatasan wordlist, sedangkan simulasi serangan MITM berhasil memperoleh data sensitif pada jaringan terbuka. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa meskipun jaringan WLAN dengan WPA2 memiliki tingkat keamanan lebih baik dibandingkan metode enkripsi sebelumnya, potensi kerentanan masih dapat dimanfaatkan apabila konfigurasi dan kontrol keamanan tidak diperkuat. Oleh karena itu, diperlukan implementasi strategi keamanan tambahan seperti penggunaan kata sandi yang kuat, pembaruan konfigurasi perangkat, serta peningkatan pengawasan jaringan untuk meminimalisasi risiko ancaman siber.
References
[1] M. I. Rusdi and D. Prasti, “Penetration Testing Pada Jaringan Wifi Menggunakan Kali Linux,” 2019.
[2] B. Adhi Prakosa, “Security Analysis of Wireless Local Area Network (WLAN) Network with the Penetration Testing Method,” 2020. [Online]. Available: https://iocscience.org/ejournal/index.php/mantik
[3] Y. Li and Q. Liu, “A comprehensive review study of cyber-attacks and cyber security; Emerging trends and recent developments,” Energy Reports, vol. 7, pp. 8176–8186, Nov. 2021, doi: 10.1016/j.egyr.2021.08.126.
[4] A. A. Najar and S. Manohar Naik, “Cyber-Secure SDN: A CNN-Based Approach for Efficient Detection and Mitigation of DDoS attacks,” Comput. Secur., vol. 139, p. 103716, Apr. 2024, doi: 10.1016/J.COSE.2024.103716.
[5] Y. Yanti and J. T. Imum Lueng Bata Batoh -Banda ceh, “Implementasi Sistem Keamanan WPA2-PSK pada Jaringan WiFi,” Serambi Engineering, vol. III, no. 1, 2018.
[6] S. U. Sunaringtyas, D. Surya Prayoga, J. K. Siber, P. Siber, and S. Negara, “Edu Komputika Journal Implementasi Penetration Testing Execution Standard Untuk Uji Penetrasi Pada Layanan Single Sign-On,” 2021. [Online]. Available: http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/edukom
[7] U. Bina, D. Palembang, H. D. Sabdho, and M. Ulfa, “Seminar Hasil Penelitian Vokasi (SEMHAVOK) ANALISIS KEAMANAN JARINGAN WIRELESS MENGGUNAKAN METODE PENETRATION TESTING PADA KANTOR PT. MORA TELEMATIKA INDONESIA REGIONAL PALEMBANG”.
[8] N. A. Santoso, M. Ainurohman, and R. D. Kurniawan, “PENERAPAN METODE PENETRATION TESTING PADA KEAMANAN JARINGAN NIRKABEL,” JURNAL RESPONSIF, vol. 4, no. 2, pp. 162–167, 2022, [Online]. Available: https://ejurnal.ars.ac.id/index.php/jti
[9] M. Hasibuan and A. M. Elhanafi, “Penetration Testing Sistem Jaringan Komputer Menggunakan Kali Linux untuk Mengetahui Kerentanan Keamanan Server dengan Metode Black Box,” sudo Jurnal Teknik Informatika, vol. 1, no. 4, pp. 171–177, Dec. 2022, doi: 10.56211/sudo.v1i4.160.
[10] “View of Penetration Testing Sistem Jaringan Komputer Menggunakan Kali Linux untuk Mengetahui Kerentanan Keamanan Server dengan Metode Black Box”.
[11] K. Chandra and T. Wijaya, “ANALISIS KINERJA RIP (ROUTING INFORMATION PROTOCOL) UNTUK OPTIMALISASI JALUR ROUTING.”

















