Analisis Karakteristik Keluaran Generator DC Berbasis Putaran Roda pada Sistem Energy Harvesting Troli Bandara
DOI:
https://doi.org/10.32832/juteks.v13i2.25124Keywords:
Energy Harvesting, Generator DC, Troli Bandara, Energi ListrikAbstract
Pemanfaatan energy harvesting menjadi salah satu alternatif untuk menghasilkan energi listrik dari energi mekanik yang tersedia pada lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik keluaran generator DC yang memanfaatkan putaran roda sebagai sumber energi listrik pada sistem energy harvesting troli bandara. Generator DC dihubungkan dengan roda troli menggunakan sistem transmisi pulley sehingga putaran roda dapat dikonversi menjadi energi listrik. Pengujian dilakukan pada tiga kondisi beban, yaitu tanpa beban, beban 7 kg, dan beban 20 kg, dengan variasi jarak tempuh 18,6 m, 37,2 m, dan 55,8 m. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan, arus, daya, dan energi listrik yang dihasilkan generator. Hasil pengujian menunjukkan bahwa keluaran generator dipengaruhi oleh kondisi beban, kecepatan dorongan, dan jarak tempuh. Pada kondisi berbeban, perubahan jarak tempuh tidak selalu menghasilkan peningkatan energi. Pada beban 20 kg, energi rata-rata sebesar 1,871 J diperoleh pada jarak 18,6 m, sedangkan pada jarak 37,2 m energi yang dihasilkan sebesar 1,150 J. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa karakteristik keluaran generator tidak hanya dipengaruhi oleh jarak tempuh, tetapi juga oleh kecepatan dorongan dan kondisi putaran generator selama pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem energy harvesting berbasis putaran roda mampu menghasilkan energi listrik yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber daya alternatif untuk mendukung kebutuhan perangkat elektronik berdaya rendah pada troli bandara.
References
[1] J. Pei et al., “Review and analysis of energy harvesting technologies in roadway transportation,” Journal of Cleaner Production, vol. 288, p. 125338, 2021.
[2] L. D. Nugraha et al., “Metode-metode harvesting energy mekanik pada sepeda motor listrik untuk meningkatkan efisiensi baterai,” Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, vol. 13, no. 3S1, 2025.
[3] J. L. Patero, “Electromagnetic induction: Unraveling Faraday’s laws and their applications in dinamos and transformers,” International Journal of Advanced Research in Science, Communication and Technology, vol. 3, no. 1, pp. 814–819, 2023.
[4] I. Boldea, “Electric dinamos and motors: An overview,” CES Transactions on Electrical Machines and Systems, vol. 1, no. 1, pp. 3–14, 2017.
[5] K. V. Selvan and M. S. M. Ali, “Micro-scale energy harvesting devices: Review of methodological performances in the last decade,” Renewable and Sustainable Energy Reviews, vol. 54, pp. 1035–1047, 2016.
[6] E. Listijorini et al., “Rancang bangun ALPENLIBE (alat pemanen energi listrik berbasis piezoelektrik) sebagai upaya mewujudkan energi terbarukan,” Jurnal Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi, vol. 7, no. 1, pp. 1–7, 2024.
[7] I. S. Lubis and R. Rahmadian, “Pengaruh sistem dan rasio pulley terhadap daya listrik pada dinamo pembangkit listrik tenaga pikohidro,” Jurnal Teknik Elektro, vol. 12, no. 3, pp. 40–48, 2023.
[8] F. Yang et al., “Magnetic and electric energy harvesting technologies in power grids: A review,” Sensors, vol. 20, no. 5, p. 1496, 2020.
[9] D. A. Putri et al., “Analisis hubungan tegangan dan arus dalam rangkaian seri dan paralel berdasarkan Hukum Ohm,” PHY, pp. 201–206, 2025.
[10] U. A. Bakshi, Basic Electrical Engineering. Technical Publications, 2020.

















