HUBUNGAN PAJANAN KEBISINGAN DENGAN GANGGUAN NON - AUDITORY PADA PEKERJA DI PT X BEKASI TAHUN 2019

Authors

  • Dena Meilinda Sumadika Universitas Ibn Khaldun
  • Andi Asnifatima Universitas Ibn Khaldun
  • Anissatul Fathimah Universitas Ibn Khaldun

DOI:

https://doi.org/10.32832/pro.v3i4.4189

Abstract

Kebisingan di tempat kerja seringkali menjadi masalah bagi tenaga kerja. Kebisingan merupakan potensi bahaya (hazard) fisik yang umumnya di jumpai di hampir seluruh kegiatan industrialisasi. Efek kebisingan dengan intensitas tinggi dan bahkan melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) yang diterima oleh tenaga kerja dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, diantaranya gangguan auditory dan gangguan non auditory di PT X Bekasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebisingan serta karakteristik individu (umur, masa kerja, lama pajanan dan alat pelindung telinga) dengan gangguan non auditory effect pada pekerja PT.X Bekasi. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan jumlah sampel penelitian sebesar 45 responden. Hasil analisis menunjukkan tidak ada hubungan antara kebisingan dengan keluhan non auditory (p-value=0.759), umur (p-value=0.384), masa kerja (p-value=0.178),lama pajanan (p-value=1.000), terhadap gangguan non-auditory dimana α < 0,05. Area kerja yang memiliki kebisingan yang tinggi dan tidak memakai alat pelindung telinga saat di area bising dapat menimbulkan peluang gejala gangguan non-audiotory pada pekerja diharapkan perusahaan semakin mengutamakan keselamatan dan kesehatan tenaga kerja dengan lebih meningkatkan upaya pengendalian kebisingan yang sudah dilakukan dan menambah upaya lainnya yang dapat diterapkan di area kerja bising.

References

. Adha, Maghfira. 2018. Hubungan Kebisingan Di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur Terhadap Gangguan Non- Auditori Permukiman Penduduk Wilayah Buffer. Jurnal. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Semarang: Universitas Diponegoro.

. Agustin, Ike (2015). Hubungan antara intensitas kebisingan dengan keluhan non auditory effect di area turbin dan boiler pembangkit. Skripsi. Jember: Universitas Jember.

. Arif, Maskur. (2012). Persepsi Masyarakat Mengenai Gangguan Non Auditory Terhadap Tingkat Kebisingan Di Kawasan Pemukiman Di Sekitar Bandar Internasional Soekarno-Hatta Pada Tahun 2012. Skrispi. Depok: Universitas Indonesia.

. Arikunto, Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

. Aquariza, Tasya (2018). Hubungan kebisingan dengan keluhan non auditory effect pada pekerja bagian weaving di PT. Unitex bogor tahun 2018.Skipsi. Bogor: Universitas Ibn Khaldun.

. Bungin, Burhan.Metodologi Penelitian Kuantitatif Komunikasi, Ekonomi dan Kebijakan Publik Serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya, 2010 Jakatra : Kencana

. Cara mudah analisis data univariat & crosstabs (tabel silang) dengan SPSS diakses di https://www.youtube.com/watch?v=Xk4P7YiNr-8 pada tanggal 11Juli 2019.

. CCOHS (2015) NOISE-Audiotory effects diakses di https://www.tequipment.net/BK735.html pada tanggal 20 Januari 2019.

. Damajanty, 2015. Pengaruh Pajanan Bising Terhadap Pendengaran Dan Tekanan Darah Pada Pekerja Game Center Di Kota Manado.Jurnal. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi.Manado: Universitas Sam Ratulangi.

. Harrianto, Ridwan. (2010). Buku Ajar Kesehatan Kerja. Jakarta: EGC

. Iwan, Ramdan. 2014. Hubungan Paparan Kebisingan Dengan Gangguan Psikologis, Gangguan Komunikasi Dan Tekanan Darah Pada Tenaga Kerja Pltd Kasamarinda. Jurnal. fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman. Samarinda : Universitas Mulawarman

. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. KEP 48/MENLH/11/1996. BAKU TINGKAT KEBISINGAN.

. Khairul, Yustriawan. 2015. Hubungan dosis pajanan kebisingan personal dengan gangguan non-audiotory pada pengemudi truk mixer di PT Ramli, Soehatman. 2010. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: Dian Rakyat

. Prasetya, E. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Tentang Kesehatan, Pendidikan dan Kreatifitas. Abdi Dosen: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 2 (1), 19-25.

. Rizky, Ardian.2013. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Nonauditory Akibat Kebisingan Pada Musisi Rock. Jurnal. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Semarang: Universitas Diponegoro.

. Sasongko, D.P, dkk. 2000. Bising Lingkungan. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Downloads

Published

2020-08-11

Issue

Section

Artikel