PENGGELAPAN PAJAK OLEH KONSULTAN PAJAK PERSPEKTIF HUKUM PIDANA DAN ETIKA PROFESI
DOI:
https://doi.org/10.32832/yustisi.v13i2.22567Abstract
Pajak jadi pilar utama fiskal negara, sumbang 70-80% APBN Indonesia. Pada sistem self-assessment, konsultan pajak berfungsi krusial sebagai penghubung profesional antara pemerintah dan wajib pajak. Muncul moral hazard di mana keahlian mereka dieksploitasi untuk skema penggelapan pajak (tax evasion) kompleks via celah regulasi (loopholes). Penelitian ini analisis batas hukum tax planning legal vs penggelapan, serta tanggung jawab pidana konsultan sebagai pelaku intelektual (intellectual dader). Pakai pendekatan yuridis normatif, temuan tunjukkan konsultan bisa disanksi pidana lewat doktrin partisipasi (deelneming) per Pasal 55-56 KUHP dan Pasal 43 UU KUP. Bukti mens rea dari infrastruktur kejahatan seperti shell company dan dokumen fiktif yang melanggar Substance Over Form. Penindakan ketat esensial tekan tax gap dan jaga keadilan sosial sesuai Pasal 23A UUD 1945.
Kata Kunci: Penggelapan Pajak, Konsultan Pajak, Aktor Intelektual, Mens Rea, Substance Over Form.
References
Baird, D., & Jackson, T. (1985). Fraudulent Conveyance Law and Its Proper Domain. Vanderbilt Law Review, 38(4), 829.
Bediona, K., Muhamad Rafly Falah Herliansyah, Randi Hilman Nurjaman, & Dzulfikri Syarifuddin. (2024). Analisis Teori Perlindungan Hukum Menurut Philipus M Hadjon Dalam Kaitannya Dengan Pemberian Hukuman Kebiri Terhadap Pelaku Kejahatan Seksual. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat, 2(01). https://journal.forikami.com/index.php/dassollen/article/view/557
Budiono, H., & Moeliono, T. P. (2006). Asas keseimbangan bagi hukum perjanjian Indonesia: Hukum perjanjian berlandaskan asas-asas wigati Indonesia (Cet. 1). Citra Aditya Bakti.
Burrows, A. S. (2011). The Law of Restitution. OUP Oxford. https://books.google.co.id/books?id=3T78CivfXpQC
Direktori Putusan. (n.d.). Retrieved January 6, 2026, from https://putusan3.mahkamahagung.go.id/direktori/putusan/4c7abd71cd675033164293d75de9706b.html
Fachri Rizqi Ramadhan Palallo. (2025). Tanggung Jawab Dewan Komisaris dalam Kepailitan Perseroan Terbatas di Indonesia: Studi Komparatif dengan Negara Vietnam. https://doi.org/10.5281/ZENODO.17893386
Hadjon, P. M. (1987). Perlindungan hukum bagi rakyat di Indonesia: Sebuah studi tentang prinsip-prinsipnya, penanganannya oleh pengadilan dalam lingkungan peradilan umum dan pembentukan peradilan administrasi negara. Bina Ilmu. https://books.google.co.id/books?id=zzjaGwAACAAJ
Heng, R. J., & Adam, R. C. (2025). Developers’ Immunity Rights in Debt Payment Deferrals for Legal Certainty: Hak Imunitas Pengembang dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang untuk Kepastian Hukum. Indonesian Journal of Law and Economics Review, 20(4), 10.21070/ijler.v20i4.1325. https://doi.org/10.21070/ijler.v20i4.1325
Hoff, J., & Muljadi, K. (2000). Undang-undang kepailitan di Indonesia. PT. Tatanusa.
Imran Nating. (2017). Peranan dan Tanggung Jawab Kurator dalam Pengurusan dan Pemberesan Harta Pailit. Rajagrafindo Persada. https://www.rajagrafindo.co.id/produk/peranan-dan-tanggung-jawab-kurator/
Johnny Ibrahim. (2015). Teori & Metodologi Penelitian Hukum Normatif. https://bintangpusnas.perpusnas.go.id/konten/BK26135/teori-and-metodologi-penelitian-hukum-normatif
Marzuki, P. D. M. (2017). Penelitian Hukum: Edisi Revisi. Prenada Media.
Mitchell, C., Watterson, S., QC, A. F., & Legge, H. (2007). Subrogation: Law and Practice. OUP Oxford. https://books.google.co.id/books?id=sPrEQgAACAAJ
Muljadi, K., & Widjaja, G. (2003). Pedoman menangani perkara kepailitan (Cet. 1). Rajagrafindo Persada (Rajawali Pers).
Munir Fuady. (2016). Hukum Pailit dalam Teori dan Praktek | JDIH Kementerian Keuangan. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. https://jdih.kemenkeu.go.id/dok/fa8c9901-a08d-4b27-411b-08db6e8b31bb
Panatagama, A. (2020). Actio Pauliana Dalam Kepailitan Yang Melebihi Jangka Waktu Satu Tahun. Jurist-Diction, 3(4), 1249. https://doi.org/10.20473/jd.v3i4.20205
Prasetya, R. (with Indonesia). (1995). Kedudukan mandiri perseroan terbatas: Disertai dengan ulasan menurut U.U. no. 1 tahun 1995 Tentang Perseroan Terbatas (Cet. 1). Citra Aditya Bakti.
R. Subekti, 1914-. (2009). Kitab undang-undang hukum perdata = Burgerlijk wtboek. Universitas Indonesia Library; Pradnya Paramita. https://lib.ui.ac.id
Rapli, M., Wijaya, A., & Nugraha, S. (2025). Transformasi Doktrin Unjust Enrichment dalam Penyelesaian Sengketa Perdata di Indonesia. Journal of Innovative and Creativity, 5(3), 36249–36256. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.5566
Situs Web Kepaniteraan Mahkamah Agung RI. (2018, April 17). https://kepaniteraan.mahkamahagung.go.id/publikasi/laporan-tahunan/1693-laporan-tahunan-2019
Sjahdeini, Sutan Remy. (2009). Hukum Kepailitan: Memahami Undang-Undang No.37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan | Perpustakaan Prof. DR. Soegarda Poerbakawatja. //lib.uta45jakarta.ac.id%2Findex.php%3Fp%3Dshow_detail%26id%3D2992
Soekanto, S. (1986). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Penerbit CV. Rajawali. https://books.google.co.id/books?id=_Y1GPAAACAAJ
Sokhib Naim, Wahab Aznul Hidaya, Valentino Cirilo Sambang, & Sabrin S. Hi Mustafa. (2025). Perwujudan Restitutio in Integrum Sebagai Hak Anak Korban Tindak Pidana. JURNAL USM LAW REVIEW, 8(3), 1683–1696. https://doi.org/10.26623/julr.v8i3.12668
UU No. 37 Tahun 2004. (n.d.). Database Peraturan | JDIH BPK. Retrieved January 6, 2026, from http://peraturan.bpk.go.id/Details/40784
Warren, E., & Westbrook, J. L. (1991). The Law of Debtors and Creditors: Text, Cases, and Problems. Little, Brown. https://books.google.co.id/books?id=rIdAAQAAIAAJ
Widhiyanti, H. N., Suhariningsih, & Arini. (2024). Klausula Novasi Dalam Perjanjian Kredit Dengan Jaminan Hak Tanggungan. Notaire, 7(3), 397–420. https://doi.org/10.20473/ntr.v7i3.58338
Wijaya, I. G. R. (2006). Hukum perusahaan khusus pemahaman atas Undang-undang nomor1 tahun 1995 perseroan terbatas berlaku (efektif) sejak 7 Maret 1996 (Cet. 6). Kesaint Blanc.
YUHELSON, Y. (2025). THE INFLUENCE OF BANKRUPTCY LAW IN THE SETTLEMENT OF PROBLEM DEBT LOANS RELATED TO INVESTMENT DEVELOPMENT IN INDONESIA: THE INFLUENCE OF BANKRUPTCY LAW IN THE SETTLEMENT OF PROBLEM DEBT LOANS RELATED TO INVESTMENT DEVELOPMENT IN INDONESIA. PENA LAW: International Journal of Law, 2(3). https://doi.org/10.56107/penalaw.v2i3.203
Zahlan, M., Sujanto, A., & Anggawira, A. (2022). PARITAS CREDITORIUM DALAM PUTUSAN KEPAILITAN PADA KORPORASI (NO.26/PDT.SUS-PEMBATALAN PERDAMAIAN /2022/PN NIAGA JKT.PST). JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana, 5(1), 66. https://doi.org/10.46930/jurnalrectum.v5i1.2549

















