FAKTOR YURIDIS SOSIOLOGIS MENINGKATNYA PERCERAIAN DI KOTA BOGOR

Latifah Ratnawaty

Abstract


Realitas yang terjadi sekarang ini adalah melonjaknya angka perceraian bahkan Indonesiasendiri mencatat angka perceraian tertinggi di kawasan Asia. Menurut situs BadanKependudukan dan Keluarga Berencana Nasional jumlah perceraian di Indonesia pertahunmencapai 200.000 kasus. Sementara itu tercatat pada tahun 2015 bahwa Pengadilan Agama KotaBogor telah menangani perkara perceraian sebanyak 1379 kasus, sedangkan pada tahun 2016tercatat bahwa sebanyak 1842 perkara. Dari jumlah tersebut sekitar 65% merupakan perkaracerai gugat. dari sekian banyak kasus perceraian di Pengadilan Agama sebagian besardidominasi oleh cerai gugat dimana posisi sang isteri sebagai penggugat, Permasalahan yangmenjadi perhatian dalam hal ini adalah mengenai faktor tertinggi penyebab cerai gugatdiantaranya : (1) ketidakharmonisan yang dipicu dari perselisihan dan pertengkaran secara terusmenerushal ini dapat dijadikan alasan hukum untuk terjadinya perceraian, seperti telahdijabarkan dalam Pasal 19 huruf e Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 (2) faktorekonomi yaitu kondisi dimana suami diberhentikan dari pekerjaannya sehingga tidak dapatmemenuhi kewajibannya untuk memberi nafkah keluarga. Faktor pemicu tingginya angkaperceraian tersebut salah satu diantaranya adalah karena tuntunan ekonomi yang terlalu tinggihingga ketidakcocokan antara pasangan. Pada saat kebutuhan ekonomi memaksa untuk dipenuhi,keadaan seperti ini yang mendorong para istri untuk ikut mengambil bagian dalam upayapemenuhan kebutuhan, untuk selanjutnya akan ada perbedaan pendapatan antara istri dan suamiterlebih lagi jika keadaan pendapatan suami yang lebih rendah dari istri atau bahkan suamilahyang tidak mempunyai pekerjaan sehingga sang istri yang memegang peran memenuhikebutuhan dalam keluarga.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 70 times
PDF - 140 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 YUSTISI

Copyright ¬© 2015. Universitas Ibn Khaldun Bogor. All Rights Reserved. Powered by†OJS.