KORELASI VOLUME KENDARAAN BERMOTOR DENGAN KEBISINGAN YANG DITIMBULKAN (Studi Kasus: Masjid Assalafiyah Jl. Mayjen HR Edi Sukma KM.22 Cigombong Bogor)

Authors

  • Yogi Misjaya

DOI:

https://doi.org/10.32832/astonjadro.v6i2.2264

Keywords:

Kebisingan, volume kendaraan, sound level meter.

Abstract

Korelasi Volume Kendaraan Bermotor Dengan Kebisingan Yang Ditimbulkan, volume kendaraan mempengaruhi tingkat kebisingan yang terjadi pada suatu jalan dan bangunan disekitarnya. Diketahui terdapat beberapa variabel yang mempengaruhi tingkat kebisingan selain volume kendaraan,   yaitu diantaranya  adalah kecepatan kendaraan, kepadatan kendaraan, lebar jalan, jenis kendaraan dan benda-benda sekitar jalan yang dapat meredam atau mementulkan bunyi. Volume sepeda motor, mobil pribadi, mobil angkutan umum dan mobil angkutan barang yang melintas memiliki pengaruh signifikan terhadap kebisingan yang dianalisis dengan menggunakan metode regresi linear, dan diperoleh tingkat kebisingan tertinggi terjadi pada hari kedua pada sound level meter ketiga, yang terletak pada posisi 0,00  m  dari  jalan,    dengan  kontribusi sebesar  71,10%  berdasarkan perhitungan di  bawah  ini persamaan y = 91.816 + 0.002x1 + 0.001x2 + 0.001x3 – 0.281. Bila tidak ada kenaikan volume sepeda motor, mobil pribadi dan mobil angkutan umum serta penurunan volume mobil angkutan barang maka tingkat kebisingan pada sound level meter ketiga sebesar 91.816 dBA. Jika terjadi kenaikan volume sepeda motor, mobil pribadi dan mobil angkutan umum serta penurunan volume mobil angkutan barang maka kebisingan akan bertambah sebesar 0.277 dBA.

References

ASSHTO, 1993.

Departemen Permukiman Dan Prasarana Wilayah, 2004. Survai Pencacahan Lalu Lintas Dengan Cara Manual No.Pd.T-19-2004-B, Jakarta Direktorat Jenderal Bina Marga, 1990. Panduan Survei Dan Perhitungan Waktu Perjalanan Lalu Lintas No.001/T/BNKT/1990, Jakarta.

Direktorat Jenderal Bina Marga, 1997. Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Jakarta.

Doelle & L.Leslie, Akustik Lingkungan, Penerbit Erlangga, Jakarta, 1993.

Iswahyudi, Pengaruh Volume Lalu Lintas Terhadap Kebisingan Yang Ditimbulkan Oleh Angkutan Umum Dan Non Angkutan Umum, Bogor 2013.

Magrab, E. B, 1995. Environmental Noise Control, John Wiley Sons. Inc. Washington. D.C

Menteri Negara Lingkungan Hidup, 1996. Baku Tingkat Kebisingan, Surat Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor: KEP-48/MELH/1996/25 November 1996, Jakarta.

Soedirdjo Lylyani, 2002. Rekayasa Lalu Lintas. Bandung.

Tamim, Ofyar, Z. 1992. Hubungan Volume, Kecepatan dan Kepadatan Lalu-lintas Di Ruas Jalan H.R. Rasuna Said Jakarta. ITB. Bandung: ITB.

Wardhana, W.A, 1999. Dampak Pencemaran Lingkungan, Yogyakarta: Andi Offset. Warika I Ketut, Jurnal Ilmiah Elektronik Infrastruktur Teknik Sipil UniversitasUdayana, Denpasar.

Syaiful, Syaiful, 2005, Analisis Kebisingan Arus Lalu Lintas Dan Geometri Jalan Di Kawasan Simpang Lima Kota Semarang. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro. Diponegoro University, Semarang: INSTITUTIONAL REPOSITORY.

Syaiful (2012), STUDI KASUS TENTANG TINGKAT KEBISINGAN YANG DITIMBULKAN KENDARAAN BERMOTOR DI BOGOR (Kajian di Depan Rumah Sakit Azra Jalan Pajajaran Kota Bogor), ISSN 2302-4240, Vol 1, No 1 (2012).http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/ASTONJADRO/article/view/785

Dian Anggraini, Syaiful (2013), Analisis Konsep Parkir pada Plaza Ekalokasari Bogor, ISSN 2302-4240, Vol 2, No 2 (2013).http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/ASTONJADRO/article/view/794

Ngadimo, Syaiful (2014), Analisis Polusi Suara Yang Ditimbulkan Kecepatan Kendaraan Bermotor (Kajian di Depan Rumah Sakit Bunda Jalan Margonda Raya Kota Depok), ISSN 2302-4240, Vol 3, No 1 (2014).http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/ASTONJADRO/article/view/803

Syaiful (2015). Tingkat Resistensi Polusi Suara di Depan RSIA Sentosa Bogor, Jurnal Astonjadro, ISSN 2302-4240, Vol 4, No 2 (2015).http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/ASTONJADRO/article/view/828

Downloads

Published

2020-01-18

How to Cite

Misjaya, Y. (2020). KORELASI VOLUME KENDARAAN BERMOTOR DENGAN KEBISINGAN YANG DITIMBULKAN (Studi Kasus: Masjid Assalafiyah Jl. Mayjen HR Edi Sukma KM.22 Cigombong Bogor). ASTONJADRO, 6(2), 79–86. https://doi.org/10.32832/astonjadro.v6i2.2264

Issue

Section

Articles