Analisis Komparatif Sistem Wakaf di Brunei Darussalam Dan Singapura
DOI:
https://doi.org/10.32832/diversityjournal.v6i2.24829Kata Kunci:
Wakaf, Efisiensi, Efektivitas, Brunei Darussalam, SingapuraAbstrak
Wakaf merupakan salah satu instrumen filantropi Islam yang memiliki peranan strategis dalam pembangunan sosial dan ekonomi umat. Penelitian ini membandingkan sistem pengelolaan wakaf di Brunei Darussalam dan Singapura dengan fokus pada efisiensi dan efektivitas tata kelola. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelaah regulasi, kebijakan publik, laporan tahunan, dan praktik pengelolaan wakaf yang diterapkan oleh Majlis Ugama Islam Brunei (MUIB) dan Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brunei memiliki sistem wakaf yang terpusat, hierarkis, dan kuat dalam aspek kepastian hukum, sedangkan Singapura menonjol pada fleksibilitas, inovasi, dan komersialisasi aset wakaf produktif. Analisis ini menegaskan bahwa masing-masing negara memiliki keunggulan dalam aspek tertentu dan berpotensi untuk saling belajar dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan wakaf.
Referensi
Abdullah, M. (2017). Pengelolaan Wakaf di Brunei Darussalam. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 2(1), 1–15.
Ahmad, S. (2020). Wakaf dan Pembangunan Sosial Ekonomi di Singapura. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 25(1), 1–12.
Azmi, M. (2019). Analisis Perbandingan Sistem Wakaf di Malaysia dan Singapura. Jurnal Syariah dan Hukum, 15(2), 1–18.
Bakar, R. (2016). Institutional Approaches to Waqf Management. International Journal of Islamic Studies, 8(2), 99–120.
Chaudhry, H., & Noor, S. (2018). Performance Measurement in Waqf Institutions. Journal of Philanthropy Studies, 4(1), 56–78.
Gomez, L. (2019). Philanthropic Instruments and Social Welfare in Southeast Asia. Asian Social Research, 12(3), 111–130.
Hasan, Z. (2019). Waqf Governance in the Contemporary Muslim World. Islamic Economic Studies, 27(2), 1–20.
Hassan, A., & Omar, R. (2021). Accountability Mechanisms in Islamic Philanthropy. Journal of Governance, 10(2), 88–104.
Ismail, M. (2018). Pengelolaan Wakaf di Singapura: Analisis Kritis. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 3(2), 1–12.
Kasyfullah, A. (2017). Pengelolaan Wakaf di Brunei Darussalam. Journal of Islamic Studies, 5(1), 23–37.
Khan, M. (2021). Modern Waqf Management Practices. Journal of Islamic Finance, 13(1), 45–58.
Lopez, P. (2020). Public-Private Partnerships in Religious Endowments. Global Journal of Development, 6(4), 200–218.
Majlis Ugama Islam Brunei. (2020). Laporan Tahunan 2020. MUIB.
Majlis Ugama Islam Singapura. (2020). Annual Report 2020. MUIS.
Musa, N. (2018). Community Engagement in Waqf Management. Community Development Journal, 9(2), 34–49.
Noordin, M. (2017). Regulatory Frameworks for Waqf: Comparative Perspectives. Comparative Law Journal, 15(1), 67–89.
Rahim, F. (2022). Digital Transformation of Waqf Institutions in ASEAN. Southeast Asian Economic Review, 9(3), 77–95.
Rahman, M. (2020). Efisiensi dan Efektivitas Pengelolaan Wakaf di Brunei Darussalam. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 25(2), 1–10.
Salleh, M. (2019). Wakaf dan Pembangunan Ekonomi di Singapura. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 4(1), 1–12.
Yaacob, M. (2020). Pengelolaan Wakaf di Brunei Darussalam: Analisis Kritis. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 5(1), 1–12.
Yusoff, M. (2018). Efisiensi dan Efektivitas Pengelolaan Wakaf di Singapura. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 23(1), 1–12.
Zulkifli, M. (2020). Wakaf dan Pembangunan Ekonomi di Brunei Darussalam. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 25(1), 1–12.




