PERLINDUNGAN HAK ANAK ANGKAT DAN IMPLIKASI KEPERDATAANNYA DALAM HUKUM KELUARGA DI INDONESIA

Penulis

  • Andre Wahyu Pratama Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Yusuf Somawinata Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Ahmad Hidayat Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Ilzamuddin Ilzamuddin Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Suherman Priatna Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.32832/yustisi.v13i1.22690

Abstrak

Penelitian ini membahas perlindungan hak anak angkat dan implikasi keperdataannya dalam hukum keluarga di Indonesia. Anak merupakan subjek hukum yang memiliki hak atas perlindungan, pengasuhan, dan kesejahteraan. Pengangkatan anak (adopsi) menjadi salah satu upaya hukum untuk memberikan kehidupan yang layak bagi anak terlantar, namun sering menimbulkan permasalahan terkait status hukum, nasab, dan hak waris. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis kualitatif terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin, dan putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hukum Indonesia yang pluralistik  meliputi hukum nasional, hukum Islam, dan hukum adat memiliki perbedaan mendasar dalam memandang pengangkatan anak. Hukum nasional menegaskan bahwa pengangkatan anak bertujuan untuk kepentingan terbaik bagi anak tanpa memutus hubungan darah dengan orang tua kandung. Hukum Islam tidak mengubah nasab anak melalui tabannī, tetapi mendorong pengasuhan anak melalui kafālah. Sementara hukum adat menempatkan pengangkatan anak dalam konteks sosial dan budaya. Diperlukan pembaruan hukum keluarga nasional agar harmonis dengan nilai-nilai agama, adat, dan perkembangan sosial-teknologi modern, sehingga mampu memberikan kepastian hukum dan perlindungan maksimal terhadap hak-hak anak.

 

Kata kunci: Pengangkatan anak, hukum keluarga, perlindungan anak, hukum Islam, hukum adat.

Referensi

Andri, M., Budiman, H., and Rafi’ie, M. (2024). Kedudukan Hak Anak Angkat dalam Hukum Islam, Hukum Hukum Perdata dan Hukum Adat. Logika : Journal of Multidisciplinary Studies, 15(1), 1–12. https://doi.org/10.25134/logika.v15i01.9204

Burhanuddin. (2024). Anak Angkat Dalam Perspektif Hukum Islam: Kebijakan dan Tantangan. SAMAWA : Jurnal Hukum Keluarga Islam, 4(2), 35–51. https://doi.org/10.53948/samawa.v4i2.150

Farid, M. (2021). Kedudukan Anak Angkat Dalam Mewarisi Harta Orang Tua Angkatny Menurut Hukum Islam, Hukum Perdata dan Hukum Adat (Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang). Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Retrieved from http://dx.doi.org/10.1016/j.neuropsychologia.2015.07.010%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.visres.2014.07.001%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.humov.2018.08.006%0Ahttp://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24582474%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.gaitpost.2018.12.007%0Ahttps:

Fitriya, Z. (2025). Pengangkatan Anak Oleh Nenek Perspektif Teori Maslahah Imam Ghazali (Studi Kasus Penetapan Putusan Nomor: 524/Pdt.P/2021/PA.Kab.Kdr) (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang). UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Retrieved from http://etheses.uin-malang.ac.id/77657/

Ghazali, M. Al. (2015). Perlindungan Terhadap Hak Hak Anak Angkat Dalam Pembagian Harta Warisan Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Hukum Islam (IAIN Bengkulu). IAIN Bengkulu. Retrieved from http://repository.iainbengkulu.ac.id/3233/

Hakim, M. I., and Arifin, T. (2025). Kedudukan dan Hak Waris Anak Angkat di Indonesia dalam Pasal 1 Angka 9 UU No 35 Tahun 2014 Menurut Hukum Islam. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 1498–1508. https://doi.org/10.63822/20savm98

Hamsah, N. R. I. (2024). Predisposisi Hak Anak dalam Perspektif UU No. 35 Tahun 2014 Atas Perubahan UU No. 23 Tahun 2002. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1), 904–913. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i1.6501

Islami, A. I. (2025). Tinjauan Pluralisme Hukum dan Interlegalitas Terhadap Hukum Perceraian di Masyarakat Dayak (Universitas Islam Indonesia). Universitas Islam Indonesia. Retrieved from https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/55920/21933012.pdf?sequence=1&isAllowed=y

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. (2023). Hasil Penyelarasan Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2025-2045. In Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. Jakarta. Retrieved from http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Mahfiyyah, H. (2021). Analisis Yuridis Putusan Pengadilan Terkait Dengan Pengangkatan Anak Angkat Sebagai Anak Angkat Dalam Kedudukannya Sebagai Ahli Waris Tunggal (Study Kasus Putusan Pengadilan Negeri Jombang Nomor 415/Pdt.P/2019/PN.Jbg) (Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang). Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Retrieved from http://dx.doi.org/10.1016/j.neuropsychologia.2015.07.010%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.visres.2014.07.001%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.humov.2018.08.006%0Ahttp://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24582474%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.gaitpost.2018.12.007%0Ahttps:

Marifah, I. T. (2021). Analisis Hukum Islam Terhadap Anak Angkat yang Dinasabkan Kepada Ayah Angkat (Studi di KUA Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo) (IAIN Ponorogo). IAIN Ponorogo. Retrieved from https://etheses.iainponorogo.ac.id/16550/1/Skripsi-Imroatul TM.pdf

Megamawarni, A. (2020). Analisis Perbandingan Yuridis Tentang Adopsi Anak Antara Hukum Islam Dengan Undang- Undang Perlindungan Anak (IAI Muhammadiyah Sinjai). IAI Muhammadiyah Sinjai. Retrieved from http://repository.uiad.ac.id/id/eprint/518/%0Ahttp://repository.uiad.ac.id/id/eprint/518/1/Megamawarni New.pdf

Meilan, L. (2017). Hak Anak Untuk Mendapatkan Perlindungan Berdasarkan Peraturan Perundang - Undangan. UIR Law Review, 1(2), 183–190. https://doi.org/10.25299/uirlrev.2017.1.02.553

Mu’in, F., Miswanto, D, M. D. F. A., and Kholidah, S. N. (2022). Pembaruan Hukum Keluarga Islam di Indonesia Dalam Peningkatan Status Perempuan. Legal Studies Journal, 2(1), 13–29. https://doi.org/10.33650/lsj.v2i1.3390

Muljani, S. (2017). Pelaksanaan Pengangkatan Anak dan Perlindungan Hukum Anak Angkat di Kabupaten Magelang (Universitas Muhammadiyah Magelang). Universitas Muhammadiyah Magelang. Retrieved from https://repositori.unimma.ac.id/1062/1/12.0201.0039_BAB I_BAB II_BAB III_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Nugraha, A. (2025). Sanksi Kerja Sosial Sebagai Syarat Pengesahan kawin Bagi Pelaku Kawin Tidak Tercatat Perpektif Siyasah Syar’iyyah (Universitas Islam Indonesia). Universitas Islam Indonesia. Retrieved from https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/57757

Pandika, R. (2012). Hukum Pengangkatan Anak (Tarmizi, Ed.). Jakarta: Sinar Grafika.

Pramono, Z. A., and Tantri Cahyaningsih, D. (2020). Problematika Pelaksanaan Pengangkatan Anak (Adopsi) Ditinjau Dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2007 Tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak Di Panti Asuhan Putra Bakti Kabupaten Batang. Jurnal Privat Law, 8(2), 243–251. https://doi.org/10.20961/privat.v8i2.48416

Putri, A. A. (2023). Tinjauan Yuridis Pelaksanaan Pengangkatan Anak dan Akibat Hukumnya (Menurut Penetapan Pengadilan Negeri Medan Nomor 513/Pdt.P/2022/PN.Mdn) (Universitas Islam Sumatera Utara). Universitas Islam Sumatera Utara. Retrieved from https://repository.uisu.ac.id/handle/123456789/3541

Rahmasari, A. P. (2024). Rekonstruksi Hukum Keluarga Islam Dalam Perspektif Kontemporer. Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum Dan Hukum Keluarga Islam, 1(4), 151–159. https://doi.org/10.71242/xw7trr57

Rais, M. (2016). Kedudukan Anak Angkat Dalam Perspektif Hukum Islam, Hukum Adat Dan Hukum Perdata (Analisis Komparatif). Jurnal Hukum Diktum, 183(2), 183–200. https://doi.org/https://doi.org/10.35905/diktum.v14i2.232

Ramdania, D. (2016). Kajian Terhadap Waris Anak Angkat Adat Batak Toba. Wacana Paramarta: Jurnal Ilmu Hukum, 15(2). Retrieved from http://paramarta.web.id/index.php/paramarta/article/view/27%0Ahttp://paramarta.web.id/index.php/paramarta/article/download/27/5

Rosyid, M., and Afrizal, D. D. (2015). Integrasi Hukum Adat Dalam Pembaharuan Hukum Keluarga Islam Di Indonesia. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(2), 1792–1812. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i2.1170

Sanusi. (2025). Transformasi Hukum Perdata: Tantangan dan Peluang di Era Digital (1st ed.). Medan: Media Penerbit Indonesia. Retrieved from https://repository.upstegal.ac.id/10694/1/T 306 - Transformasi Hukum Perdata Tantangan dan Peluang di Era Digital.docx.pdf

Senen, Y., Mayyadah, and Nurinayah. (2025). Status Hukum Nafkah Bagi Anak Angkat : Studi Kritis Prinsip Fikih dan Regulasi Nasional. EKSPOSE: Jurnal Penelitian Hukum Dan Pendidikan, 24(2), 229–241. https://doi.org/10.30863/ekspose.v24i2.10352

Setiawan, E., Cipta Apsari, N., and Tri Raharjo, S. (2019). Pengangkatan Anak Balita Terlantar Pada Panti Pelayanan Sosial Anak. Sosio Informa, 5(1), 25–37. https://doi.org/10.33007/inf.v5i1.1622

Silaen, N. D. (2021). Pelaksanaan Pengangkatan Anak Untuk Melanjutkan Keturunan Pada Masyarakat Batak Toba Di Perantauan (Studi Dikecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu) (Universitas Islam Riau). Universitas Islam Riau. Retrieved from https://repository.uir.ac.id/8140/1/171010060.pdf

Siregar, N. H. (2023). Reformasi Hukum Dan Keadilan Sosial: Tinjauan Atas Perkembangan Hukum Nasional. Literacy Notes, 1(2), 1–11. Retrieved from https://liternote.com/index.php/ln/article/view/120%0Ahttps://liternote.com/index.php/ln/article/download/120/70

Sumirat, I. R., and Wahyudin, M. (2021). Hukum Anak Angkat dalam Perspektif Islam dan Hukum Positif. Jurnal Studi Gender Dan Anak, 8(2), 45–71. https://doi.org/10.32678/jsga.v8i02.5507

Turnip, D. I., Sulaiha, S., and Sumriyah. (2025). Implementasi Pasal 40 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Dalam Proses Pengangkatan Anak (Studi Kasus Di Pusat Bantuan Hukum Peradi Surabaya) Implementasi Pasal 40 Undang-U. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6), 1–9. https://doi.org/10.62281/v3i6.2416

Usman, M. (2024). Sosiologi Keluarga (A. M. A. Haris, Ed.). Klaten: Nas Media Indonesia.

Wahyudin, M., Syafe’i, Z., and Ishom, M. (2025). Challenges in Enforcing Surrogate Agreements and Surrogate Mothers in Indonesia. Pena Justisia: Media Komunikasi Dan Kajian Hukum, 24(2), 5054–5067. https://doi.org/10.31941/pj.v24i2.6512

Wardana, N. A. K., Soelistyowati, and Moechthar, O. (2024). Melintasi Batas-Batas Hukum: Perbandingan Pengangkatan Anak Lintas Kasta Dalam Tradisi Adat di Bali Dan Hukum Islam. Proceedings of Airlangga Faculty of Law Colloquium, 1, 224–236. Retrieved from https://fh.unair.ac.id/proceedings/index.php/aicoll/article/view/22

Zahrah, A., Eprianty, C. N., Puspita, S. A., and Putri, N. E. (2025). Analisis Adopsi Anak : Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif. Jurnal Sahabat ISNU-SU (JSISNU), 2(1), 66–72. Retrieved from https://journal.isnu-sumut.org/index.php/jsisnu/article/view/738

Sopian, U., Manoppo, B. S., Putra, A. D., Hosnah, A. U., & Lathif, N. (2025). PERAN DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA DALAM PENANGANAN KEKERASAN ANAK DI KABUPATEN BOGOR. LEXORIA (Jurnal Pluralisme Hukum Indonesia), 1(1), 69-78. https://doi.org/10.2025/dyrme713

Diterbitkan

2026-02-02

Cara Mengutip

Pratama, A. W., Somawinata, Y., Hidayat, A., Ilzamuddin, I., & Priatna, S. (2026). PERLINDUNGAN HAK ANAK ANGKAT DAN IMPLIKASI KEPERDATAANNYA DALAM HUKUM KELUARGA DI INDONESIA. YUSTISI, 13(1). https://doi.org/10.32832/yustisi.v13i1.22690

Terbitan

Bagian

Artikel