DAMPAK LINGKUNGAN MINORITAS TERHADAP KETAATAN KELUARGA MUSLIM PADA SYARIAT (STUDI KASUS KEL. INAUGA, DISTRIK WANIA, KAB. MIMIKA)
DOI:
https://doi.org/10.32832/yustisi.v13i1.22728Abstrak
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan lapangan di Kelurahan Inauga, Distrik Wania, Kabupaten Mimika (September-Desember 2024). Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga, serta dokumentasi dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan adanya dilema dalam praktik toleransi beragama, rendahnya pengetahuan agama di kalangan remaja Muslim, serta upaya keluarga memperkuat identitas keislaman melalui pendidikan agama di rumah. Faktor penghambat ketaatan meliputi batas toleransi yang tidak jelas dan minimnya pendidikan agama sejak dini, sedangkan faktor pendukung adalah meningkatnya kesadaran beragama, peran rumah sebagai pusat pendidikan, dan fasilitas keagamaan yang memadai. Penelitian ini merekomendasikan edukasi mengenai batas toleransi dari tokoh agama, perhatian orang tua terhadap pendidikan anak, partisipasi aktif remaja dalam kegiatan keagamaan, serta dukungan pemerintah dalam penyediaan sarana keagamaan.
Kata kunci: Lingkungan Minoritas, Ketaatan, Keluarga Muslim, Syariat Islam.
Referensi
Jurnal
Hasan, A. 2015. “Pendidikan Agama Islam dalam Keluarga”. Jurnal Pendidikan Agama Islam, No. 1.
Hussain, A. 2004. “Muslim Minority in the West: Trends and Challenges”. Journal of Muslim Minority Affairs, 24(2).
Muawaroh, A. 2019. “Peran Pola Asuh Orang Tua dalam Pembentukan Kepribadian Muslim pada Anak”. Jurnal Pendidikan Islam, No. 1.
Nurhasanah, S. 2018. “Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Ketaatan Beragama Remaja”. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, No. 2.
Rahman, M. T. 2017. “Pengaruh Kondisi Ekonomi terhadap Praktik Keagamaan”. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, No. 2.
Syahputra, M. C. 2016. “Budaya dan Tradisi Lokal dalam Praktik Keagamaan”. Jurnal Studi Kebudayaan, No. 2.
Widiastuti, R. 2020. “Motivasi dan Kesadaran Diri dalam Ketaatan Beragama”. Jurnal Psikologi Agama, No. 1.
Buku
Ali, Z. 2007. Hukum Pidana Islam. Jakarta: Sinar Grafika.
Alwi, H. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Alyasa, A. B. 2008. Syariat Islam di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Banda Aceh: Dinas Syariat Islam.
Amrullah, A., dkk. 1996. Dimensi Hukum Islam dalam Sistem Hukum Nasional. Jakarta: Gema Insani Press.
Arikunto, S. 1998. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Cet. IV. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Athiyyah, J. al-D. M. 2001. Nahwa Taf’il Maqashid al-Syari’ah. Amman: al-Ma’had al-‘Alami Li al-Fikr al-Islami.
Badri, M. 2000. The Islamic Family: Characteristics, Causes and Solutions. Kuala Lumpur: International Islamic University Malaysia.
Bayyah, I. 2007. Shina’ah al-Fatwa wa Fiqh al-Aqalliyat. Beirut: Dar al-Minhaj.
Bugin, B. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Dimasyqi, I. I. K. 1999. Tafsir Al-Qur’an Al-Adzim. Riyadh: Dar Thaibah li al-Nasyr wa al-Tauzi’.
Emzir. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Cet. 2. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Hadi, S. 1986. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Harran, T. A. S. A. 2007. Hadhir al-Alam al-Islami. Riyadh: Maktabah al-Rusyd.
Hermawan, I. 2019. Teknik Penulisan Karya Ilmiah Berbasis Aplikasi dan Metodologi. Cet. 1. Kuningan: Hidayatul Quran.
Ibnu Qayyim, A. J. 1992. Ahkam Ahl al-Dzimmah. Dammam: Ramadi al-Nash.
Ju’fi, M. I. al-Bukhari. 1993. Shahih al-Bukhari. Beirut: Dar Ibnu Katsir.
Kementerian Agama RI. 2016. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta Timur: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.
Khalifi, A. A. B. 1996. Al-Wajiz. Riyadh: Dar al-Muayyad.
Luth, T. 2014. Syari’at Islam Menjawab Pertanyaan Ummat. Malang: UB Press.
Mahalli, M. A. & Suyuthi, A. A. B. 2015. Tafsir Jalalain. Riyadh: Madar al-Watan Li al-Nasyr.
Mawardi, A. H. 1990. al-Ahkam al-Sultaniyyah. Beirut: Dar al-Kitab al-Arabi.
Munawwir, A. W. 1997. Kamus al-Munawwir Arab-Indonesia Terlengkap. Surabaya: Penerbit Pustaka Progressif.
Muslim, A. N. 1955. Shahih Muslim. Kairo: Dar Ihya al-Kutub al-Arabiyah.
Othman, N. 2005. Muslim Family Law and Practice in Southeast Asia. Kuala Lumpur: Tanjong Malim.
Qaradhawi, Y. 2001. Fiqh al-Aqalliyat al-Muslimat. Beirut: Dar al-Syuruq.
Qazwini, M. Y. Sunan Ibnu Majah. Beirut: Maktabah Alamiyah.
Quthub, S. 2000. Fi Zilalil Qur’an. Jakarta: Gema Insani Press.
Sa’di, A. N. 2018. Taisir al-Karim al-Rahman Fii Tafsir Al-Qur’an. Riyadh: al-Dar al-Alamiyah Li al-Kitab al-Islamiyah.
Shihab, M. Q. 2006. Tafsir al-Misbah. Tangerang: Lentera Hati.
Sijistani, S. A. A. 1952. Sunan Abu Daud. Beirut: Maktabah al-Ashriyyah.
Thabari, A. J. M. J. 2000. Jami’ al-Bayan Fi Ta’wil al-Qur’an. Beirut: Muassasah al-Risalah.
Tirmidzi, M. I. 1998. Sunan al-Tirmidzi. Beirut: Dar al-Gharb al-Islami.
Utsaimin, M. S. 2005. Syarh Riyadh ash-Shalihin. Riyadh: Dar al-Wathan.
Uwaidah, K. M. 1996. al-Jami’ fi Fiqh al-Nisa. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah.
Zuhaili, W. 1986. Ushul al-Fiqh al-Islami. Damaskus: Dar al-Fikr.
Sumber di Luar Jurnal dan Buku
Burdani, I. 2021. Hak Minoritas: Dilema Multikulturalisme di Indonesia. Jakarta: The Interseksi Foundation.
Cahyania, D. 2024. “Bab III Metode Penelitian”. Diakses 15 Maret 2024, https://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/298/9/UNIKOM_DINA_CAHYANIA_14.BAB_III.pdf
Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar. 2019. Panduan Penulisan Karya Ilmiah. Makassar.
Hayati, R. 2024. “Pengertian Objek Penelitian dan Contohnya”. Diakses 15 Maret 2024, https://penelitianilmiah.com/objek-penelitian/
Putra. 2024. “Pengertian Data: Fungsi, Sumber, Jenis-Jenis Data dan Contohnya”. Diakses 15 Maret 2024, https://salamadian.com/pengertian-data/
Sultan, S. 2024. “Methodological Regulations for the Fiqh of Muslim Minorities”. Diakses 12 Mei 2024, http://www.islamicstudies.islammessage.com/Article.aspx?aid=292
Suryana, C. 2007. Pengolahan dan Analisis Data Penelitian. Jakarta: Materi Diklat Kompetensi Pengawas.
Syafnidawati. 2020. “Penelitian Kualitatif”. Diakses 15 Maret 2024, https://raharja.ac.id/2020/10/29/penelitian-kualitatif/
Tahmid, M. 2021. Persepsi Masyarakat Terhadap Pernikahan Dini di Kec. Baraka, Kab. Enrekang. Skripsi. Unismuh Makassar Fakultas Agama Islam.

















