KONSEP ISTIHSAN MENJADI METODELOGI PENETAPAN HUKUM ISLAM

Penulis

  • Fakhry Fadhil STISNU Nusantara Tangerang
  • Ending Solehudin UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Syahrul Anwar UIN Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.32832/yustisi.v13i2.23370

Abstrak

Penerapan metodologi hukum Islam yang berfokus pada prinsip istiḥsān dalam kerangka uṣūl al-fiqh. Istiḥsān dipahami sebagai metode penetapan hukum yang memberikan ruang bagi pertimbangan keadilan dan kemaslahatan dengan cara meninggalkan ketentuan hukum yang bersifat umum menuju ketentuan lain yang dianggap lebih kuat dan lebih membawa manfaat. Metode ini menunjukkan bahwa hukum Islam tidak hanya berorientasi pada ketetapan normatif semata, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai keadilan substantif dalam kehidupan masyarakat. Kajian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan sumber data sekunder berupa ayat-ayat Al-Qur’an, hadis, literatur fiqh klasik dan kontemporer, serta karya ilmiah yang membahas metodologi penetapan hukum dalam Islam. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara tematik-normatif dengan menelaah makna kebahasaan serta prinsip hukum yang terkandung dalam dalil-dalil yang berkaitan dengan konsep istiḥsān. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep istiḥsān memiliki landasan nilai yang kuat dalam ajaran Islam, sebagaimana tercermin dalam QS. An-Naḥl [16]: 90 yang menekankan prinsip al-‘adl wa al-iḥsān (keadilan dan kebaikan). Prinsip ini menjadi dasar bagi para ulama dalam memberikan pengecualian terhadap penerapan qiyās yang bersifat umum apabila ditemukan pertimbangan kemaslahatan yang lebih besar bagi masyarakat. Dengan demikian, istiḥsān berfungsi sebagai instrumen metodologis yang memberikan fleksibilitas dalam penetapan hukum, sehingga hukum Islam tetap mampu menjawab dinamika sosial sekaligus menjaga tujuan utama syariat (maqāṣid al-syarī‘ah), yaitu mewujudkan keadilan, kemaslahatan, dan menghindarkan kemudaratan.

Referensi

Aen, I. N., & Djazuli, A. (1997). Ushul fiqh. Bandung: Gilang Aditya Press.

Al-Bugha, M. D. (n.d.). Ushūl al-fiqh al-islāmī: Dirāsah ‘āmmah. Dar al-Musthafa.

Al-Bukhari. (2008). Ṣaḥīḥ al-Bukhārī.

Al-Hajjaj, I. (n.d.). Al-Minhāj sharḥ Ṣaḥīḥ Muslim ibn al-Ḥajjāj. Dar Ihya al-Turats al- ‘Arabi.

Al-Jauziyah, I. Q. (1973). Al-Wajīz fī īḍāḥ qawā‘id al-fiqh al-kulliyyah. Muassasah al- Risalah.

Al-Namlah, A. al-K. I. ‘A. I. M. (1999). I‘lām al-muwaqqi‘īn ‘an rabb al-‘ālamīn. Dar al-Jail.

Al-Nawawi, A. Z. M. al-D. I. S. (n.d.). Al-Muhadzdzab fī ‘ilm uṣūl al-fiqh al-muqāran. Maktabah al-Rusyd.

Al-Sulami, I. I. N. I. ‘Iwadh. (2005). Uṣūl al-fiqh lā yasa‘u al-faqīh jahlahu. Dār al- Tadmuriyyah.

Anwar, S. (2000). Teori konformitas dalam metode penemuan hukum Islam al-Gazali. Dalam M. Amin Abdullah dkk. (Ed.), Antologi studi Islam: Teori dan metodologi. Yogyakarta: Sunan Kalijaga Press.

Arseto, D. D. (2022). Kedudukan istihsan dan istishab. Ushul Fiqih dan Kaedah Ekonomi Syariah.

Aswin, Y. W. (1995). Maqasid al-sharī‘ah sebagai doktrin dan metode. Al-Jami’ah, (58).

Billa, R. A. S., & Hidayat, M. S. (2021). Relevansi istihsan terhadap perekonomian di masa kini dan mendatang. Al-Maqashid: Journal of Economics. http://ejournal.unsuda.ac.id/index.php/Maqashid/article/download/258/243

Coulson, N. J. (2001). A history of Islamic law.

Hakiki, A. N. (2026). Metode istishan dan implementasinya dalam permasalahan keluarga. GERECHTIKEIT: Jurnal Riset Peradaban Hukum.

Harimawan, D., & Sopingi, I. (2024). Dimensi keilmuan ushul fiqh dalam intelerasi wahyu dan logika: Kaidah dan penerapannya. Jurnal Al-Wasith: Jurnal Studi Hukum. https://www.ojs3.unugha.ac.id/index.php/wst/article/view/1324

Iqbal, M. (1983). Pembangunan kembali alam pikiran Islam (O. Raliby, Trans.). Jakarta: Bulan Bintang.

Miswanto, A. (2019). Ushul fiqh: Metode ijtihad hukum Islam. Magnum Pustaka Utama; Unimma Press. https://www.academia.edu/download/63638272/Ushul_Fiqh_jilid_220200615-573-1359of9.pdf

Ridwan, M., Umar, M. H., & Ghafar, A. (2021). Sumber-sumber hukum Islam dan implementasinya. Borneo: Journal of Islamic Studies. https://scholar.archive.org/work/ykkmdfecxrghziimoomk6ap4i4/access/wayback /http://j ournal.iaisambas.ac.id/index.php/borneo/article/download/404/434/

Zahiroh, S., & Bakar, M. Y. A. (2025). Ilmu ushul fiqih dalam perspektif filsafat ilmu. IHSAN: Jurnal.

Diterbitkan

2026-06-01

Cara Mengutip

Fadhil, F., Solehudin, E., & Anwar, S. (2026). KONSEP ISTIHSAN MENJADI METODELOGI PENETAPAN HUKUM ISLAM. YUSTISI, 13(2). https://doi.org/10.32832/yustisi.v13i2.23370

Terbitan

Bagian

Artikel