Perencanaan Jetty di Pantai Bahagia Batam sebagai Upaya Pencegahan Abrasi Pantai

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.32832/komposit.v7i2.14805

Kata Kunci:

Akresi pantai, bangunan pengaman pantai, perlindungan akresi dan abrasi

Abstrak

Indonesia adalah negara kepulauan yang besar dengan total 13.466 pulau. Dengan begitu, setiap kepulauan di Indonesia memiliki garis pantai di setiap daerah atau pulau. Salah satu pantai yang berada di Kota Batam adalah Pantai Bahagia. Berdasarkan pengamatan, diketahui bahwa pantai ini mengalami masalah akresi pantai. Peristiwa ini dapat mempengaruhi lalu lintas ferry di dekat area pantai. Selain itu, pantai ini juga tidak memiliki struktur pengaman pantai. Hal ini menyebabkan pantai ini terancam oleh bahaya abrasi dan ombak di masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang struktur perlindungan pantai berdasarkan data relevan yang diperoleh. Struktur perlindungan pantai yang dirancang akan mencegah abrasi pantai yang terjadi semakin parah. Metode penelitian ini adalah metodologi kuantitatif, dan beberapa analisis data dilakukan seperti pembentukan angin mawar, metode admiralty untuk analisis pasang surut, analisis perubahan garis pantai dan model sistem titik untuk pemilihan struktur pantai. Hasil perhitungan dalam perancangan struktur Jetty adalah tinggi bangunan dermaga 4.574 m ~ 5 m dengan berat lapisan batuan adalah 97,08 kg. Lebar puncaknya adalah 4 m dengan lapisan pelindung selebar 3.845 m. Gaiter dibuat dengan lebar 1,69 m dan tingginya 5 m. Rencana anggaran yang diperlukan untuk membangun struktur adalah Rp2.332.200.000,-. Hasil penelitian ini dapat diterapkan di wilayah pesisir lain di Indonesia.

Referensi

Abdullah, I., Nurdin, J., & Hasanuddin. (2016). Kajian Potensi Energi Angin di Daerah Kawasan Pesisir Pantai Serdang Bedagai untuk Menghasilkan Energi Listrik. Teknik Mesin ITM, 2(1), 31–38.

Aldian, R., Zuryani, E., & Ulni, A. Z. P. (2022). Perubahan Garis Pantai sebagai Akibat dari Abrasi dan Akresi di Kawasan Pesisir Pantai Barat Sumatera Barat. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 5(4), 152. https://doi.org/10.20961/shes.v5i4.69042

Alimuddin, A. (2018). Alternatif Penanggulangan Abrasi di Pantai Muara Gembong, Bekasi. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 2(1), 9–17. https://doi.org/10.32832/komposit.v2i1.1547

Alimuddin, A., & Aryanti, D. (2020). Kajian Perubahan Garis Pantai Muara Gembong, Bekasi. Rona Teknik Pertanian, 13(2), 71–83. https://doi.org/10.17969/RTP.v13i2.17620

Anggraini, N., Marpaung, S., & Hartuti, M. (2018). Analisis Perubahan Garis Pantai Ujung Pangkah dengan Menggunakan Metode Edge Detection dan Normalized Difference Water Index. Jurnal Penginderaan Jauh Dan Pengolahan Data Citra Digital, 14(2), 65–78. https://doi.org/10.30536/j.pjpdcd.1017.v14.a2545

Danny, F., Dewi, H. C., Febi, N. B., Aprillia, D. P., Goan, G. H., Julie, N. C., Gustini, W., & Alia, A. (2020). ICT-based Border Detection between Indonesia and Singapore. Journal of Physics: Conference Series, 1469(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1469/1/012092

Faturachman, D. (2018). Analysis of Indonesian Sea Border Ferry Cross Countries -Case studies: The Comparison between Indonesia and Malaysia (Batam – Johor and Nunukan - Tawau). Proceeding of Marine Safety and Maritime Installation (MSMI 2018), MSMI, 180–190. https://doi.org/10.23977/msmi.2018.82620

Faza, L. H., & Kurniadi, Y. N. (2016). Desain Bangunan Pelindung Pantai Sebagai Penanggulangan Abrasi di Kawasan Pantai Ujung Jabung Provinsi Jambi. RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil, 2(2), 47–58.

Gustin, O., & Roziqin, A. (2019). Detection of Land Use Changes in Batam Island Coastal Using Remote Sensing. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 375(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/375/1/012001

Hariati, F., Taqwa, F. M. L., & Alimuddin, A. (2021). Kajian konseptual pemecah gelombang. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 5(1), 31–37. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.32832/komposit.v5i1.4745

Irawan, S., Fahmi, R., & Roziqin, A. (2018). Kondisi Hidro-Oseanografi (Pasang Surut, Arus Laut, Dan Gelombang) Perairan Nongsa Batam. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 11(1), 56. https://doi.org/10.21107/jk.v11i1.4496

Korto, J., Jasin, M. I., Mamoto, J. D. 2015. (2015). Analisis Pasang Surut di Pantai Nuangan (Desa Iyok) Boltim dengan Metode Admiralty. Sipil Statistik, 3(6), 391–402.

Liun, E., & Raja, S. M. L. (2016). Peran Strategis Pulau Batam di Bidang Energi di Kawasan Regional Asia Tenggara. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Energi Nuklir 2016, 185–192.

Mamanua, I. C., Jansen, T., & Dundu, A. K. T. (2017). Perencanaan Bangunan Pengaman Pantai pada Daerah Pantai Kima Bajo Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Sipil Statik, 5(6), 335–344.

Nguyen, M.-H., Nguyen, T. L. A., Nguyen, T., Reynaud, A., Simioni, M., & Hoang, V.-N. (2021). Economic Analysis of Choices among Differing Measures to Manage Coastal Erosion in Hoi An (a UNESCO World Heritage Site). Economic Analysis and Policy, 70, 529–543. https://doi.org/10.1016/j.eap.2021.04.006

Pasquali, D., & Marucci, A. (2021). The Effects of Urban and Economic Development on Coastal Zone Management. Sustainability (Switzerland), 13(11), 1–18. https://doi.org/10.3390/su13116071

Pujianiki, N. N., Arsan, G. N. K., & Simpangan, G. R. P. A. (2021). Tegal Besar Beach Rehabilitation with Scalloped Concrete Block Revetment. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 2(1), 75–82.

Rafeeque, M. K., & Thomas, K. V. (2022). Functional Performance of Coastal Protection Structures. Oceans 2022, 1–11. https://doi.org/10.1109/OCEANSChennai45887.2022.9775358

Saengsupavanich, C. (2020). Deconstructing a Jetty to Rectify the Downdrift Erosion. Journal of Sustainability Science and Management, 15(2), 79–88. https://kukr.lib.ku.ac.th/kukr_es/index.php/bkn/search_detail/result/400446

Setyandito, O., Purnama, A. C., Yuwono, N., Juliastuti, J., & Wijayanti, Y. (2020). Shoreline Change with Groin Coastal Protection Structure at North Java Beach. ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications, 11(1), 19–28. https://doi.org/10.21512/comtech.v11i1.6022

Tanto, T. Al, Wisha, U. J., Kusumah, G., Pranowo, W. S., Husrin, S., Ilham, I., & Putra, A. (2017). Karakteristik Arus Laut Perairan Teluk Benoa – Bali. Jurnal Ilmiah Geomatika, 23(1), 37. https://doi.org/10.24895/jig.2017.23-1.631

Taqwa, F. M. L., & Hariati, F. (2013). Studi Kelayakan Pembangunan Alur Pelayaran di Muara Sungai Ciujung Lama Kabupaten Serang. Astonjadro: CEAESJ, 2(2), 29–43. https://doi.org/https://doi.org/10.32832/astonjadro.v2i2.796

Ulha, F., Aziz, R., & Baskoro, R. (2014). Arah dan Kecepatan Angin Musiman serta Kaitannya dengan Sebaran Suhu Permukaan Laut di Selatan Pangandaran Jawa Barat. Journal of Oceanography, 3(3), 429–437.

Umar, H., Rachman, T., & Sari, I. P. (2019). Analisis Perubahan Lahan Akibat Perubahan Garis Pantai Di Wilayah Pesisir Kecamatan Biringkanaya. Sensitek: Riset Sains Dan Teknologi Kelautan, 2(1), 48–57.

Winaktu, G., & Ingsih, I. S. (2022). Pola Angin Laut di Kawasan Pantai TPI Desa Bulurejo Kabupaten Lumajang dengan Metode Windrose. Jurnal Serambi Engineering, VII(3), 3667–3673. https://doi.org/https://doi.org/10.32672/jse.v7i3.4549

Unduhan

Diterbitkan

2023-08-01

Cara Mengutip

Savitri, A. (2023). Perencanaan Jetty di Pantai Bahagia Batam sebagai Upaya Pencegahan Abrasi Pantai . Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 7(2), 265–274. https://doi.org/10.32832/komposit.v7i2.14805