Optimalisasi Daya Dukung Tanah Lempung dengan Campuran Spent Bleaching Earth (SBE) dan Kapur Tohor
DOI:
https://doi.org/10.32832/komposit.v10i1.19830Kata Kunci:
stabilisasi tanah, SBE, kapur tohor, Uji CBR, tanah lempungAbstrak
Tanah lempung memiliki kadar air tinggi, plastisitas besar, dan daya dukung rendah sehingga sering menjadi penyebab permasalahan struktural dalam pekerjaan konstruksi, seperti yang terjadi di lokasi penelitian pada Jl. Siak II, kawasan Masjid Raya Provinsi Riau, di mana bangunan mengalami penurunan akibat rendahnya kapasitas dukung tanah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sifat fisik dan daya dukung tanah lempung melalui stabilisasi menggunakan campuran Spent Bleaching Earth (SBE) dan kapur tohor. Pengujian dilakukan di laboratorium dengan variasi campuran 22,5% SBE dan 25% kapur tohor, masa pemeraman 0, 4, dan 7 hari serta perendaman 4 hari, meliputi pemeriksaan kadar air, berat jenis, analisis saringan, pemadatan Standard Proctor, dan nilai California Bearing Ratio (CBR). Hasil menunjukkan bahwa tanah asli memiliki kadar air 29,45%, berat jenis 2,43 g/cm³, material tertahan saringan No.200 sebesar 40,44%, serta kepadatan maksimum 1,57 kN/m³ dengan kadar air optimum 20,8%. Nilai CBR tanah asli meningkat sesuai lama pemeraman, dengan nilai tertinggi 13,99% pada pemeraman 7 hari. Untuk tanah yang distabilisasi, peningkatan kapasitas dukung paling signifikan terjadi pada campuran tanah + SBE + kapur tohor dengan pemeraman 7 hari, menghasilkan nilai CBR 29,36%, sementara hasil terbaik pada kondisi perendaman 4 hari terdapat pada campuran tanah + kapur tohor dengan nilai CBR 20,75%. Secara keseluruhan, stabilisasi menggunakan SBE dan kapur tohor terbukti efektif dalam meningkatkan daya dukung tanah lempung, khususnya setelah pemeraman 7 hari.
Referensi
Abrar, A., & Abdillah, N. (2019). Studi Eksperimen Pemanfatan Limbah Spent Bleaching Earth (SBE) sebagai Bahan Pembuat Bata. Siklus : Jurnal Teknik Sipil, 5(2), 70–78. https://doi.org/10.31849/siklus.v5i2.3223
Al-Alam, H., & Bachtiar, V. (2023). Pemanfaatan Limbah Spent Bleaching Earth Pada Stabilisasi Tanah-Kapur Untuk Lapisan Fondasi Badan Jalan Ditinjau Terhadap Karakteristik Kembang-Susut. JeLAST, 10(2). https://doi.org/https://doi.org/10.26418/jelast.v10i2.66043
Alwiah, S. S., Anggreana, V., & Mildawati, R. (2023). Pengaruh Campuran Spent Bleaching Earth (SBE) dan Semen sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung terhadap Nilai California Bearing Ratio (CBR). 4247(October), 139–146. https://doi.org/https://doi.org/10.35139/cantilever.v13i2.296
Alwiah, S. S., Elizar, E., Anggreana, V., & Maulana, I. (2024). Pemanfaatan Limbah Spent Bleaching Earth (SBE) Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung terhadap Penurunan Konsolidasi. Konferensi Nasional Teknik Sipil (KoNTekS), 1(6), 16–17. https://doi.org/10.62603/konteks.v1i6.112
Cheryl, M. F., & Lim, A. (2024). Studi Kasus Pemodelan Vacuum Consolidation dan Prefabricated Vertical Drain. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 8(2), 411–420. https://doi.org/10.32832/komposit.v8i2.16500
Insan, M. K., Hariati, F., & Taqwa, F. M. L. (2019). Studi Pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash sebagai Material Stabilisasi Tanah Dasar (Studi Kasus: Pekerjaan Subgrade Untuk Jalan Lingkungan di PLTU Sulawesi Utara II, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara). Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 3(2), 1–6. http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/komposit/article/view/3257/1900
Ridhayani, I., & Saputra, I. (2021). Studi Analisis Daya Dukung Tanah Berdasarkan Data Sondir Di Kampus Padhang-Padhang Universitas Sulawesi Barat. Bandar: Journal Of Civil Engineering, 3(2), 37–42. https://ojs.unsulbar.ac.id/index.php/bjce/article/view/1193
Sari, K. I. (2021). Stabilisasi Tanah Lempung Menggunakan Kapur (CaO) Ditinjau dari Pengujian Kuat Tekan Bebas (Unconfined Compression Test). Buletin Utama Teknik, 17(1), 90–97. https://doi.org/10.30743/but.v17i1.4320
Simanjuntak, M. R. A., Lubis, K., & Rangkuti, N. M. (2017). Stabilization of Clay Lands with Coastal Sand Mixes on CBR Value. Journal of Civil Engineering, Building and Transportation, 1(September), 96–104. https://doi.org/10.31289/jcebt.v1i2.1680
Sumarno, A., Prasetyo, A. M., Akbar, F., Widodo, E., Triastuti, T., Maidina, M., Nugroho, A., Budiman, I., & Subiyanto, B. (2021). Pemanfaatan Limbah Spent Bleaching Earth pada Stabilisasi Tanah Lempung dengan Clean Set Cement. Jurnal Teknologi Lingkungan, 22(1), 104–110. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/2235233
Taqwa, F. M. L., Hariyadi, E. S., Muktadir, R., & Hariati, F. (2025). Aplikasi Limbah Slag Baja sebagai Material Stabilisasi Tanah Jalan Tanpa Perkerasan (Studi Kasus: Access Road Tersus BIA KM. 89+000 Meraoke). Konferensi Nasional Teknik Sipil XIX, 3(5), 880–888. https://jurnal.konteks.web.id/index.php/konteks/article/view/133
Taqwa, F. M. L., & Irfan, A. M. (2020). Studi Uji Kuat Tekan Bebas (UCS) pada Tanah Distabilisasi dengan Fly Ash dan Semen untuk Kontruksi Lapis Fondasi Jalan. Konferensi Nasional Teknik Sipil, 47–55. https://tinyurl.com/ucs-aldino
Waruwu, A., Celline, F., Sinaga, R., & Gandawijaya, D. G. (2024). Kajian Daya Dukung Tanah Lempung Distabilisasi dengan Abu Marmer. Jurnal Saintis, 24(01), 11–20. https://doi.org/10.25299/saintis.2024.vol24(01).12710
Yunus, E., Asrah, H., & Rizalman, A. N. (2020). Strength and Sorptivity of Eco-Processed Pozzolan Concrete under Chloride and Sulphate Exposure. International Journal of Advanced Research in Engineering Innovation, 2(3), 32–43. https://mysitasi.mohe.gov.my/journal-website/get-meta-article?artId=913b6d06-611f-11ef-a699-005056a6a970&formatted=true
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms (Penulis yang mengajukan publikasi artikel telah menyetujui hal berikut):
- Through this publication, the author agree to submit the copyright of article writing to Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil. This copyright submission takes the form of, but is not limited to: reproduction of the article and parts therein, including photographic reproductions; distribution of articles through printed and electronic documents; and translation of articles(Bahwa melalui publikasi ini, hak cipta penulisan artikel diserahkan kepada Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil. Penyerahan hak cipta ini berupa, namun tidak terbatas pada: perbanyakan artikel dan bagian di dalamnya, termasuk reproduksi fotografi; penyebarluasan artikel melalui dokumen cetak dan elektronik; serta penterjemahan artikel).
- The authors agree to the terms of the Copyright Notice, according to Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License., which will apply to this article if and when it is published by Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil. (Para penulis setuju dengan ketentuan Pemberitahuan Hak Cipta, sesuai dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0., yang akan berlaku untuk artikel ini jika dan ketika diterbitkan oleh Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

.png)









