Studi Perbandingan Debit Banjir di DAS Sungai Gambir (Rere Penembem)

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.32832/komposit.v10i2.22014

Kata Kunci:

Probable Maximum Flood, HEC-HMS, Debit banjir

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dan mengevaluasi nilai debit Banjir Maksimum Mungkin (Probable Maximum Flood - QPMF) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Gambir (Rere Penembem), yang merupakan lokasi rencana penelitian Bendungan Bringe di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Nilai QPMF ini sangat krusial sebagai standar desain untuk pelimpah (spillway) bendungan guna menghindari bencana keruntuhan bendungan (dam break). Luas DAS studi adalah 3,327 km² dan analisis Probable Maximum Precipitation (PMP) didasarkan pada data hujan BMKG. Metode yang digunakan adalah Metode Rasional (pendekatan debit puncak) dan Model simulasi hidrologi HEC-HMS dengan metode kehilangan hujan SCS Curve Number (CN), yang menghasilkan hidrograf aliran. Hasil perhitungan menunjukkan debit puncak QPMF dari Metode Rasional adalah 209,336 m³/detik. Sementara itu, Model HEC-HMS menghasilkan debit puncak yang lebih rendah dan realistis sebesar 128,300 m³/detik. Perbandingan dengan Uji Creager (178,76 m³/detik) menunjukkan bahwa hasil HEC-HMS lebih mendekati kondisi lapangan karena memperhitungkan dinamika hidrologi termasuk kehilangan air/infiltrasi. Penelitian menyimpulkan bahwa debit QPMF dari Model HEC-HMS (128,300 m³/detik) direkomendasikan sebagai nilai input yang paling andal untuk studi lanjutan analisis dam break Bendungan Bringe.

Referensi

Arifin, Z., & Maulidiyah, A. (2025). Analisa Debit Banjir Rencana DAS Rejoso Menggunakan Metode Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 9(1), 17–26. https://doi.org/10.32832/komposit.v9i1.17597

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2025, December 27). Hujan lebat melanda Kabupaten Lombok Tengah mengakibatkan 360 KK terendam banjir. BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat. https://bpbd.ntbprov.go.id/post/hujan-lebat-melanda-kabupaten-lombok-tengah-mengakibatkan-360-kk-terandam-banjir

Cambodia, M., Juwita, F., Gunawan, T., Novilyansa, E., & Audina, S. (2023). Analisis debit banjir rancangan menggunakan metode Snyder dan Soil Conservation Service (SCS) (Studi kasus: Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Lunik). JTS Saburai: Jurnal Teknik Sipil Saburai, 1(01), 19–34. https://doi.org/10.24967/jts.v1i01.2401

Fahrezi, M. A., Wicaksono, M. H., & Hariati, F. (2026). Analisis Potensi Keruntuhan Bendungan Bringe Akibat Overtopping dan Pemetaan Area Terdampak dengan Menggunakan HEC-RAS 6.6.0. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 10(1), 221–226. https://doi.org/10.32832/komposit.v10i1.22015

Gufroniah, F. (2024). Hubungan sosial ekonomi dengan kejadian stunting pada balita di Desa Karangharjo (Skripsi, Universitas Muhammadiyah Jember). http://repository.unmuhjember.ac.id/id/eprint/21598

Husna, S. L., Safriani, M., & Farizal, T. (2022). Perbandingan analisis debit banjir menggunakan hidrograf satuan sintetis (HSS) Snyder dan Nakayasu pada Sungai Krueng Tripa. Jurnal Media Teknik Sipil Samudra, 3(2), 8–19. https://doi.org/10.55377/jmtss.v3i2.5695

Ina-geoportal. (n.d.). Unduh data. https://tanahair.indonesia.go.id/portal-web/unduh

Khoirunisah, F., Zhafirah, N., & Handoko, T. W. (2024). Analisis layanan kesehatan digital dalam mewujudkan smart city di Indonesia. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(2), 6328–6342. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/17933/11956

Madadgar, N., et al. (2020). Gumbel distribution for extreme rainfall analysis. Journal of Hydrology, 580, 124253.

Masrurin, F. N., & Maulidiyah, A. (2025). Simulasi Hujan-Debit di DAS Kedung Larangan Menggunakan Software HEC-HMS. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 9(2), 437–444. https://doi.org/10.32832/komposit.v9i2.17602

Nggarang, Y. E. P., Pattiraja, A. H., & Henong, S. B. (2020). Analisa perbandingan penentuan debit rencana menggunakan metode Nakayasu dan simulasi aplikasi HEC-HMS di DAS Lowo Rea. Eternitas: Jurnal Teknik Sipil, 1(1), 23–33. https://doi.org/10.30822/eternitas.v1i1.547

Pearman, G. I. (2010). Frequency analysis of rainfall data. Hydrological Sciences Journal, 55(7), 1130–1137.

Pratama, R. A. (2012). Aplikasi model HEC-HMS (Hydrologic Engineering Center–Hydrologic Modelling System) untuk analisa debit di Sub DAS Clungup. Skripsi. Universitas Brawijaya. https://repository.ub.ac.id/id/eprint/140301/1/051001080.pdf

Samaila, M. A., Torsulu, A. F., & Saputro, I. T. (2023). Pemodelan hidrograf banjir DAS Remu menggunakan model HEC-HMS. Jurnal Karkasa, 9(2). https://share.google/SRg0gHcIImevkVAia

Suta, I. G. J., Yamin, M., Seventilova, I. G. N. O., & Aminullah, A. (2024). Perbandingan analisa debit banjir pada Sungai Mencongah Kabupaten Lombok Barat: Comparison of flood discharge analysis in the Mengagah River Kabupaten Lombok Barat. Al-Qalbu: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains, 2(2), 80–88. https://doi.org/10.59896/qalbu.v2i2.109

Wilson, T., & Flogger, M. (2018). Hydrological modeling using HEC-HMS: A review. Water Resources Management, 32(5), 1651–1664.

Yusuf, R. M., Suganda, B. R., & Barkah, M. N. (2021). Analisis debit banjir dengan membandingkan nilai debit banjir metode rasional dan kapasitas debit aliran sungai pada Sub-DAS Ciwaringin Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. Geoscience, 5(4). https://jurnal.unpad.ac.id/geoscience/article/view/35243/16120

Yulindra, D., Respati, R., & Saputra, N. A. (2025). Evaluasi Aliran Air Menggunakan Aplikasi HEC-RAS pada Saluran Primer di Kelurahan Kameloh Kota Palangka Raya. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 9(1), 233–238. https://doi.org/10.32832/komposit.v9i1.9164

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-04

Cara Mengutip

Sudarto, A. H., Wicaksono, M. H., & Hariati, F. (2026). Studi Perbandingan Debit Banjir di DAS Sungai Gambir (Rere Penembem). Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 10(2), 319–326. https://doi.org/10.32832/komposit.v10i2.22014

Terbitan

Bagian

Articles