Analisis Potensi Keruntuhan Bendungan Bringe Akibat Overtopping dan Pemetaan Area Terdampak dengan Menggunakan HEC-RAS 6.6.0

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.32832/komposit.v10i1.22015

Kata Kunci:

dam break, overtopping, HEC-RAS, Bendungan Bringe, genangan banjir

Abstrak

Bendungan merupakan infrastruktur vital yang memiliki peran penting dalam penyediaan air irigasi, pengendalian banjir, serta konservasi sumber daya air. Namun, apabila terjadi keruntuhan, dapat menimbulkan banjir besar yang berpotensi mengancam jiwa dan menimbulkan kerugian material. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi keruntuhan Bendungan Bringe akibat mekanisme overtopping serta mengidentifikasi karakteristik dan sebaran genangan banjir pada wilayah hilir dengan menggunakan perangkat lunak HEC-RAS versi 6.6.0.Hasil simulasi menunjukkan bahwa keruntuhan bendungan akibat overtopping menghasilkan debit puncak keluaran sebesar 103,69 m3/s dengan waktu keruntuhan sekitar 1,24 jam, Luas genangan maksimum tercatat sebesar 77,49 Ha. yang melanda beberapa desa di wilayah hilir dengan kedalaman genangan melebihi 8 m dengan kedalaman rata-rata 2,07 m di area terdampak. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Bendungan Bringe memiliki potensi bahaya tinggi apabila terjadi keruntuhan akibat overtopping. Oleh karena itu, diperlukan upaya mitigasi seperti peningkatan kapasitas pelimpah, pemantauan elevasi muka air secara berkala, serta penyusunan rencana tanggap darurat dan jalur evakuasi bagi masyarakat di daerah hilir.

Referensi

Aisyah, N., Noerhayati, E., & Rokhmawati, A. (2024). Analisa Keruntuhan Bendungan Jurang Dao Kabupaten Lombok Tengah Dengan Menggunakan Aplikasi Hec-RAS. Jurnal Rekayasa Sipil (e-journal), 14(1), 811-820. https://jim.unisma.ac.id/index.php/ft/article/view/24317

Ali, R. P., Wardoyo, W., & Maulana, M. A. (2022). Analisis Pengaruh Kedalaman Saluran Pengarah Aliran Pada Pelimpah (Spillway) dengan Pemodelan Numerik. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 20(3), 353. https://doi.org/10.12962/j2579-891x.v20i3.13349

Brunner, G. W. (2014). Using HEC-RAS for Dam Break Studies. USACE, Institute for Water Resources, Hydrologic Engineering Center. Davis.

Brunner, G. W. (2016). HEC-RAS, River Analysis System Hydraulic Reference Manual. USACE, Institute for Water Resources, Hydrologic Engineering Center. Davis

Chalid, I. (2022). Analisis Keruntuhan Bendungan Pondok Menggunakan Hec-Ras 5.0.7. Tugas Akhir, Universitas Islam Indonesia. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/42027

Chayati, N., Wicaksono, M. H., & Taqwa, F. M. L. (2023). Analisis Stabilitas Lereng Bendungan Terhadap Beban Gempa sebagai Upaya Pengurangan Bencana (Studi Kasus: Bendungan Jlantah). Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), 1035-1042. http://dx.doi.org/10.33087/jiubj.v23i1.2249

Costa, J. E. (1985). Floods from dam failures (Vol. 85, No. 560). US Geological Survey. https://doi.org/10.3133/ofr85560

Fread, D. L. (1984). A Breach Erosion Model for Earthen Dams. Hydrologic Research Laboratory, National Weather Service, NOAA. Maryland.

Fread, D. L. (1988). BREACH: An Erosion Model for Earthen Dam Failures. Hydrologic Research Laboratory, National Weather Service, NOAA. Maryland.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2015). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 27/PRT/M/2015 tentang Bendungan. Jakarta.

Maulida, D. F., Juwono, P. T., & Asmaranto, R. (2021). Analisa Keruntuhan Bendungan Batujai dan Pengga dengan Aplikasi HEC-RAS 5.0. 7. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air, 1(1), 62-75. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2021.001.01.06

Pemerintah Republik Indonesia. (2010). Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 2010 tentang Bendungan. Jakarta.

Purnomo, Y. C., Asmaranto, R., & Sisinggih, D. (2022). Analisis Keruntuhan Bendungan Raknamo Kabupaten Kupang Menggunakan Software HEC-RAS. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air, 2(2), 366. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.29

Putra, D. W., Juwono, P. T., & Suprijanto, H. (2024). Analisis Banjir akibat Keruntuhan Bendungan Kedung Bendo dengan Menggunakan HEC-RAS. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air, 4(1), 1016–1029. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.086.

Wicaksono, M. H., Hariati, F. H., Wardana, A. R., & Taqwa, F. M. L. (2025). Analisis stabilitas bendungan limbah tambang PT. Aneka Tambang UBPE Pongkor. Konferensi Nasional Teknik Sipil, 3(2), 312-321. https://doi.org/10.62603/konteks.v3i2.128

Wicaksono, M. H., & Muktadir, R. (2024). Stabilitas Protection Lereng Spillway Bendungan Jlantah. Tapak (Teknologi Aplikasi Konstruksi): Jurnal Program Studi Teknik Sipil, 13(2), 67-71. http://dx.doi.org/10.24127/tp.v13i2.3394

Yulindra, D., Respati, R., & Saputra, N. A. (2025). Evaluasi Aliran Air Menggunakan Aplikasi HEC-RAS pada Saluran Primer di Kelurahan Kameloh Kota Palangka Raya. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 9(1), 233–238. https://doi.org/10.32832/komposit.v9i1.9164

Yunik'ati, Y. A., Noerhayati, E., & Rachmawati, A. (2022). Analisis Keruntuhan Bendungan Bendo Ponorogo dengan Aplikasi Hec-Ras. Jurnal Rekayasa Sipil (e-journal), 11(1), 62-79. https://jim.unisma.ac.id/index.php/ft/article/view/14097

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-27

Cara Mengutip

Fahrezi, M. A., Wicaksono, M. H., & Hariati, F. (2026). Analisis Potensi Keruntuhan Bendungan Bringe Akibat Overtopping dan Pemetaan Area Terdampak dengan Menggunakan HEC-RAS 6.6.0. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 10(1), 221–226. https://doi.org/10.32832/komposit.v10i1.22015

Terbitan

Bagian

Articles