Analisa Perbandingan Biaya dan Waktu pada Bekisting Alumunium dan Bekisting Konvensional Proyek Hotel Morrissey Extension Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.32832/komposit.v10i2.22882Kata Kunci:
Proyek Morrissey Extension, biaya, waktu, bekisting konvensional, bekisting alumuniumAbstrak
Dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi, semakin besar proyek yang dikerjakan maka semakin besar pula masalah yang akan dihadapi oleh perusahaan jasa konstruksi. Oleh karena itu perusahaan jasa konstruksi harus memiliki pertimbangan yang matang dalam perencanaan maupun dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi. Para pengusaha jasa konstruksi selalu berusaha merealisasikan proyeknya sehingga tercapai efisiensi biaya dan waktu namun tetap memenuhi mutu. Inovasi jenis dan metode pelaksanaan pekerjaan bekisting terus berkembang yang mempengaruhi biaya, mutu dan waktu pekerjaannya. Salah satu metode bekisting yang sedang berkembang dan sudah mulai banyak digunakan di Indonesia adalah bekisting aluminium (aluminum formwork). Bekisting aluminium yang berbahan dasar meterial aluminium dengan beberapa tahapan dalam proses fabrikasi memiliki keunggulan dibandingkan dengan bekisting konvensional dan semi sistem yaitu tidak menghasilkan waste material karena dapat digunakan berulang, tidak membutuhkan banyak tenaga kerja dalam pengerjaan dan membutuhkan waktu yang sedikit dalam pengerjaan dikarenakan pemasangan bekisting yang mudah. Dari perhitungan biaya yang dilakukan pada pengerjaan Kolom,Balok dan Plat lantai Proyek Hotel Morrissey Jakarta bekisting alumunium lebih mahal dibandingakan dengan bekisting konvensional, bekisting konvensional sebesar Rp. 10,430,676,691.29 dan bekisting alumunium sebesar Rp. 11,532,891,670.00 dengan selisih biaya sebesar Rp. 1,102,214,978.7 dengan bekisting konvensional lebih murah dibandingkan bekisting aluminium. dapat disimpulkan bahwa penggunaan material bekisting konvensional lebih murah dibandingkan bekisting aluminium, Sedangkan untuk waktu pekerjaan bekisting konvensional diperoleh 129 hari dan untuk waktu pekerjaan bekisting aluminium diperoleh 68 hari. Dari hasil perhitungan durasi pekerjaan bekisting konvensional dan bekisting aluminium terdapat selisih sebesar 61 hari dengan bekisting aluminium memiliki waktu pekerjaan lebih cepat.
Kata Kunci: Proyek Morrissey Extension, Biaya Waktu Pelaksanaan, Bekisting Konvensional,Bekisting Alumunium.
Referensi
Arisyi, L., Dewita, H., & Sembiring, K. (2024). Analisis Struktur Beton Pelat Lantai dan Balok dengan Metode Bekisting Sistem Fix Shoring. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil,, 8(2), 399-410. doi: https://doi.org/10.32832/komposit.v8i2.15598
Azmarningrum , E. C., Azhar, M., & Bangun, S. (2024). Analisis Struktur Perbandingan Penggunaan Bekisting Konvensional dengan Bekisting Pelat Baja pada Kolom Kotak dan Kolom Bulat (Studi Kasus Pembangunan Cibinong City Mall 2). Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 8(1), 105-110. doi: https://doi.org/10.32832/komposit.v8i1.14890
Bahri, M., & Sembiring, K. (2023). Analisis Kinerja Waktu Menggunakan Metode Earned Value Pada Proyek Pembangunan Gedung Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Jurnal Teknika, 107-116. doi: https://doi.org/10.30736/jt.v15i2.1086
Firdausiah, N., Lestari, A. D., & Riskijah, S. S. (2025). Analisis Aluminium Formwork pada Proyek Apartemen X Surabaya. Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK), 6(1), 330-336. doi: https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v6i1.6067
Ilham, M., & Herzanita, A. (2021). Analisis Perbandingan Bekisting Konvensional dengan Bekisting Aluminium Ditinjau dari Aspek Biaya dan Waktu Pelaksanaan. Jurnal Artesis, 1(1), 23-30. doi: https://doi.org/10.35814/artesis.v1i1.2704
Lubis, A. P., Alvindra, A., & Sihombing, L. B. (2023). Metode Pelaksanaan dan Analisa Efisiensi Pekerjaan Aluminium Formwork System pada Proyek Apartemen Sudimara Forestwalk Tower Albizia. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 7(1), 71-75. doi: https://doi.org/10.32832/komposit.v7i1.9402
Mafriyal, M., Natalia, M., Alexander, H., Febriansyah, & Putra, A. A. (2022). Analisa Biaya dan Waktu Penggunaan Aluma System dan Scaffolding Proyek Arandra Residence Jakarta. Siklus: Jurnal Teknik Sipil, 8(1), 86-99. doi: https://doi.org/10.31849/siklus.v8i1.9560
Maulana, B. F., Abadiyah, S., & Safitri, R. A. (2024). Analisa Perbandingan Bekisting Semi Sistem (Knockdown) dengan Bekisting Konvensional Berdasarkan RAB. Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan, 147-156. doi: https://doi.org/10.17509/jptb.v4i2.80552
Ningrum, M. S., & Dani, H. (2024). Perbandingan Biaya Bekisting Konvensional dan Bekisting Aluminium (Studi Kasus: Gedung Rusunawa Pakal, Surabaya). Jurnal Vokasi Teknik Sipil, 2(3), 7-11. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/viteks/article/view/64227
PT. Nusa Raya Cipta, tbk. (2024). Dokumen Proyek. Jakarta: PT Nusa Raya Cipta.
Putra, M. R., Safitri, F. A., & Rifqi, M. G. (2024). Perbandingan Waktu Pekerjaan Bekisting Konvensional dengan Bekisting SIstem pada Pekerjaan Kolom Proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit Gresik Sehati. Jurnal Riset Teknik Sipil dan Sains, 3(1), 29-35. doi: https://doi.org/10.57203/j-riteks.v3i1.2024.29-35
Rahadianto, D., Perwitasari, D., & Mashur, A. R. (2022). Analisa Perbandingan Penggunaan Bekisting Aluminium, Bekisting Konvensional, Semi Konvensional dan Sistem (Peri). Journal of Civil Engineering and Vocational Education, 9(2), 109-114. doi: https://doi.org/10.24036/cived.v9i2.113909
Rosatti, R., Safitri, R. A., & Nabilah, S. A. (2022). Analisis Perbandingan Penggunaan Bekisting Konvensional dan Bekisting Alumunium terhadap Biaya dan Waktu (Studi Kasus: Proyek Akasa Apartment Tower Kamaya, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan). Structure, 4(2), 43-53. doi: http://dx.doi.org/10.31000/civil.v4i2.8062
Samiono, R., & Salsabilla, Z. (2023). Analisis Perbandingan Bekisting Konvensional dan Bekisting Aluminium terhadap Biaya dan Waktu pada Proyek Anwa Residence Apartment. C-Line: Jurnal Teknik Sipil, 13(1), 57-67. Retrieved from https://journal.istn.ac.id/index.php/cline/article/view/2091
Saptatiansah, D. (2021). Analisis Perbandingan antara Pekerjaan Pemasangan Bekisting Konvensional Dengan Bekisting Aluminium Ditinjau dari Segi Biaya dan Waktu pada Kolom. Retrieved from Dspace UII: https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/36816
Sirait, G. E., Welan, P. C., & Tanee, Y. A. (2023). Perbandingan Penggunaan Sistem Bekisting Konvensional dan Alumunium pada Proyek Pembangunan Mall X. Crane: Civil Engineering Research Journal, 4(1), 49-57. doi: https://doi.org/10.34010/crane.v4i1.9894
Wijaya, M. M., Zhafira, E., Prayogi, G. R., Dwiyana, P. A., Ribowo, A. B., Khanza, A. K., . . . Gunawan, R. (2024). Analisis Perbandingan Biaya dan Waktu Penggunaan Bekisting Konvensional dan Bekisting Aluminium Formwork. Statika: Jurnal Teknik Sipil, 10(2), 1-9. doi: https://doi.org/10.53494/jts.v10i2.706
Zakariyyah, M. M., & Prafitasiwi, A. G. (2024). Analisa Perbandingan Pemasangan Bekisting Konvensional dengan Bekisting Alumunium pada Pekerjaan Struktur Gedung Sekolah. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 1(1), 9-20. doi: https://doi.org/10.30587/jtsl.v1i1.7407
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms (Penulis yang mengajukan publikasi artikel telah menyetujui hal berikut):
- Through this publication, the author agree to submit the copyright of article writing to Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil. This copyright submission takes the form of, but is not limited to: reproduction of the article and parts therein, including photographic reproductions; distribution of articles through printed and electronic documents; and translation of articles(Bahwa melalui publikasi ini, hak cipta penulisan artikel diserahkan kepada Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil. Penyerahan hak cipta ini berupa, namun tidak terbatas pada: perbanyakan artikel dan bagian di dalamnya, termasuk reproduksi fotografi; penyebarluasan artikel melalui dokumen cetak dan elektronik; serta penterjemahan artikel).
- The authors agree to the terms of the Copyright Notice, according to Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License., which will apply to this article if and when it is published by Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil. (Para penulis setuju dengan ketentuan Pemberitahuan Hak Cipta, sesuai dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0., yang akan berlaku untuk artikel ini jika dan ketika diterbitkan oleh Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

.png)











