Hambatan dalam Penerapan Konstruksi Berkelanjutan pada Penyelenggaraan Infrastruktur

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.32832/komposit.v10i1.22894

Kata Kunci:

Konstruksi Berkelanjutan, Hambatan, Infrastruktur, siklus hidup proyek

Abstrak

Industri konstruksi memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi, namun kegiatan konstruksi memberi dampak signifikan terhadap lingkungan, sehingga penerapan konstruksi berkelanjutan menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sejauh mana penerapan prinsip berkelanjutan dalam penyelenggaraan infrastruktur di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan mengidentifikasi hambatan utamanya. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara terhadap 33 Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik mean dan standar deviasi serta analisis isi untuk mendapatkan kendalanya. Hasil analisis menunjukkan persentase penerapan konstruksi berkelanjutan di NTT adalah sebesar 77,32%, yang termasuk dalam predikat "Madya" menurut Peraturan Menteri PUPR No. 9 Tahun 2021. Tahapan perencanaan umum mencatatkan persentase tertinggi (83,12%), sementara tahapan pembongkaran mencatatkan persentase paling rendah (60,61%). Hambatan utama yang ditemukan meliputi kurangnya data kelompok marjinal, keterbatasan anggaran di berbagai tahapan, serta rendahnya pemahaman pelaksana mengenai konsep konstruksi berkelanjutan. Diperlukan peningkatan koordinasi antarpihak dan alokasi sumber daya yang lebih baik untuk mengoptimalkan praktik keberlanjutan pada seluruh siklus hidup proyek infrastruktur di NTT.

Referensi

Aghimien, D.O., Aigbavboa, C.O., & Thwala, W.D. (2019). Microscoping the challenges of sustainable construction in developing countries. Journal of Engineering, Design and Technology, 17(6), 1110-1128. https://doi.org/10.1108/JEDT-01-2019-0002

Aigbavboa, C., Ohiomah, I., & Zwane, T. (2017). Sustainable construction practices: ‘A lazy view’ of construction professionals in the South Africa construction industry. Energy Procedia, 105, 3003-3010. https://doi.org/10.1016/j.egypro.2017.03.743.

Alsanad, S. (2015). Awareness, drivers, actions, and barriers of sustainable construction in Kuwait. Procedia engineering, 118, 969-983.https://doi.org/10.1016/j.proeng.2015.08.538

Athapaththu, K.I., & Karunasena, G. (2018). Framework for sustainable construction practices in Sri Lanka. Built Environment Project and Asset Management, 8(1), 51-63. https://doi.org/10.1108/BEPAM-11-2016-0060

Balasubramanian, S., & Shukla, V. (2017). Green supply chain management: An empirical investigation on the construction sector. Supply Chain Management: An International Journal, 22(1), 58-81. https://doi.org/10.1108/SCM-07-2016-0227

Du Plessis, C. (2007). A strategic framework for sustainable construction in developing countries. Construction management and economics, 25(1), 67-76. https://doi.org/10.1080/01446190600601313

Djokoto, S.D., Dadzie, J., & Ohemeng, E.A. (2014). Barriers to sustainable construction in the Ghanaian construction industry: Consultants perspectives. Journal of Sustainable Development, 7(1), 134-143. https://doi.org/10.5539/jsd.v7n1p134

Ervianto, W.I. (2015). Implementasi Green Construction sebagai Upaya Mencapai Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Makalah dipresentasikan pada Konferensi Nasional Forum Wahana Teknik ke-2, Forum Wahana Teknik, 10 Agustus 2015, Yogyakarta.

Goel, A. (2019). Sustainability in construction and built environment: A ‘wicked problem’?. Smart and Sustainable Built Environment, 8(1), 2-15. https://doi.org/10.1108/SASBE-06-2018-0030

Hamid, Z., & Kamar, K.A.M. (2012). Aspects of off-site manufacturing application towards sustainable construction in Malaysia. Construction Innovation, 12(1), 4-10. https://doi.org/10.1108/14714171211204185

Higham, A., Fortune, Ch., & James, H. (2015). Life cycle costing: Evaluating its use in UK practice. Structural Survey, 33(1), 73-87. https://doi.org/10.1108/SS-06-2014-0026

Hwang, Bon-Gang & J, Tan. (2012). Sustainable Project Management for Green Construction: Challenges, Impact, and Solutions. World Construction Conference 2012 – Global Challenges in Construction Industry (Colombo, Sri Lanka). pp. 171 – 179. https://www.researchgate.net/publication/262804796_Sustainable_Project_Management_for_Green_Construction_Challenges_Impact_and_Solutions

Jamil, A.H., & Fathi, M.S. (2016). The integration of lean construction and sustainable construction: A stakeholder perspective in analysing sustainable lean construction strategies in Malaysia. Procedia Computer Science, 100, 634-643.https://doi.org/10.1016/j.procs.2016.09.205

Kibert, C. J. (2008). Konstruksi Berkelanjutan: Desain dan Pengiriman Bangunan Ramah Lingkungan. London: John Wiley & Sons. https://www.researchgate.net/publication/236144082_Sustainable_Construction_Green_Building_Design_and_Delivery

Messah, Y. A. (2021), Pengembangan Kerangka Kerja Pengadaan Berkelanjutan Pekerjaan Konstruksi. Disertasi. Institut Teknologi Bandung. https://digilib.itb.ac.id/assets/files/2025

Ndlangamandla, M. G., & Combrinck, C. (2019). Environmental sustainability of construction practices in informal settlements. Smart and Sustainable Built Environment, 9(4), 523-538. https://doi.org/10.1108/SASBE-09-2018-0043

Nurcahyo, C. B., Adi , T. J. W., Utomo, C., Wiguna, A. I., Rohman, M. A., Rachmawati, F., Waliulu, Y. E. (2025). Pelatihan Pengembangan Infrastruktur Berkelanjutan Melalui Penerapan Konstruksi Ramping Skala UMKM. Sewagati, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), Institut Teknologi Surabaya.https://doi.org/10.12962/j26139960.v9i2.238

Oke, A., Aghimien, D., Aigbavboa, C., & Musenga, Ch. (2019). Drivers of sustainable construction practices in the Zambian Construction Industry. Energy Procedia, 158, 3246-3252. https://doi.org/10.1016/j.egypro.2019.01.995.

Opoku, A., & Ahmed, V. (2014). Embracing sustainability practices in UK construction organisations: challenges facing intraorganizational leadership. Built Environment Project and Asset Management, 4(1), 90-107. https://doi.org/10.1108/BEPAM-02-2013-0001

Pulselli, R., et al., (2007). Energy analysis of building manufacturing, maintenance and use: Em-building indices to evaluate housing sustainability. Energy and Buildings, 39(5): p. 620-628. https://doi.org/10.1016/j.enbuild.2006.10.004

Suhendar, T., Mardiaman, M., Azhar, M., & Taqwa, F. M. L. (2025). Studi Perbandingan Biaya pada Pekerjaan Pembongkaran Balok Girder di Proyek Penggantian Jembatan Cinagara. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 9(1), 151–159. https://doi.org/10.32832/komposit.v9i1.17332

Sugiyono, (2016). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Vandierendonck, A., Liefooghe, B., & Verbruggen, F. (2010). Task switching: interplay of reconfiguration and interference control. Psychological bulletin, 136(4), 601. https://doi.org/10.1037/a0019791

Willar, D., Wane, E. V. Y., Pangemanan, D. D. G., Mait, R. E. G. (2019) Penerapan Konstruksi Berkelanjutan pada Pembangunan Infrastruktur. Manado, Polimdo Press.

Willar, D. & Trigunarsyah B (2021). Hambatan Penerapan Konstruksi Berkelanjutan: Perspektif Pemerintah. Media Komunikasi Teknik Sipil 27(1), 18-28. https://doi.org/10.14710/mkts.v27i1.33764

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-27

Cara Mengutip

Adu, M. R. N., Messah, Y. A., Hangge, E. E., & Bolla, M. E. (2026). Hambatan dalam Penerapan Konstruksi Berkelanjutan pada Penyelenggaraan Infrastruktur. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 10(1), 227–238. https://doi.org/10.32832/komposit.v10i1.22894

Terbitan

Bagian

Articles