Pemanfaatan Hasil Peleburan Sampah Kantong Plastik sebagai Substitusi Parsial Agregat Halus pada Beton Mutu Sedang
DOI:
https://doi.org/10.32832/komposit.v10i2.23101Kata Kunci:
agregat plastik, beton ramah lingkungan, kuat tarik belah, kuat lentur, limbah plastik, substitusi agregatAbstrak
Pemanfaatan hasil peleburan sampah kantong plastik sebagai substitusi parsial agregat halus pada beton mutu sedang merupakan solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan lingkungan akibat limbah plastik yang sulit terurai dan volumenya terus meningkat. Limbah kantong plastik yang biasanya menjadi pencemar lingkungan dapat dimanfaatkan sebagai bahan substitusi agregat halus dalam campuran beton, sehingga mendukung pembangunan berkelanjutan dan pengurangan dampak negatif eksploitasi pasir alam.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi parsial agregat halus menggunakan hasil peleburan limbah kantong plastik terhadap performa beton mutu sedang, khususnya dalam kuat tarik belah, dan kuat lentur beton. Pengujian dilakukan di laboratorium dengan pembuatan beton substitusi agregat halus menggunakan limbah plastik yang diolah melalui proses peleburan hingga menjadi butiran seperti agregat halus. Variasi substitusi yang diuji adalah LDPE 0%, 5%, 10%, dan 15%. Pengujian dilakukan sesuai standar SNI, pada umur beton 28 hari untuk pengujian tarik belah dan pengujian lentur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan agregat LDPE secara signifikan mempengaruhi karakteristik mekanik beton. Terjadi penurunan kuat tarik belah beton seiring dengan peningkatan persentase LDPE, dari 1.6 N/mm² pada beton normal (BN%) menjadi 0.9 N/mm² pada penambahan LDPE 15%. Serupa, kuat lentur beton juga mengalami penurunan pada persentase LDPE yang lebih tinggi. Meskipun pada penambahan LDPE 5% kuat lentur masih setara dengan beton normal (2.933 N/mm²), nilai tersebut menurun menjadi 1.732 N/mm² pada penambahan LDPE 15%. Penurunan ini diindikasikan karena ikatan yang kurang optimal antara agregat plastik dan pasta semen atau perbedaan sifat mekanis material.
Referensi
Damayanti, R. A., Sudirman, S., & Amin, M. (2024). Kuat tekan beton menggunakan sampah plastik sebagai pengganti agregat kasar. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 24(1), 140–148. https://doi.org/10.35965/eco.v24i1.4193
DepoBeta. (2022). Material beton untuk konstruksi bangunan. https://depobeta.com/magazine/artikel/magazinedb-article-material-beton-untuk-konstruksi-bangunan/
Fahima, S., Tanjung, J. C., Sinatrya, A., Wulan, I. R., Ngadisih, N., & Lestari, P. (2024). Kajian dampak penambangan pasir terhadap kualitas air sungai untuk irigasi di Indonesia. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 12(1), 284–293. https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i1.74095
Hartono, J., Masrianto, M., Widuri, I. L., Dhanardono, B., & Santoso, H. T. (2022). Alternatif perencanaan komposisi campuran beton dengan gabungan bahan tambah kimia tipe F dan D agar waktu buka acuan dipercepat. Jurnal Jalan-Jembatan, 39(1), 1–13. https://binamarga.pu.go.id/jurnal/index.php/jurnaljalanjembatan/article/view/998
Honta, Z. L., Padang, I., Palembangan, M. T., Panggalo, P., & Suleman, H. (2025). Pengolahan limbah kantong plastik menjadi agregat halus untuk produksi batako ramah lingkungan. SCEJ (Shell Civil Engineering Journal), 10(1), 20–27. https://doi.org/10.35326/scej.v10i1.7296
Kusuma, S. S., Indriani, A. M., & Utomo, G. (2024). Pengaruh Penggunaan Polyethylene Terephthalate sebagai Agregat Halus terhadap Kuat Lentur Beton. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 8(2), 249–254. https://doi.org/10.32832/komposit.v8i2.15097
Malak, M., Kadarningsih, R., & Utama, K. A. (2025). Karakteristik beton yang menggunakan limbah plastik PVC sebagai pengganti sebagian agregat halus. Composite Journal, 5(1), 30–36. https://doi.org/10.37905/cj.v5i1.142
Matana, H., Bua, R. T., Pasorong, I., & Saputra, W. (2025). Pengembangan genteng inovatif berbasis limbah plastik dengan admixture untuk pengurangan sampah dan peningkatan kualitas. SCEJ (Shell Civil Engineering Journal), 10(1), 43–51. https://doi.org/10.35326/scej.v10i1.7306
Padang, I., Matana, H., Pongbura, S. B., & Marthen, A. (2024). Pemanfaatan Limbah Plastik HDPE Sebagai Substitusi Parsial Agregat Halus Terhadap Sifat Mekanis Campuran Batako. Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (Online), 3(3), 1720–1726. Retrieved from https://ojs.cahayamandalika.com/index.php/jcm/article/view/2941
Padmalal, D., & Maya, K. (2014). Sand mining: Environmental impacts and selected case studies. Springer. https://doi.org/10.1007/978-94-017-9144-1
Prasetyo, E. P., Al Fathoni, M. A. S., & Afriandini, B. (2024). Pengaruh penambahan limbah plastik jenis HDPE (high density polyethylene) terhadap kuat tekan paving block. CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 5(1), 9–14. https://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/CIVENG/article/view/14647
Puspitasari, I., & Firstiana, A. (2025). Kajian eksperimental pemanfaatan sampah plastik HDPE terhadap berat isi beton ringan. RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil, 11(1), 43–52. https://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/rekaracana/article/view/13594
SNI 1974:2011 Cara uji kuat tekan beton dengan benda uji silinder. Standar Nasional Indonesia, 2011.
SNI 2491: 2014 Metode Uji Kekuatan Tarik Belah Spesimen Beton Silinder. Standar Nasional Indonesia, 2014.
SNI 4431-2011 Cara Uji Kuat Lentur Beton Normal dengan Dua Titik Pembebanan. Standar Nasional Indonesia, 2011.
SNI 7656 : 2012 Tata Cara Pemilihan Campuran Untuk Beton Normal, Beton Berat Dan Beton Massa. Standar Nasional Indonesia 2012.
Sultan, M. A., Hi Bayan, I. N. A., Gaus, A., Saputra, M. T. Y., & Irnawaty, I. (2025). Efek Penambahan Serat Polypropylene terhadap Kuat Tarik Belah Beton Ringan. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 9(1), 79–86. https://doi.org/10.32832/komposit.v9i1.17098
United Nations Environment Programme. (2022). Sand and sustainability: 10 strategic recommendations to avert a crisis. UNEP GRID-Geneva. https://www.unep.org/resources/report/sand-and-sustainability-10-strategic-recommendations-avert-crisis
Wibowo, A., & Nugroho, A. (2023). Analisis kerusakan lingkungan fisik pada penambangan pasir sungai di wilayah Kalurahan Sendangsari Kapanewon Pajangan Kabupaten Bantul. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 23(1), 17–26. https://doi.org/10.37412/jrl.v23i1.174
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms (Penulis yang mengajukan publikasi artikel telah menyetujui hal berikut):
- Through this publication, the author agree to submit the copyright of article writing to Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil. This copyright submission takes the form of, but is not limited to: reproduction of the article and parts therein, including photographic reproductions; distribution of articles through printed and electronic documents; and translation of articles(Bahwa melalui publikasi ini, hak cipta penulisan artikel diserahkan kepada Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil. Penyerahan hak cipta ini berupa, namun tidak terbatas pada: perbanyakan artikel dan bagian di dalamnya, termasuk reproduksi fotografi; penyebarluasan artikel melalui dokumen cetak dan elektronik; serta penterjemahan artikel).
- The authors agree to the terms of the Copyright Notice, according to Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License., which will apply to this article if and when it is published by Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil. (Para penulis setuju dengan ketentuan Pemberitahuan Hak Cipta, sesuai dengan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0., yang akan berlaku untuk artikel ini jika dan ketika diterbitkan oleh Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

.png)











