Analisis Risiko K3 Menggunakan Metode IBPRP dan JSA pada Proyek Pembangunan Pengendalian Banjir Air Bengkulu

Penulis

  • Mei Linda Ayu Veronika Universitas Bengkulu
  • Fepy Supriani Universitas Bengkulu
  • Aidil Fitriansyah Universitas Bengkulu https://orcid.org/0000-0003-3513-1273
  • Khairul Amri Universitas Bengkulu
  • Hardiansyah Hardiansyah Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.32832/komposit.v10i2.23470

Kata Kunci:

Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Analisis Risiko, Keselamatan Konstruksi, Job Safety Analysis, IBPRP

Abstrak

Proyek konstruksi Pembangunan Pengendalian Banjir Air Bengkulu termasuk kegiatan yang memiliki risiko tinggi terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), terutama karena kompleksitas pada tahapan pekerjaan serta karakteristik lingkungan kerja yang terus berubah. Berbagai tahapan pekerjaan seperti pekerjaan galian tanah, pekerjaan pada area basah, penggunaan alat berat, pemasangan struktur baja, serta pekerjaan pada ketinggian di atas 6 meter, khususnya pada pembangunan rumah pompa, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap meningkatnya potensi risiko di lapangan. Apabila tidak dikelola secara sistematis, kondisi tersebut dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian berfokus pada prosedur identifikasi potensi risiko, evaluasi tingkat risiko, serta penyusunan strategi pengendalian melalui penerapan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) dan Job Safety Analysis (JSA). Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 25 responden dari manajemen proyek dan tenaga kerja lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 49 variabel risiko pada tujuh jenis pekerjaan utama, dengan tingkat risiko yang bervariasi dari rendah hingga ekstrem. Risiko tertinggi ditemukan pada pekerjaan dinding dan atap, terutama terkait potensi jatuh dari ketinggian, tertimpa material, kegagalan alat angkat, serta sengatan listrik. Langkah-langkah pengendalian risiko mengacu pada hierarki pengendalian risiko yang mencakup eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, serta penggunaan alat pelindung diri (APD), dan diperkuat melalui komunikasi keselamatan seperti safety briefing dan toolbox meeting untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pekerja. Penerapan metode HIRADC dan JSA memberikan kontribusi yang signifikan dalam proses identifikasi dan pengendalian risiko, sehingga mampu mendukung terwujudnya kondisi lingkungan kerja yang aman serta mengoptimalkan kinerja pelaksanaan proyek konstruksi.

Referensi

Aldianto, I. A. (2025). Analisis Risiko K3 Menggunakan Pendekatan HIRADC dan JSA (Studi Kasus PMJ Tower Pulogadung) [Universitas Mercu Buana Jakarta]. https://repository.mercubuana.ac.id/95022/

Aulia, S. N., & Rahayu, S. (2025). Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Melalui Metode HIRADC dan Metode JSA pada Proyek Pembangunan Mall 23 Paskal Extension). Menara: Jurnal Teknik Sipil, 20(2), 1–10. https://doi.org/10.21009/jmenara.v20i2.53130

BPJS Ketenagakerjaan. (2025). Laporan Data Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja di Indonesia.

Harahap, I. M., Firdasasi, & Purwandito, M. (2022). Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Melalui Metode HIRADC dan Metode JSA pada Proyek Lanjutan Pembangunan Rumah Sakit Regional Langsa. Menara: Jurnal Teknik Sipil, 17(2), 43–50. https://doi.org/10.21009/jmenara.v17i2.26853

Jannah, M. R., Unas, S. El, & Hasyim, M. H. (2017). Analisis risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Melalui Pendekatan HIRADC dan Metode Job Safety Analysis pada Studi Kasus Proyek Pembangunan Menara X di Jakarta. Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, 1(2), 1–8. https://sipil.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jmts/article/view/565

Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2024). Data Kecelakaan Kerja di Indonesia.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2018). Permen PUPR Nomor 02/PRT/M/2018 tentang Pedoman SMK3 Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2021). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (pp. 95–140).

Khaidir, I., Arima, R., & Nasution, A. P. (2025). Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Konstruksi Basko City Mall Padang Berbasis HIRADC dan JSA. Ranah Arsitektur, 2(02), 1–16. https://jurnalranah.bunghatta.ac.id/index.php/jrn/article/view/55

Kurniawan, R. R., & Bhaskara, A. (2021). Identifikasi Risiko Menggunakan IBPRP dan JSA Berdasarkan Permen PUPR No. 21 Tahun 2019 (Studi Kasus: Pekerjaan Struktur Fondasi Pada Proyek Pembangunan Gedung Layanan Pembelajaran Fakultas ISIP Universitas Jendral Soedirman Purwokerto). Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil, 18(1), 64–75. https://doi.org/10.30630/jirs.v18i1.485

Mauliana, Y., & Kusuma, A. P. (2025). Manajemen Pengendalian Risiko pada Proyek Pembangunan Gedung Perpustakaan Bandar Lampung dengan Metode IBPRP. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 9(2), 381–392. https://doi.org/10.32832/komposit.v9i2.19067

Mushofa, M., Hermina, D., & Huda, N. (2024). Memahami Populasi dan Sampel: Pilar Utama dalam Penelitian Kuantitatif. Jurnal Syntax Admiration, 5(12), 5937–5948. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i12.1992

Nugraha, G. A., & Ditasari, W. A. (2025). Analisis Risiko pada Pemasangan Plafon Menggunakan Body Harness dengan Metode JSA. STRING (Satuan Tulisan Riset Dan Inovasi Teknologi), 10(2). https://doi.org/10.30998/cpvdpd79

Pajri, S., Widyatami, F. S., & Mentari, S. (2023). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Konstruksi Pembangunan Gedung Resto Apung Muara Angke. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 7(2), 275–282. https://doi.org/10.32832/komposit.v7i2.14392

Pambudi, M. D., Suseno, A., & Maharani, S. (2026). Analisis risiko pekerjaan pemasangan bata ringan menggunakan scaffolding dengan metode Job Safety Analysis (JSA). Jenius: Jurnal Terapan Teknik Industri, 7(1), 167–175. https://doi.org/10.37373/jenius.v7i1.2177

Pawennari, A., & Alisyahbana, T. (2025). Analisis Potensi Bahaya dan Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja pada Proyek Konstruksi Cold Storage dengan Metode HIRADC Di PT. BPT. JAPSI: Jurnal Aplikasi Dan Pengembangan Sistem Industri, 3(3), 147–158. https://doi.org/10.33096/9cetxn35

Putra, D. S., Sunarko, S., & Prasetyo, Y. P. W. (2025). Analisis Risiko K3 dengan HIRADC pada Proyek Flat Type 60 TNI AL Banyuwangi. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5, 3490–3501. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20528

Sakinah, P. (2022). Analisis Potensi Bahaya dengan Menggunakan Metode Job Safety Analysis (JSA) pada Bagian Load & Haul PT. Wira Penta Kencana Karimun, Kepulauan Riau [Universitas Islam Negeri Sultan Syaruf Kasim Riau]. https://repository.uin-suska.ac.id/60164/

Taqwa, F. M. L., Priyambodo, B., Subkhan, S., & Naibaho, P. R. T. (2025). Analysis of the Effect of Evaluation and Innovation in the Development of Construction Safety Culture on the Safety Leadership Model using SEM Approach. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 9(2), 311–326. https://doi.org/10.32832/komposit.V9I2.20134

Zulfa, I. M., Hasyim, M. H., & El Unas, S. (2017). Analisis risiko K3 menggunakan pendekatan HIRADC dan JSA (Studi kasus: proyek pembangunan menara BNI di Jakarta). Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya. https://sipil.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jmts/article/view/566

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-04

Cara Mengutip

Veronika, M. L. A., Supriani, F., Fitriansyah, A., Amri, K., & Hardiansyah, H. (2026). Analisis Risiko K3 Menggunakan Metode IBPRP dan JSA pada Proyek Pembangunan Pengendalian Banjir Air Bengkulu. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 10(2), 349–360. https://doi.org/10.32832/komposit.v10i2.23470

Terbitan

Bagian

Articles