Estimasi Emisi Gas Buang Kendaraan pada Simpang Koordinasi Menggunakan Microsimulasi PTV VISSIM

Penulis

  • Dwi Mahardika Darari Yushila Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan https://orcid.org/0009-0002-5154-6743
  • Frans Tohom Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
  • Ainun Rahmawati Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan

DOI:

https://doi.org/10.32832/komposit.v10i2.23637

Kata Kunci:

Vehicle Exhaust Emissions, Coordinated Intersection, PTV VISSIM, Intersection Performance, Traffic Engineering

Abstrak

Peningkatan volume kendaraan bermotor di kawasan perkotaan berdampak langsung pada kinerja simpang bersinyal dan besaran emisi gas buang kendaraan yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja lalu lintas eksisting, mengestimasi emisi karbon monoksida (CO) dan nitrogen oksida (NOx), serta mengkaji perubahan emisi berdasarkan tiga skenario rekayasa lalu lintas di Simpang SMA 2 Lumajang dan Simpang Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kedua simpang bersinyal empat fase ini berjarak 700 meter dan terdampak pengalihan kendaraan berat akibat penyempitan Jalur Lingkar Timur (JLT). Metode yang digunakan adalah pemodelan mikrosimulasi menggunakan PTV VISSIM 2025 yang dilengkapi modul Emissions untuk estimasi emisi CO dan NOx secara terintegrasi. Model divalidasi melalui lima iterasi kalibrasi dengan uji GEH dan MAPE, dan dinyatakan valid dengan nilai GEH < 5,0 serta MAPE < 10%. Hasil analisis eksisting menunjukkan Simpang SMA 2 Lumajang memiliki tingkat pelayanan F (tundaan rata-rata 77,98 detik), sementara Simpang Sukodono berkategori D (tundaan 32,06 detik). Emisi CO eksisting mencapai 1.944,31 g/jam dan NOx sebesar 378,30 g/jam pada Simpang SMA 2 Lumajang. Dari tiga skenario yang diuji, Skenario 2 (waktu siklus 130 detik sesuai PKJI 2023 dengan optimasi Fixed Time Signal Controller) terbukti paling efektif menurunkan emisi CO rata-rata menjadi 1.337,04 g/jam dan NOx menjadi 260,14 g/jam pada Simpang SMA 2 Lumajang, serta CO sebesar 720,03 g/jam dan NOx 140,10 g/jam pada Simpang Sukodono.

Referensi

Adeapryanis. (2025). Update lalu lintas Lumajang: Alasan simpang 3 Tukum dipersempit. Radar Jember. Diakses dari https://radarjember.jawapos.com/lumajang/795483302

Andika, A. (2025). Jaga langit tetap biru, Bupati Lumajang wajibkan uji emisi kendaraan dinas. Portal Berita Lumajang. Diakses dari https://portalberita.lumajangkab.go.id

Anggayeni, N. P. R. (2024). Optimalisasi kinerja simpang bersinyal dengan koordinasi simpang: Studi kasus Simpang Gunung Latimojong dan Simpang Veteran Utara, Makassar. Thesis (Diploma). Politeknik Transportasi Darat Bali. https://digilib.poltradabali.ac.id/id/eprint/101/

Anggoro, D., & Kusuma, A. (2019). Aplikasi Mean Absolute Percentage Error (MAPE) dalam evaluasi model simulasi lalu lintas. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 21(1), 15–23.

Aritenang, G. N., & Wicaksono, W. (2024). Peta jalan Indonesia menuju emisi nol bersih: Menghitung emisi transportasi darat sebagai fondasi kebijakan transportasi berkelanjutan. World Resources Institute (WRI) Indonesia.

Batterman, S., & Zhang, K. (2013). Air pollution and health risks due to vehicle traffic. Science of the Total Environment, 450–451, 307–316. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2013.01.074

Boriboonsomsin, K., & Barth, M. (2010). Explaining fuel consumption and CO2 emission variation on urban freeways. Transportation Research Record, 2175(1), 99–108. https://doi.org/10.3141/2175-12

Dirjen Bina Marga. (2023). Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Flamarz Al-Arkawazi, S. A. (2018). Measuring the influences and impacts of signalized intersection delay reduction on fuel consumption, operation cost and exhaust emissions. Civil Engineering Journal, 4(3), 552–571. https://doi.org/10.28991/cej-0309115

Halim, A., Mustari, N., Renta, A., & Sari, D. (2019). Kajian validasi model mikrosimulasi lalu lintas menggunakan uji GEH. Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil, 1(1), 45–52.

Ismiyati, I., Marlita, D., & Saidah, D. (2014). Pencemaran udara akibat emisi gas buang kendaraan bermotor. Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik, 1(3), 241–248. https://doi.org/10.54324/j.mtl.v1i3.23

Kirono, C. J., Puspasari, N., & Handayani, N. (2018). Koordinasi sinyal lalu lintas antar simpang untuk optimasi kinerja jaringan jalan. Media Ilmiah Teknik Sipil, 6(1), 109–123.

Kumara, R. A., & Widodo, W. (2019). Analisis kinerja simpang tak bersinyal dan dampak emisi gas buang kendaraan di Jalan Selokan Mataram, Depok, Sleman. Jurnal Transportasi, 19(2), 115–124. https://etd.umy.ac.id/id/eprint/64883/

Kutlimuratov, K., Khakimov, S., Mukhitdinov, A., & Samatov, R. (2021). Modelling traffic flow emissions at signalized intersection with PTV VISSIM. E3S Web of Conferences, 264, 02051. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202126402051

Kvašňovská, E., Striegler, R., Pelikan, L., & Havlickova, E. (2023). Capacity and emission evaluation of new interchange designs using microsimulation. Transportation Research Procedia, 69, 61–68. https://doi.org/10.1016/j.trpro.2023.02.145

Machmud, S. (2021). Analisis pengaruh tahun perakitan terhadap emisi gas buang kendaraan bermotor. Jurnal Mesin Nusantara, 4(1), 21–29. https://doi.org/10.29407/jmn.v4i1.16038

Marzoug, R., Lakouari, N., Pérez Cruz, J. R., & Vega Gómez, C. J. (2022). Cellular automata model for analysis and optimization of traffic emission at signalized intersection. Sustainability, 14(21), 14048. https://doi.org/10.3390/su142114048

Miles, J. (2021). WHO global air quality guidelines: Particulate matter (PM2.5 and PM10), ozone, nitrogen dioxide, sulfur dioxide and carbon monoxide. World Health Organization.

Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia. (2015). PM No. 96 Tahun 2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas. Jakarta.

Primasari, Y. H., Azhar, D. A., & Sasmito, A. (2021). Optimalisasi waktu hijau untuk mengurangi kadar polusi udara pada simpang bersinyal Pasifik di Kota Tegal. Jurnal Transportasi, 21(1), 19–26. https://doi.org/10.26593/jtrans.v21i1.4825

PTV Group. (2020). PTV VISSIM 2025 user manual. PTV Planung Transport Verkehr AG.

Purnomoasri, R. D., Yuono, T., Sumina, S., & Utama, F. D. L. (2023). Analisis emisi CO dan CO2 pada simpang bersinyal Bejen Kabupaten Karanganyar. ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research, 25(1), 24-33. https://doi.org/10.20961/enviro.v25i1.78524

Qadri, S. S. S. M., Albdairi, M., & Almusawi, A. (2024). Evaluating the environmental benefits of autonomous vehicles in urban intersections: A microscopic simulation approach. Discover Civil Engineering, 1(1). https://doi.org/10.1007/s44290-024-00112-9

Raditya, K., Rudissalam, M., Ismiyati, I., & Basuki, K. H. (2014). Analisis Dampak Optimasi Simpang Bersinyal Terhadap Emisi Gas Buang. Jurnal Karya Teknik Sipil, 3(1), 66-78. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkts/article/view/4543

Rakha, H., Ahn, K., & Trani, A. (2004). Development of VT-Micro model for estimating hot stabilized light duty vehicle and truck emissions. Transportation Research Part D: Transport and Environment, 9(1), 49–74. https://doi.org/10.1016/S1361-9209(03)00054-3

Roess, R. P., Prassas, E. S., & McShane, W. R. (2011). Traffic engineering (4th ed.). Prentice Hall.

Romadhona, P. J., & Daulay, M. R. H. (2018). Estimasi Kinerja Ruas Jalan Dengan Pengaturan Lalu Lintas Satu Arah Pada Kawasan Jetis, Yogyakarta. Jurnal Teknisia, 23(1). https://journal.uii.ac.id/teknisia/article/view/8396

Salman, N., Taqwa, F. M. L., Alimuddin, A., & Arthono, A. (2023). Air Quality Monitoring and Analysis in Tasikmalaya City. Journal of Community Based Environmental Engineering and Management, 7(1), 25–32. https://doi.org/10.23969/jcbeem.v7i1.7187

Shidiiqi, Y. (2023). Daerah penghasil pasir terbaik di Jawa Timur. Diakses dari https://www.jatimnetwork.com/jatim/4311090358

Sudarti, S., Yushardi, Y., & Kasanah, N. (2022). Analisis potensi emisi CO2 oleh berbagai jenis kendaraan bermotor di Jalan Raya Kemantren Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 9(2), 70–75. https://doi.org/10.21776/ub.jsal.2022.009.02.4

Transportation Research Board. (2010). Highway Capacity Manual (HCM) 2010. National Academies Press.

Verawanti, V., & Romadhona, P. J. (2019). Dampak Petugas Pengatur Lalu Lintas terhadap Kinerja Simpang 4 Tak Bersinyal Lembah UGM, Yogyakarta. Teknisia, 34(1), 46-54. https://journal.uii.ac.id/teknisia/article/view/12544

Wahyu, D., Suartawan, P. E., & Atmajaya, A. B. (2024). Pengaruh perubahan inventaris jalan terhadap kualitas udara di Jalan Imam Bonjol Denpasar dengan pendekatan mikrosimulasi. Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan, 11(1). https://doi.org/10.46447/ktj.v11i1.590

Wulandari, A., Anggada, S., & Wijianto. (2023). Peningkatan kinerja simpang di Kota Banjarbaru: Studi kasus Simpang Trikora Barat dan Simpang APILL 33. Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD. http://digilib.ptdisttd.ac.id/id/eprint/4205

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-04

Cara Mengutip

Yushila, D. M. D., Tohom, F., & Rahmawati, A. (2026). Estimasi Emisi Gas Buang Kendaraan pada Simpang Koordinasi Menggunakan Microsimulasi PTV VISSIM. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 10(2), 381–390. https://doi.org/10.32832/komposit.v10i2.23637

Terbitan

Bagian

Articles