Pemanfaatan Limbah Cair Terolah untuk Penyiraman dan Flushing Toilet (Studi Kasus: Rumah Sakit X, Kota Batu, Jawa Timur)

Penulis

  • Asmawati Asmawati Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Restu Hikmah Ayu Murti Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Elanda Rienalda Purnama PT Mitra Hijau Indonesia
  • A'qotrunnada Khalisah Isnaini PT Mitra Hijau Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32832/komposit.v7i2.8842

Kata Kunci:

Limbah Cair Terolah, Ruang Terbuka Hijau, Flushing Toilet, Rumah Sakit

Abstrak

Rumah sakit menghasilkan limbah cair yang berpotensi dapat mencemari lingkungan. Rumah sakit perlu memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk mengolah air limbah agar effluent yang dihasilkan memenuhi baku mutu sehingga aman dibuang ke badan air. Rumah Sakit X Kota Batu merupakan salah satu kegiatan pelayanan kesehatan dimana selama kegiatan beroperasi akan berpotensi menghasilkan limbah berupa air limbah medis dan non medis atau limbah domestik. Rumah Sakit X telah memiliki 2 (dua) IPAL. IPAL Gedung Timur difungsikan untuk mengolah air limbah dari kegiatan yang berada di Gedung Timur dengan kapasitas sebesar 50 m3/hari, sedangkan IPAL Gedung Barat difungsikan untuk mengolah air limbah dari kegiatan di Gedung Barat dengan kapasitas sebesar 150 m3/hari. Effluent air limbah Rumah Sakit X Kota Batu telah memenuhi baku mutu, sehingga tidak mencemari lingkungan disekitar lokasi kegiatan. Air limbah terolah Rumah Sakit X Kota Batu dimanfaatkan untuk penyiraman dan flushing toilet. Penyiraman pada ruang terbuka hijau (RTH) di area Rumah Sakit X Kota Batu pada Gedung Timur seluas 9.246 m2 dan 11.051,5 m2 di Gedung Barat. Sedangkan Pemanfaatan untuk flushing toilet akan disalurkan dalam wc/toilet masing-masing di Gedung Timur dan Gedung Barat.

Referensi

Adisasmito, W. (2009). Sistem Kesehatan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Arthono, A., & Hartanto, E. (2021). Perencanaan Bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 5(2), 55-63.

Budi, S. S. (2006). Tesis: Penurunan fosfat dengan penambahan kapur (lime), tawas dan filtrasi zeolit pada limbah cair (studi kasus RS. Bethesda Yogyakarta). In Magister, Program Lingkungan, Ilmu Pascasarjana, Universitas Dipenogoro.

Djaja, I. M., & Maniksulistya, D. (2006). Gambaran Pengelolaan Limbah Cair di Rumah Sakit X Jakarta Februari 2006. Jurnal Makara-Kesehatan, 10(2).

Eddy, M. A. (2003). Wastewater Enginering: Treatment, Disposal, and Reuse. Newyork: Mc Graw Hill Inc.

Fuadi, N. (2020). Analisis Kandungan Silika (SiO2) Pada Butuan Green Tuff dengan Metode Gravimetrik. Jambura Physics Journal, 2(2), 54–64.

Goni, P., Mangangka, I. R., & Sompie, O. B. A. (2021). Evaluasi Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou Manado. Tekno, 19(77).

Hanuranti, A. G., Nengse, S., Pribadi, A., Nurmaningsih, D. R., & Utama, T. T. (2020). Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Domestik Central Processing Plant (CPP) Gundih PT. Pertamina EP Asset 4 Cepu Field. Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan, 6(1), 10–19. https://doi.org/10.29080/alard.v6i1.983

Harbowo, D. G. (2011). Pengaruh Limbah Cair Perawatan Candi Borobudur terhadap Fisiologis Ikan Mas (Cyprinus caprio). Jurnal Konservasi Cagar Budaya, 5(1), 13–20. https://doi.org/10.33374/jurnalkonservasicagarbudaya.v5i1.83

Kusumastuti, S. (2010). Efektivitas Zeolit Alam yang Diaktivasi dengan Amonium Nitrat (NH4NO3) untuk Menurunkan COD dan BOD Air Limbah Produksi Kertas. Skripsi, Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang, Semarang

Mellyanawaty, M., Alfiata Chusna, F. M., & Nofiyanti, E. (2019). Proses Peruraian Anaerobik Palm Oil Mill Effluent dengan Media Zeolit Termodifikasi. Jurnal Rekayasa Proses, 13(1), 16. https://doi.org/10.22146/jrekpros.39206

Ningrum, P. T., & Khalista, N. N. (2017). Gambaran Pengelolaan Limbah Cair Di Rumah Sakit X Kabupaten Jember. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(2).

Pamungkas, L. A. S., Murti, R. H. A., Purnama, E. R., & Utami, A. K. (2023). Pengolahan Air Limbah untuk Pemanfaatan Penyiraman Tanaman di Rumah Sakit Y Kabupaten Tuban. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 7(1), 25-33. http://dx.doi.org/10.32832/komposit.v7i1.8844

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik

Permadi, P. (2011). Utilitas Pengolahan Limbah Cair Rumah Sakit. NALARs, 10(2).

Qasim, S. R. (1985). Wastewater Treatment Plants, Planning, Design, and Operation. Routledge.

Rahimah, Z., & Heldawati, H., & Syauqiah, I. (2016). Pengolahan Limbah Deterjen dengan Metode Koagulasi flokulasi Menggunakan Koagulan Kapur dan PAC. Konversi, 5(2), 13–19.

Reuter, S., Gutterer, B., Sasse, L., & Panzerbieter, T. (2009). Decentralised Wastewater Treatment Systems (DEWATS) and Sanitation in Developing Countries - Practical Guide (Vol. 49, Issue 0). Water, Engineering and Development Centre.

Rito, B. A. B. R. (2017). Pemanfaatan Constructed Wetland sebagai Bagian dari Rancangan Lansekap Ruang Publik yang Berwawasan Ekologis Studi Kasus Houtan Park China. Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan, 9(1), 46–59. https://doi.org/10.20885/jstl.vol9.iss1.art5

Said, N. I. (2005). Tinjauan Aspek Teknis Pemilihan Media Biofilter untuk Pengolahan Air Limbah. Teknik Lingkungan, BPPT. JAI Vol. 1, No. 3.

Salman, N., Aryanti, D., & Taqwa, F. M. L. (2021). Evaluasi Pengelolaan Limbah Rumah Sakit (Studi Kasus: Rumah Sakit X di Kab. Tasikmalaya). Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 5(1), 7–16.

https://doi.org/http://dx.doi.org/10.32832/komposit.v5i1.4262

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

Unduhan

Diterbitkan

2023-08-01

Cara Mengutip

Asmawati, A., Murti, R. H. A., Purnama, E. R., & Isnaini, A. K. (2023). Pemanfaatan Limbah Cair Terolah untuk Penyiraman dan Flushing Toilet (Studi Kasus: Rumah Sakit X, Kota Batu, Jawa Timur). Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 7(2), 119–128. https://doi.org/10.32832/komposit.v7i2.8842