Model pengajaran adab untuk generasi Z dan alpha

Authors

  • Lidia Trisna Sari Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
  • Irma Aryesi Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
  • Elvi Eli Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
  • Yosep Dajascan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
  • Fitra Leni Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i1.22666

Keywords:

etika digital, generasi Z dan Alpha, model pembelajaran, pendidikan adab, pendidikan Islam

Abstract

Generation Z and Generation Alpha are cohorts that grow and develop in a digital environment, characterized by intensive use of technology, rapid access to information, and interaction patterns that largely take place in online spaces. These characteristics present particular challenges for the teaching of adab (moral conduct) in Islamic educational institutions, as normative values of adab have not been fully internalized into students’ daily behavior, especially in digital contexts. This study aims to formulate and analyze a model of adab teaching that is relevant to the characteristics of Generation Z and Generation Alpha within the framework of Islamic education. The research employs a qualitative approach with a descriptive-analytical design through library research on scholarly literature and educational policy documents, complemented by limited observation of adab teaching practices in several Islamic educational institutions. Data were analyzed using content analysis and critical synthesis techniques. The findings indicate that the main problem in adab education lies in the weak process of internalization and habituation of values due to the dominance of cognitive-oriented approaches and the lack of integration of adab into digital spaces. Based on these findings, the study proposes the A.D.A.B. Teaching Model (Adaptive, Digital, Activative, and Habit-Based) as a contextual and sustainable pedagogical approach that responds to the challenges of the digital generation.

Abstrak

Generasi Z dan Generasi Alpha merupakan kelompok generasi yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan digital, ditandai dengan intensitas tinggi penggunaan teknologi, akses informasi yang cepat, serta pola interaksi yang banyak berlangsung di ruang daring. Karakteristik tersebut menghadirkan tantangan tersendiri dalam pengajaran adab di lembaga pendidikan Islam, karena nilai adab yang diajarkan secara normatif belum sepenuhnya terinternalisasi dalam perilaku keseharian peserta didik, khususnya dalam konteks digital. Penelitian ini bertujuan merumuskan dan menganalisis model pengajaran adab yang relevan dengan karakter Generasi Z dan Generasi Alpha dalam konteks pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap literatur ilmiah dan dokumen kebijakan pendidikan, yang dipadukan dengan observasi terbatas pada praktik pembelajaran adab di beberapa satuan pendidikan Islam. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi dan sintesis kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama pendidikan adab terletak pada lemahnya proses internalisasi dan pembiasaan nilai akibat dominasi pendekatan kognitif serta belum terintegrasinya adab dalam ruang digital. Berdasarkan temuan tersebut, dirumuskan Model Pengajaran Adab A.D.A.B. (Adaptif, Digital, Aktivatif, dan Berbasis Kebiasaan) sebagai pendekatan pedagogis yang kontekstual, berkelanjutan, dan relevan dengan tantangan generasi digital.

References

Al-Attas, S. M. N. (2018). The concept of education in Islam: A framework for an Islamic philosophy of education. Kuala Lumpur, Malaysia: ISTAC.

Arifin, Z. (2021). Pendidikan karakter di era digital: Tantangan dan strategi pembelajaran nilai. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 145–160. https://doi.org/10.14421/jpi.2021.102.145-160

Hasanah, U. (2022). Etika bermedia digital dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 19(1), 101–118. https://doi.org/10.14421/jpai.2022.191.101-118

Hidayat, N., & Suyadi. (2020). Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam di era revolusi industri 4.0. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 1–15. https://doi.org/10.31603/tarbiyatuna.v11i1.3452

Komala, R. (2023). Model pembelajaran adab berbasis refleksi moral dalam pendidikan Islam. Edukasia Islamika, 8(1), 33–48. https://doi.org/10.28918/jei.v8i1.5678

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Kurikulum Merdeka: Panduan pembelajaran dan asesmen. Jakarta: Kemdikbudristek.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kemdikbudristek.

Lickona, T. (2020). Character matters: How to help our children develop good judgment, integrity, and other essential virtues. New York, NY: Touchstone.

Ma’arif, S. (2023). Pendidikan Islam dan tantangan generasi Alpha di era digital. Al-Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 77–94. https://doi.org/10.22515/attarbawi.v9i1.6123

Nasr, S. H. (2019). Islam and the modern world: Tradition, change, and challenges. Chicago, IL: Kazi Publications.

Prensky, M. (2020). Digital natives revisited: From digital wisdom to digital citizenship. Educational Technology, 60(3), 15–22.

Rahman, F. (2021). Moral education and Islamic pedagogy: Contemporary perspectives. Journal of Islamic Studies, 12(1), 55–70. https://doi.org/10.1093/jis/etab004

Suyadi, & Widodo, H. (2019). Pendidikan Islam dan krisis moral generasi digital. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam, 24(2), 141–156. https://doi.org/10.19109/tjie.v24i2.3245

Yusuf, M. (2024). Pembelajaran adab berbasis teknologi digital di madrasah. Jurnal Pendidikan Madrasah, 3(1), 1–16. https://doi.org/10.14421/jpm.2024.31.1-16

Zubaedi. (2021). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Jakarta, Indonesia: Kencana.

Downloads

Published

2026-01-28

How to Cite

Sari, L. T., Aryesi, I., Eli, E., Dajascan, Y., & Leni, F. (2026). Model pengajaran adab untuk generasi Z dan alpha. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(1), 33–43. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i1.22666

Issue

Section

Articles