Manajemen program kokurikuler "Jarik Wiru" dalam mengembangkan 8 dimensi profil lulusan

Authors

  • Muhammad Afrianto Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ Pacitan
  • Duwi Habsari Mutamimah Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ Pacitan
  • Asis Sustiawan Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ Pacitan

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i3.23328

Keywords:

Dimensi Profil Lulusan, Jarik Wiru, Manajemen Kokurikuler

Abstract

This study addresses the challenges of 21st-century education in producing graduates who are not only academically competent but also creative, communicative, well-characterized, and entrepreneurial. The implementation of the Merdeka Curriculum requires learning processes that integrate knowledge, skills, and attitudes through authentic experiences. This research aims to analyze the management of the “Jarik Wiru” co-curricular program (Learning Communication and Entrepreneurship) in developing the eight dimensions of the graduate profile at SMP Negeri 2 Arjosari. The study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through participatory observation, interviews with the principal, curriculum and student affairs coordinators, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the program is systematically and collaboratively managed through planning, organizing, implementation, and continuous evaluation. The implementation of the co-curricular program Jarik Wiru through ecoprint projects and effective digital marketing has proven successful in developing students’ independence, creativity, mutual cooperation, communication, digital literacy, and entrepreneurial spirit. It can be concluded that a co-curricular model based on local potential and entrepreneurship is able to serve as a reference for transformative learning strategies in strengthening students’ character and competencies that are relevant for other educational institutions.

Abstrak

Penelitian ini menjawab tantangan pendidikan di abad ke-21 dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, komunikatif, berkarakter, dan berjiwa wirausaha. Implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran dengan mampu mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap melalui pengalaman nyata. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen program kokurikuler "Jarik Wiru" (Belajar Ilmu Komunikasi dan Wirausaha) dalam mengembangkan delapan dimensi profil lulusan di SMP Negeri 2 Arjosari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara dengan kepala sekolah, guru bidang kurikulum, kesiswaan, dokumentasi, kemudian analisis Melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan program kokurikuler ini dikelola secara terencana kolaboratif melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi berkelanjutan. Pengimplementasian Program kegiatan kokurikuler Jarik Wiru Melalui proyek ecoprint dan pemasaran digital efektif dalam mengembangkan kemandirian, kreativitas, gotong royong, komunikasi, literasi digital serta jiwa kewirausahaan siswa. Dapat disimpulkan bahwa model kokurikuler berbasis potensi lokal dan kewirausahaan mampu menjadi rujukan strategi pembelajaran transformatif dalam memperkuat karakter serta kompetensi peserta didik yang relevan untuk satuan pendidikan lain.

References

Annasthasya, D., dkk. (2025). Metodologi penelitian kualitatif: Tinjauan literatur dalam konteks pendidikan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin.

Herlambang. (2021). Manajemen pendidikan sekolah. Bandung, Indonesia: Alfabeta.

Hidayat, A., & Aziz, M. A. (2022). Strategi manajemen kurikulum berbasis kemitraan industri untuk meningkatkan relevansi lulusan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10 (2), 145–158.

Hosnan. (2020). Pendekatan saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran abad 21. Bogor, Indonesia: Ghalia Indonesia.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan penguatan profil pelajar Pancasila. Jakarta, Indonesia: Kemendikbudristek.

Mulyani, S. (2020). Pendidikan kewirausahaan di sekolah menengah: Tantangan dan peluang digital. Bandung, Indonesia: Alfabeta.

Mulyasa, E. (2021). Menjadi guru penggerak merdeka belajar. Jakarta, Indonesia: Bumi Aksara.

Nurhayati, S., dkk. (2021). Eksplorasi bahan alam dalam pembelajaran seni sebagai upaya meningkatkan kreativitas dan kepekaan lingkungan siswa. Jurnal Edukasi Seni, 9 (3), 210–225.

Pratama, A. R., dkk. (2023). Integrasi media sosial dalam proyek kewirausahaan sekolah untuk meningkatkan literasi digital dan motivasi siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan, 14 (2), 88–102.

Pratiwi, S. I. (2025). Transformasi pembelajaran IPS berbasis digital dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan sosial siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10 (1), 45–58.

Ramadhanti, N., Rahayu, S., & Putra, A. (2024). Manajemen program intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Dasar, 9 (2), 112–125.

Rizki, S., Handayani, T., & Prakoso, D. (2024). Pengaruh program kewirausahaan terhadap kreativitas dan kemandirian siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan, 5 (1), 67–75.

Sari, R. P., & Syamsuar. (2022). Analisis kesiapan guru dan fasilitas sekolah dalam menghadapi era pendidikan 4.0. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8 (2), 145–158.

Siregar, & Murhayati. (2024). Metodologi studi kasus dalam penelitian kualitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai.

Sufyadi, dkk. (2021). Panduan pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Jakarta, Indonesia: Pusat Asesmen dan Pembelajaran Kemendikbudristek.

Sulistyowati, E., dkk. (2024). Implementasi pendidikan kewirausahaan dalam menumbuhkan minat berwirausaha. Pekobis.

Suryaman, M. (2020). Orientasi pengembangan kurikulum merdeka belajar. Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra, 1 (1), 13–28.

Suryana. (2020). Kewirausahaan: Kiat dan proses menuju sukses. Jakarta, Indonesia: Salemba Empat.

Susanto, & Akmal. (2022). Peran kegiatan kokurikuler dalam penguatan capaian pembelajaran. Jurnal Pendidikan Nasional, 6 (2).

UNESCO. (2015). Learning: The treasure within. Paris, France: UNESCO Publishing.

Widiansyah, dkk. (2023). Manajemen kokurikuler dan dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11 (1).

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Afrianto , M., Mutamimah, D. H., & Sustiawan, A. (2026). Manajemen program kokurikuler "Jarik Wiru" dalam mengembangkan 8 dimensi profil lulusan. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(3), 896–908. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i3.23328

Issue

Section

Articles