Program Gelar Matras sebagai sarana penguatan nilai-nilai keagamaan

Authors

  • Miftahu Ranum Hasanah Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ Pacitan
  • Muhammad Rohmad Abdan Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ Pacitan
  • Fitri Hidayati Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama’ Pacitan

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i3.23476

Keywords:

Karakter Religius, Literasi Agama, Nilai Keagamaan, Pembiasaan Ibadah, Program Gelar Matras

Abstract

This research is motivated by the importance of strengthening students’ religious character amid the decline in discipline and spiritual awareness following the COVID-19 pandemic. Schools are expected to provide programs that are not merely partial, but integrative and inclusive in shaping students’ character. This study aims to describe the implementation and analyze the contribution of the Matras Program in strengthening the religious values of Grade VIII students at SMP Negeri 1 Pacitan. The research employed a descriptive qualitative approach using a case study, through observation, interviews, and documentation techniques, and was analyzed through data reduction, data presentation, and data verification stages. The results show that the program was implemented in a structured manner through planning, organizing, implementation, and evaluation stages involving various school elements. This program integrates congregational prayer with fingerprint attendance, tausiyah, and religious literacy, especially for non-Muslim students and those with religious exemptions, into one inclusive habituation system. The student participation rate reached 90%, resulting in increased student discipline, responsibility, religiosity, tolerance, communication and critical thinking skills, while also creating a religious and conducive school climate. The conclusion of this study affirms that the Matras Program is an effective, holistic, and sustainable model of religious habituation in shaping students’ religious character through the continuous integration of worship, reflection, and literacy aspects.

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan karakter religius siswa di tengah penurunan kualitas kedisiplinan dan kesadaran spiritual pasca pandemi Covid 19 yang pernah ada. Sekolah diharapkan mampu menghadirkan program yang tidak hanya bersifat parsial, tetapi integratif dan inklusif dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan serta menganalisis kontribusi Program Gelar Matras dalam penguatan nilai keagamaan siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Pacitan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan studi kasus, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dilaksanakan secara terstruktur melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi dengan melibatkan berbagai unsur sekolah. Program ini mengintegrasikan shalat berjamaah dengan presensi fingerprint, tausiah, dan literasi agama terkhusus siswa non muslim maupun yang sedang berhalangan dalam satu sistem pembiasaan yang inklusif. Tingkat partisipasi siswa mencapai 90% dengan menghasilkan bertambahnya kedisiplinan siswa, tanggung jawab, religiusitas, toleransi, serta kemampuan komunikasi dan berpikir kritis serta menciptakan iklim sekolah yang religius dan kondusif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa Program Gelar Matras merupakan model pembiasaan keagamaan yang efektif, holistik, dan berkelanjutan dalam membentuk karakter religius siswa melalui integrasi aspek ibadah, refleksi, dan literasi secara berkelanjutan.

References

Ahmad, A. (2022). Penguatan karakter religius melalui pembiasaan ibadah di sekolah. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 123–135

Ananda, R., dkk., (2026), Pengaruh Literasi Keagamaan terhadap Sikap Toleransi Siswa di Sekolah Menengah. Jurnal Didaktik, 12(1), 45-58,

Anhar, N., & Baisa, H. (2021). Pengaruh Kedisiplinan Shalat Berjamaah Terhadap Peningkatan Karakter Religius Siswa Di Mtsn 1 Kota Bogor. Inspiratif Pendidikan, 10(1), 152-164.

Azmi, A. (2025). Upaya Sekolah Dalam Mengimplementasikan Program Shalat Dzuhur Berjama’ah Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Di Smp Negeri 5 Taman Kabupaten Pemalang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Fitriani, D. (2022). Implementasi program keagamaan dalam membentuk karakter siswa di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 45–58.

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33-54.

Fauziah, R., Santoso, B., & Wardani, D. (2023). Moderasi Beragama dalam Pendidikan Karakter di Sekolah Multikultural: Studi di SMP Negeri Kota Yogyakarta. Harmoni: Multikultural dan Multireligius, 22(1), 78–96.

Hayati, M., (2023) “Implementasi budaya literasi dalam meningkatkan karakter religius siswa”. Al-Miskawaih, 2(2), 9

Hidayati, (2021), Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Agama. Jakarta: Rajawali Pers, 88-95.

Hidayatullah, M., & Mufidah, L. (2021). Implementasi Pembiasaan Salat Berjamaah dalam Membentuk Karakter Religius Siswa di SMP Islam Terpadu Kota Malang. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 112–128.

Hidayat, R., & Anwar, S. (2024). Pendekatan integratif dalam pendidikan agama Islam untuk meningkatkan religiusitas siswa. Jurnal Edukasi Islami, 13(1), 67–80.

Nurlaela, F., & Pratama, H. (2022). Literasi Keagamaan sebagai Strategi Penanaman Nilai Karakter pada Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDM), 7(2), 134–150.

Rahman, F. (2021). Efektivitas kegiatan keagamaan dalam pembentukan karakter siswa. Jurnal Ta’dib, 9(2), 89–102.

Rahmad, T., Alfi L., Dini, N. F. S., & Lutfia W. (2026), “Implementasi Program Keagamaan untuk Penguatan Karakter Religius Siswa di SDN Mrican 2 Kota Kediri”. ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 6(1), 7-8

Rahmawati, S., Aisyah, N., & Kurniawan, A. (2022). Penguatan Nilai-Nilai Keagamaan melalui Kegiatan Kultum di Sekolah Menengah Pertama Negeri Kabupaten Banyumas. At-Tarbiyah: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 14(1), 45–62.

Salma, F. N., & Wati, D. I. V. F., (2025) “Peningkatan literasi keagamaan dan keterampilan ibadah”, Qosim, 3(4), 4-5

Sari, M., & Nadjib, M. (2022). Pendekatan deskriptif kualitatif dalam analisis kebijakan pendidikan agama. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 7(2), 215-230.

Sari, N. (2023). Peran literasi agama dalam membentuk sikap religius siswa. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 11(1), 55–70.

Sari, R., Hasan, M., & Fitriani, A. (2023). Teknik pengumpulan dan analisis data kualitatif dalam studi pendidikan karakter di sekolah. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(12), 410-425.

Satria, T. (2025), Peran Strategis Ibadah dalam Membentuk Karakter Religius Remaja. Al-Ilmiya, 9(1), 10-22,

Yunita, Y., Rahmad, A., & Susilawati, A. (2025). “Pembinaan karakter religius sebagai literasi spiritual bagi siswa”, Adzkiya, 3(2), (2025), 4.

Zulkifli, M., Amalia, R., & Basuki, T. (2024). Penggunaan Teknologi Digital dalam Monitoring Kehadiran Ibadah Siswa di Sekolah: Studi Kasus Penggunaan Fingerprint Absensi Salat Berjamaah. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 12(1), 55–74.

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Hasanah, M. R., Abdan, M. R., & Hidayati, F. (2026). Program Gelar Matras sebagai sarana penguatan nilai-nilai keagamaan. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(3), 882–895. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i3.23476

Issue

Section

Articles