Resiliensi akademik dan school well-being siswa dalam menghadapi beban sekolah ganda
DOI:
https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i6.24014Keywords:
beban sekolah ganda, resiliensi akademik, kesejahteraan sekolah, dukungan sosial, madrasah diniyahAbstract
Religious education at Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah in the afternoon is an important complement for elementary school students, but this dual school routine is prone to trigger fatigue and academic stress. This study aims to: (1) describe the dual school load; (2) identify students' academic resilience in afternoon learning; (3) describe the dynamics of school well-being at the madrasah; and (4) analyze the supporting and inhibiting factors for resilience and well-being of MDTA Sabilul Izza students. A qualitative approach with a case study design was used, involving 3 Awaliyah students (aged 10–12 years), 1 teacher, and 1 parent. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and visual elicitation, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model. The results show: (1) the dual school load is manifested in physical fatigue, loss of playtime, and cognitive task conflict; (2) academic resilience is evident through proactive strategies, communal emotional management, and the interpretation of fatigue as worship; (3) school well-being remains high thanks to positive interactions between friends and child-friendly teacher approaches; (4) The main supporting factors are parental affirmation and peer support, while the inhibiting factors include extreme weather and minimal recovery time. This finding emphasizes the importance of a child-friendly Islamic education ecosystem and makes a practical contribution to madrasah managers, parents, and policy makers in supporting the psychological well-being of students in undergoing dual school routines.
Abstrak
Pendidikan agama di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah sore hari merupakan pelengkap penting bagi siswa sekolah dasar, namun rutinitas sekolah ganda ini rentan memicu kelelahan dan stres akademik. Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan beban sekolah ganda; (2) mengidentifikasi resiliensi akademik siswa dalam pembelajaran sore; (3) mendeskripsikan dinamika school well-being di madrasah; dan (4) menganalisis faktor pendukung dan penghambat resiliensi serta well-being siswa MDTA Sabilul Izza. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan, melibatkan 3 siswa Awaliyah (usia 10–12 tahun), 1 guru, dan 1 orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan elicitasi visual, lalu dianalisis dengan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil menunjukkan: (1) beban sekolah ganda berwujud kelelahan fisik, hilangnya waktu bermain, dan benturan tugas kognitif; (2) resiliensi akademik tampak melalui strategi proaktif, pengelolaan emosi komunal, dan pemaknaan lelah sebagai ibadah; (3) school well-being tetap tinggi berkat interaksi positif antar teman dan pendekatan guru yang ramah anak; (4) faktor pendukung utama adalah afirmasi orang tua dan dukungan sebaya, sedangkan penghambatnya meliputi cuaca ekstrem dan minimnya waktu pemulihan.. Temuan ini menegaskan pentingnya ekosistem pendidikan Islam yang ramah anak dan berkontribusi praktis bagi pengelola madrasah, orang tua, dan pemangku kebijakan dalam mendukung kesejahteraan psikologis siswa dalam menjalani rutinitas sekolah ganda.
References
Abshar, U. (2025). Kesejahteraan psikologis santri dalam perspektif budaya dan indigenous psychology. Al Irfan: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Penelitian, 1(2), 139–144.
Alfikri, M., & Hidayat, B. (2025). School Well-Being pada Mahasiswa dan Perspektif Keislaman. Al-Hikmah: Jurnal Agama Dan Ilmu Pengetahuan, 22(1), 74–89.
Amin, M., Syarifah, L., Ash Shiddiqy, F. H., & Wijaya, R. (2025). Academic resilience: Exploring the role of religiosity and self-efficacy in facing academic challenges. At Turots: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 34–45.
Andi Rahmaeni, & Kasmawati, K. (2024). Dampak Kebijakan Full Day School Pada Tingkat Sekolah Dasar. JURNAL DIKDAS, 12(2), 184–193. https://doi.org/10.22487/jds.v12i2.3914
Anisa Nur Fitriani, Chelsea Diana Ayu, Dinda Shalsa Agistie, Nuuran Raudha Senja, & Enjang Yusup Ali. (2026). Integrasi Media Pembelajaran dalam Modul Ajar pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Studi Kualitatif Deskriptif. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(2), 4085–4093. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i2.14069
AS, R. M., Irmayanti, N., & Zuroida, A. (2020). Hubungan Antara Stress Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa Full Day School Di Sd Al Kautsar Kota Surabaya. Jurnal Psikologi Wijaya Putra (Psikowipa), 1(1), 1–14.
Bransika, D. M. I., Sesmiarni, Z., & Iswantir, I. (2025). Peran Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Tarbiyatul Athfal Desa Pulau Tujuh dalam Pembinaan Generasi Muda. Elementary: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 5(1), 1–14.
Desiningrum, D. R., Hermawati, D., Somantri, M., & Al Karim, C. H. (2025). Parenting stress, resilience, religiosity, and emotional competence in caregivers of children with special needs. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 10(1), 79–100. https://doi.org/10.21580/pjpp.v10i1.23974
Elipiya, Kholidin, F. I., & Prasetia, A. T. (2025). Pengaruh dukungan emosional orang tua dan efikasi diri terhadap resiliensi akademik mahasiswa. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 5(3), 1–10. https://doi.org/10.17977/um065.v5.i3.2025.5
Faizi, N., & Ichsan, I. (2023). Resiliensi akademik dalam perspektif psikologi Islam. Risalah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 9(4), 1510–1527.
Febrianti, N. R., Surur, N., & Kholili, M. I. (2023). Hubungan antara dukungan teman sebaya dengan stres akademik pada siswa. Jurnal Psikoedukasi Dan Konseling, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.20961/jpk.v7i1.66632
Glaw, X., Inder, K., Kable, A., & Hazelton, M. (2017). Visual Methodologies in Qualitative Research: Autophotography and Photo Elicitation Applied to Mental Health Research. International Journal of Qualitative Methods, 16(1), 1–8. https://doi.org/10.1177/1609406917748215
Hajina, H., Mas’ud, B., & Darwis, D. (2024). The effectiveness of blended learning in improving students’ self-regulated learning in Islamic religious education subjects. Edulab: Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan, 9(1), 33–50.
Ikromi, Z. A., Hidayat, N., & Rismawati, R. (2025). The role of optimism in improving subjective well-being in Islamic boarding school students. Priviet Social Sciences Journal, 5(5), 18–24.
Izzah, M., Zuriah, N., & Sukarsono, S. (2018). Implementasi Kebijakan Wajib Belajar Pendidikan Madrasah Diniyah dalam Memperkuat Karakter Siswa SD di Bangil Pasuruan. Jurnal Kebijakan Dan Pengembangan Pendidikan, 6(1), 48–62.
Kaloko, B., Lubis, S. A., & Daulay, N. (2026). Self-efficacy as a dominant predictor of learning motivation: An analysis of the role of assertiveness and social support in Madrasah Aliyah students. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 10(2), 1186–1198.
Lazarus, R. S. (1984). In Stress, appraisal, and coping (Vol. 445). Springer.
Mahmudah, H., & Rusmawati, D. (2018). Hubungan antara kelekatan anak-orang tua dengan stres akademik pada siswa SD N Srondol Wetan 02 Semarang dengan sistem pembelajaran full day school. Jurnal EMPATI, 7(4), 33–42.
Miladiah, F. U. (2021). Kontribusi religiusitas terhadap resiliensi akademik mahasiswa selama pembelajaran daring. Khazanah: Jurnal Mahasiswa, 13(3), 45–54.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Muarif, A. S. (2025). Peran Akhlak, Keseimbangan Jiwa, dan Conditioning Pesantren dalam Pembentukan Resiliensi Santri di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung. MIMBAR: Jurnal Media Intelektual Muslim Dan Bimbingan Rohani, 11(2), 24–35.
Muhlisin, M., Kholis, N., & Rini, J. (2023). Navigating the nexus: Government policies in cultivating religious moderation within State Islamic Higher Education. QIJIS (Qudus International Journal of Islamic Studies), 11(1), 207–246.
Ningrum, W. O. N., Kusumawardhani, A., Yulindrasari, H., Budiman, N., & Sardin, S. (2025). Navigating stress in the school environment: Challenges, coping strategies and students’ well-being. International Journal of Science and Society, 7(1), 215–225.
Nisa, F., & Salamah. (2026). Peran dukungan sosial dalam meningkatkan resiliensi peserta didik: Perspektif psikologi pendidikan Islam. Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 3(1), 35–44.
Pangestu, Y. P. D. A., & Mamahit, H. C. (2024). Stres akademik dan prokrastinasi akademik dengan resiliensi akademik pada siswa kelas X SMA Strada Santo Thomas Aquino. Jurnal Psiko Edukasi, 22(1), 50–70.
Pitriani, P., Nurhayati, T., & Alfiani, D. A. (2023). Pengaruh Program Full Day School Terhadap Tingkat Stres Siswa Kelas 5 MI Al-Washliyah Perbutulan Sumber Kabupaten Cirebon. Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE), 5(2), 1-11. https://doi.org/10.24235/ijee.v5i2.11014
Ratnasari, M. A. A., & Djalal, N. M. (2024). Dukungan sosial dan stres akademik pada santri. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 3(4), 70–77.
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2014). In Health psychology: Biopsychosocial interactions. John Wiley & Sons.
Shaleh, A. R., Bahri, S., Abraar, M. N., Simangunsong, A. A., & Mahalle, S. (2025). Recitation of Seurembek, psychological well-being, and community resilience from the perspective of positive psychology. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2), 277–296.
Sholihah, D. A. (2023). School well-being pada siswa berprestasi tinggi dalam bidang matematika (studi kasus di sekolah dasar). Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 10(1), 75–84.
Sweller, J. (1988). Cognitive Load During Problem Solving: Effects on Learning. Cognitive Science, 12(2), 257–285. https://doi.org/10.1207/s15516709cog1202_4
Syarifah, P., & Darmawanti, I. (2023). Gambaran strategi coping pada santri penghafal Al-Qur’an di pondok pesantren X. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2), 145–157.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes (Vol. 86). Harvard university press.
Wulandari, P., & Metia, C. (2025). The role of social support in academic resilience among students at state and private universities. Sangkep: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 8(2), 360–375.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yazid Saevwa Rabbany, Moh. Sulhan, Nangkula Utaberta, Septi Gumiandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



