IMPLEMENTASI PROGRAM KETERAMPILAN VOKASIONAL PERTANIAN BAGI PENYANDANG DISABILITAS MENTAL STUDI KAJIAN BERBASIS MODEL CIPP DI SENTRA DHARMA GUNA BENGKULU

Authors

  • Hery Agusta Universitas Bengkulu
  • Ari Puta Universitas Bengkulu
  • Sofino Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.32832/oborpenmas.v9i1.23043

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program keterampilan kejuruan pertanian bagi penyandang disabilitas mental di Sentra Dharma Guna Bengkulu menggunakan kerangka evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) . Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas pengelola program, instruktur, dan peserta penyandang disabilitas mental (n=12). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Triangulasi sumber, teknik, dan waktu yang digunakan untuk menjamin keabsahan data. Temuan menunjukkan bahwa: (1) aspek Konteks mencerminkan relevansi yang tinggi antara kebutuhan rehabilitasi sosial dengan program vokasional berbasis pertanian; (2) aspek Input meliputi ketersediaan instruktur parkir, lahan pertanian, dan hasil asesmen awal peserta; (3) aspek Proses menampilkan pelaksanaan bertahap yang adaptif melalui pengarahan, akurasi, praktik langsung, dan pemberian reward; serta (4) aspek Produk menampilkan peningkatan nyata dalam keterampilan kerja, kemandirian, dan fungsi sosial peserta. Penelitian baru ini terletak pada penggunaan kerangka evaluasi CIPP untuk menganalisis program kejuruan pertanian dalam konteks rehabilitasi sosial penyandang disabilitas mental di Indonesia, yang menggabungkan dimensi terapi hortikultura (terapi hortikultura) dengan pendidikan nonformal. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model evaluasi program vokasional inklusif di lembaga rehabilitasi sosial.

Kata kunci: Model CIPP, Keterampilan Vokasional Pertanian, Penyayang Disabilitas Mental, Hortikultura

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program keterampilan vokasi pertanian bagi penyandang disabilitas mental di Sentra Dharma Guna Bengkulu menggunakan kerangka evaluasi CIPP (Konteks, Masukan, Proses, Produk). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari manajer program, instruktur, dan peserta penyandang disabilitas mental (n=12). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Triangulasi sumber, teknik, dan waktu digunakan untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dimensi Konteks mencerminkan tingkat relevansi yang tinggi antara kebutuhan rehabilitasi sosial dan program vokasi berbasis pertanian; (2) dimensi Masukan mencakup ketersediaan instruktur yang berkualitas, lahan pertanian, dan penilaian awal peserta; (3) dimensi Proses menunjukkan implementasi adaptif dan bertahap melalui pengarahan, demonstrasi, praktik langsung, dan pemberian penghargaan; dan (4) dimensi Produk menunjukkan peningkatan yang terukur dalam keterampilan kerja, kemandirian, dan fungsi sosial di antara peserta. Keunikan penelitian ini terletak pada penerapan kerangka evaluasi CIPP untuk menganalisis program vokasi pertanian dalam konteks rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas mental di Indonesia, dengan mengintegrasikan dimensi terapi hortikultura dan pendidikan non-formal. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model evaluasi program vokasi inklusif di lembaga rehabilitasi sosial.

Kata kunci: Model CIPP, Keterampilan Vokasi Pertanian, Penyandang Disabilitas Mental, Hortikultura

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Agusta, H., Ari Puta, & Sofino. (2026). IMPLEMENTASI PROGRAM KETERAMPILAN VOKASIONAL PERTANIAN BAGI PENYANDANG DISABILITAS MENTAL STUDI KAJIAN BERBASIS MODEL CIPP DI SENTRA DHARMA GUNA BENGKULU. Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah, 9(1), 89–105. https://doi.org/10.32832/oborpenmas.v9i1.23043