EVALUASI KINERJA SEISMIK PADA STRUKTUR GEDUNG RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS INDONESIA DENGAN METODE ANALISIS PUSHOVER BERDASARKAN ATC 40

Penulis

  • Abdul Fatah Arjakoni Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Muhamad Lutfi Universitas Ibn Khaldun Bogor

DOI:

https://doi.org/10.32832/komposit.v4i2.3764

Abstrak

Abstrak: Gedung Rumah Sakit Pendidikan Universitas Indonesia direncanakan harus bisa menahan beban gempa, untuk mengkaji ulang dilakukan pengukuran kinerja struktur bangunan menggunakan metode analisis pushover yang sesuai SNI 1726-2002 dan SNI 1726-2012. Penggunaan metode analisis pushover untuk mengetahui tingkatan kinerja gedung berdasarkan performance point yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja seismik struktur gedung sesuai dengan ATC-40 dan berapa batas maksimum rasio drift atap dengan software ETABS V9.07. Parameter untuk analisis pushover zona gempa wilayah 4, tanah keras, diantaranya Tc = 0,5; Ao (Ca) = 0,24; Ar (Cv) = 0,30; dan C (Ar/Tc) = 0,6, massa (m), kekakuan struktur (k), redaman (c), dan waktu getar alami struktur (t). Hasil analisis pushover yang dihasilkan pada permodelan gedung didapat nilai Vt=2932,433 ton > Vy=294,133 ton. Nilai redaman efektif (βeff) yang didapat sebesar 15,6%. Rasio drift dengan software ETABS V9.07 diperoleh maksimum total drift sumbu-x sebesar 0,00399 meter sedangkan maksimum in-elastik drift adalah 0,00327 meter dan sumbu-y sebesar 0,000407 meter serta maksimum in-elastik drift 0,000316 meter. Berdasarkan batasan rasio drift atap menurut ATC-40 hasil perhitungan tersebut menunjukan bahwa gedung yang ditinjau termasuk dalam level kinerja Immediate Occupancy (IO), berarti bila terjadi gempa gedung tidak mengalami kerusakan struktural dan non struktural sehingga bangunan tersebut tetap aman digunakan.

Kata Kunci: kinerja seismic Gedung, analisis pushover, ATC-40, performance point, total drift.

Abstract: Educational Hospital building of Universitas Indonesia Depok city, is planned to be able to withstand earthquake loads, the building structure performance reviewed using the pushover analysis method according to SNI 1726-2002 and SNI 1726-2012. The use of pushover analysis method to determine the level of building performance based on the performance point is used to evaluate the seismic performance of the building structure according to ATC-40 and the maximum limit of the roof drift ratio with ETABS V9.07 software. Parameters for pushover analysis for earthquake zone area 4, hard soil, including Tc = 0.5; Ao (Ca) = 0.24; Ar (Cv) = 0.30; and C (Ar / Tc) = 0.6, mass (m), structural stiffness (k), damping (c), and natural vibration time of the structure (t). The results of the pushover analysis generated in the building modeling obtained Vt = 2932,433 tonnes> Vy = 294,133 tonnes. The effective damping value (βeff) obtained is 15.6%. The drift ratio with ETABS V9.07 software obtained a maximum total x-axis drift of 0.00399 meters, while the maximum in-elastic drift is 0.00327 meters and the y-axis is 0.000407 meters and the maximum in-elastic drift is 0.000316 meters. Based on the limit of the roof drift ratio according to ATC-40, the calculation results show that the building being categorized in the Immediate Occupancy (IO) performance level, meaning that if an earthquake occurs the building does not experience structural and non-structural damage so that the building remains safe to use.

Keywords: building seismic performance, pushover analysis, ATC-40, performance point, total drift.


Biografi Penulis

Muhamad Lutfi, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Program Studi Teknik Sipil

Fakultas Teknik dan Sains

Universitas Ibn Khaldun Bogor

Referensi

Anindityo B.P., (2011). Evaluasi Kinerja Seismik Stuktur Beton Dengan Analisis Pushover Prosedur A Menggunakan Program Etabs V 9.50. Skripsi, Tidak diterbitkan. Surakarta: Universitas Sebelas Maret,

Aribisma, F., Raka, I.G.P., dan Tavio. T. (2015). Evaluasi Gedung MNC Tower Menggunakan SNI 03-1726-2012 dengan Metode Pushover Analysis. Jurnal Teknik ITS. Vol 4 (1).

DOI: 10.12962/j23373539.v4i1.9178

ATC-40, (1996). Seismic Evaluation and Retrofit of Concrete Buildings, Redwood City, California: California Seismic Safety Commission.

AutoCAD computer aided design., 2007.

Badan Standardisasi Nasional (2002), SNI 03-1727-1989. Pedoman Perencanaan Pembebanan Untuk Rumah dan Gedung (PPURG 1989). Bandung.

Badan Standardisasi Nasional (2002), SNI 03-1726-2002. Tata Cara Perencaaan Ketahanan Gempa Untuk Bangunan Gedung. Bandung.

Badan Standardisasi Nasional (2012), SNI 03-1726-2012 Tata Cara Perencaaan Ketahanan Gempa Untuk Bangunan Gedung. Bandung.

Dokumen Konsultan Perencana UNICO Internasional Corporation NIHON SEKKEI, Depok.

ETABS: Extended Three-Dimensional Analysis of Building Systems v.9.0.7., 1984-2006. Integrated Building Design Software.

Juwana, J.S. (2005). Panduan Sistem Bangunan Tinggi untuk Arsitek dan Praktisi Bangunan, Jakarta: Penerbit Erlangga.

Nugroho, F. (2016). Evaluasi Kinerja Bangunan Gedung Berdasarkan SNI 03-1726-2002 Dan FEMA 356 di Daerah Rawan Gempa. Jurnal Momentum, Vol. 18 (1).

PPPURG., 1987. Pedoman Perencanaan Pembebanan Untuk Rumah Dan Gedung, Jakarta.

Pranata, Y.A. (2006). Evaluasi Kinerja Gedung Beton Bertulang Tahan Gempa Dengan Pushover Analysis (Sesuai ATC-40, FEMA 356 Dan FEMA 440), Jurnal Teknik Sipil, Vol. 3, (1). pp. 41 – 52.

Waworuntu, G.F., Sumajouw, M.D.J., Windah, R.S. (2014). Evaluasi Kemampuan Struktur Rumah Tinggal Sederhana Akibat Gempa, Jurnal Sipil Statik, Vol. 2 (4).

Unduhan

Diterbitkan

2022-03-23

Cara Mengutip

Arjakoni, A. F., & Lutfi, M. (2022). EVALUASI KINERJA SEISMIK PADA STRUKTUR GEDUNG RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS INDONESIA DENGAN METODE ANALISIS PUSHOVER BERDASARKAN ATC 40. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil, 4(2), 67–73. https://doi.org/10.32832/komposit.v4i2.3764

Terbitan

Bagian

Articles