IMPLEMENTASI GAYA KEPEMIMPINAN NABI MUSA A.S DALAM PENDIDIKAN KARAKTER

Andi Noor Fitrah

Abstract


Artikel ini bertujuan untuk membahas gaya kepemimpinan salah satu dari lima nabi yang memperoleh predikat Ulul Azmi, yaitu Nabi Musa a.s. dalam Al-Quran dan penerapannya dalam pendidikan karakter. Metode yang digunakan dalam penulisan yaitu studi pustaka (library research) dengan pendekatan tafsir tematik (tafsir maudhui). Dari hasil pembahasan bahwa gaya kepemimpinan Nabi Musa a.s di dalam Al-Quran yaitu bersyukur atas karunia Allah dan mengajak kaumnya untuk bersyukur, selalu bersabar dalam menghadapi cobaan, penuh motivasi, optimis, dan pantang menyerah. Implementasi dalam pendidikan karakter dengan cara: 1. mengajarkan bahwa Allah adalah sumber segala kenikmatan yang diperoleh, dan selalu berbahagia kepada Allah atas nikmat yang diperoleh. Setelah itu mengajarkan kepada anak agar selalu mengucap syukur dengan lisan dan menggunakan nikmat yang digunakan untuk kebaikan dan bukan untuk kemaksiatan. 2. terus meyakinkan bahwa di dalam setiap kesabaran seorang muslim, pertolongan Allah pasti akan datang dan setiap kesabaran akan mendatangkan hasil yang melegakan hati. 3. mengadakan berbagai kegiatan yang memicu motivasi dan rasa pantang menyerah seperti berbagai perlombaan, permainan pertandingan, organisasi sehingga terbiasa untuk saling bersaing secara sehat dan penuh motivasi untuk maju. Anak-anak didik pun akan terbiasa untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada dan tidak akan mudah menyerah dalam menghadapinya.


Keywords


gaya kepemimpinan; nabi musa; pendidikan karakter

Full Text:

PDF

References


Al-Ghazali, S. M. (2004). Akhlak Seorang Muslim. Jakarta: Mustaqim.

Ali, M. & A. M. (2017). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.

Ar-rifai, M. N. (1999). Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir jilid 3. Riyadh: Maktabah Maarif.

Halim, A. (2011). Musa Versus Firaun, disadur dari Rusydi al-Badrawi, Musa Wa Harun Qishas al-Anbiya wa at-tarikh dan Muhammad Mutawalli asy-syarawi , Qishash al-anbiya. Tangerang: Lentera Hati.

Hamka. (2003). 2003 Tafsir Al-Azhar Jilid 4. Singapura: Pustaka Nasional PTE LTD.

Hawwa, S. bin M. D. (2006). Mensucikan Jiwa: Konsep Tazkiyatun Nafs Terpadu Intisari Ihya Ulumuddin. Jakarta: Robbani Press.

Husni, R., & Norman, E. (2018). DELIBERALISASI PENDIDIKAN KARAKTER RESPECT AND RESPONSIBILITY THOMAS LICKONA. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 257-274.

Kartono, K. (2010). Pemimpin dan Kepemimpinan, Apakah Kepemimpinan Abnormal Itu. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Kilmah, T. B. (2013). Ensiklopedia Pengetahuan Al-Quran dan Hadits jilid 7. Jakarta: Kamil Pustaka.

Meyer, P. J. (2008). 5 Pilar Kepemimpinan Bagaimana Menjembatani Kesenjangan Kepemimpinan, diterjemahkan oleh Hadi Kristiadi. Jakarta: Raja Grafindo Perkasa.

Nata, A. (2002). Tafsir Ayat-ayat Pendidikan (Tafsir Al-Ayat Al-Tarbawy). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Quthb, S. (2008). Tafsir Fi Zhilalil Quran di bawah naungan Quran (jilid 7).

Rosyadi, H. A. R. (2013). Pendidikan Islam Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini (Konsep dan Praktik PAUD Islami). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Syafri, U. A. (2014). Pendidikan Karakter Berbasis Al-Quran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Wahyudin, U., Bahrudin, E., & Diyah, M. S. A. (2018). Pola Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Membangun Akhlak Peserta Didik. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 5273.

Yusanto, M. I. (2011). Menggagas Pendidikan Islami. Bogor: Al-Azhar Press.

Zuhaili, W. (2003). Tafsir Al-Munir jilid 5. Damaskus: Darul Fikri.




DOI: http://dx.doi.org/10.32832/tawazun.v11i2.1671

Article Metrics

Abstract view : 493 times
PDF - 309 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Andi Noor Fitrah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lantai 1 Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Jl. K.H. Sholeh Iskandar km 2 Bogor 16162 Jawa Barat, Indonesia Telp/Fax: 0251-8335335