Strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa SMP
DOI:
https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i2.23000Keywords:
Membaca Al-Qur'an, Pembelajaran Berdiferensiasi, Strategi Guru, Tutor SebayaAbstract
This study examines Islamic Education teachers' strategies in overcoming difficulties in reading the Qur'an at SMP Negeri 1 Babat Toman, Musi Banyuasin Regency a school located in a disadvantaged, frontier, and outermost (3T) region with limited resources. Employing a qualitative case study approach, data were collected through participatory observation (10 sessions), in-depth interviews with the principal, Islamic Education teacher, and three students, as well as documentation. The findings reveal three main themes. First, students' difficulties are multidimensional: technical (makharijul huruf, basic tajwid, reading fluency) and psychological (shyness, fear of mistakes, academic anxiety), exacerbated by minimal prior Qur'anic education experience (>60% of students never attended TPQ) and lack of family support. Second, the teacher developed adaptive-differentiated strategies: grouping students based on initial ability levels, talaqqi method for personalized correction, peer tutoring, audio murottal media and interactive letter cards, as well as joyful learning approaches. Third, strategy effectiveness was supported by teacher commitment, creativity, and school support; yet hindered by time constraints, an unfavorable teacher-student ratio (1:546), lack of specific qira'ah training, and low parental involvement. Contextual and collaborative strategies proved effective in improving students' reading ability and self-confidence despite limitations. This study recommends strengthening teacher capacity, developing contextual learning media, and multi-stakeholder synergy for program sustainability.
Abstrak
Penelitian ini mengkaji strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kesulitan membaca Al-Qur'an di SMP Negeri 1 Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin sekolah di wilayah 3T dengan keterbatasan sumber daya. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif (10 pertemuan), wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru PAI, dan tiga siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, kesulitan siswa bersifat multidimensi: teknis (makharijul huruf, tajwid dasar, kelancaran tartil) dan psikologis (rasa malu, takut salah, kecemasan akademik), diperparah oleh minimnya pengalaman belajar TPQ (>60% siswa) dan dukungan keluarga. Kedua, guru mengembangkan strategi adaptif-berdiferensiasi: pengelompokan berdasarkan kemampuan awal, metode talaqqi untuk koreksi personal, tutor sebaya, media audio murottal dan kartu huruf interaktif, serta pendekatan pembelajaran menyenangkan. Ketiga, efektivitas strategi didukung komitmen guru, kreativitas, dan dukungan sekolah; namun terhambat oleh keterbatasan waktu, rasio guru-siswa tidak ideal (1:546), minimnya pelatihan qira'ah, dan rendahnya keterlibatan orang tua. Strategi kontekstual dan kolaboratif terbukti efektif meningkatkan kemampuan membaca dan kepercayaan diri siswa meski dalam keterbatasan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas guru, pengembangan media kontekstual, dan sinergi multi pihak untuk keberlanjutan program.
References
Bahtiar, M. A. (2020). Penanaman Nilai-nilai Multikulturalisme melalui Lembaga Pendidikan Madrasah Diniyyah. Jurnal Kependidikan, 8(1).
Bandura, A. (2020). Self-efficacy: The exercise of control. Freeman.
Bargh, John A.; Schul, Y. (1980). On the cognitive benefits of teaching. Journal of Educational Psychology, 72(5), 593–604. https://doi.org/10.1037/0022-0663.72.5.593
Batsal, Holid; Hadi, M. Y. (2025). Curriculum reform in Islamic education: A critical analysis of integrating critical thinking skills to combat extremism and promote moderate Islam. International Journal of Humanities Technology and Civilization, 10(2). https://doi.org/10.15282/ijhtc.v10i2.13146
Creswell, John W.; Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage.
Deci, Edward L.; Ryan, R. M. (2018). Intrinsic motivation and self-determination in human behavior. Springer.
Epstein, J. L. (2018). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools (2nd ed.). Westview Press.
Fardhan, Muhammad Mumtaz; Widayanti, Anita; Merina, M. (2024). Analisis Strategi dan Penanganan Guru PAI dalam Menangani Kesulitan Baca Tulis Al-Qur’an di Sekolah Satu Atap Pulau Seribu Jakarta Melalui Metode Tutor Sebaya Iqra dan Qira’ati. AbdimasMu, 1(1), 7–16. https://doi.org/10.22236/adm.v1i1.15537
Fitriyah, Ima; Gozali, Imelda; Widiati, Utami; El Khoiri, Niamika; Singh, A. K. J. (2023). EFL writing teachers’ practices and values of assessment for and as learning in a constrained context. Computer-Assisted Language Learning Electronic Journal, 24(2), 1–24.
Fu’adah, Euis Nur; Nugraheni, Y. T. (2020). Perintah Shalat pada Anak Perspektif Surat Luqman Ayat 17 (Telaah Pendekatan Normatif dan Filologi). Jurnal Kependidikan, 8(1).
Fullan, M. (2020). The new meaning of educational change (5th ed.). Teachers College Press.
Hasanah, Uswatun; Khoiriyah, Zulfa Ulin; Fatimah, Siti; Subarkah, I. (2023). Peningkatan Kemampuan Siswa Hafalan Al-Qur’an Melalui Metode Talaqqi Kelas XI di MA Salafiyah Syafi’iyah. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(2), 1051.
Hashim, A. (2024). Expert verification of items under VARK dimensions in smart quran model development instrument in teaching and facilitation of quran hifz. Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI). https://ir.upsi.edu.my/searcher.php?scstr=+Azmil++Hashim
Hattie, J. (2022). Visible learning for teachers: Maximizing impact on learning. Routledge.
Istiqomah, Rizqi; Fatimah, Siti; Kurniawan, B. (2023). Penerapan Metode Qiroati Dalam Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Al Qur’an di Madin Takmiliyah Ar Roudhoh, Kawedusan, Kebumen. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(2), 1109.
Kartika, M. (2023). Problematika Peserta Didik dalam Membaca Al-Qur’an di SMP N 1 Lembah Melintang [Universitas Negeri Padang]. http://repository.unp.ac.id/47434/
Khasanah, Miftakhul; Ekawati, Putri; Khofifah, Widya; Fatimah, Siti; Faisal, F. (2023). Implementasi Metode Fun Learning Sebagai Upaya Meningkatkan Semangat Belajar Huruf Hijaiyah Di Madrasah Diniyah Tarbiyatul Athfal. Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(2), 1101. https://doi.org/10.33507/tarbi.v2i2.1101
Khodijah, N. (2014). Reflective learning sebagai pendekatan alternatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru pendidikan agama Islam. Islamica: Jurnal Studi Keislaman, 6(1), 180–189.
Pamuji, G. (2020). Peran Kepala Sekolah dalam Supervisi Internal bagi Peningkatan Profesionalitas Guru. Jurnal Kependidikan, 8(1). https://doi.org/10.24090/jk.v8i1.3969
Premana, Dewa Nyoman Dwicky; Widiana, I Wayan; Wibawa, I. M. C. (2023). mproving conceptual knowledge in elementary school students with revised Bloom’s taxonomy-oriented learning activities. Thinking Skills and Creativity Journal, 6(1), 9–18.
Rachmat, T. (2024). Strategi Guru PAI dalam Pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter Religius di SMKN 4 Kota Samarinda. UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda.
Rohmana, J. A. (2021). Al-Qur’an sebagai basis aktivitas pendidikan: Kontribusi tafsir Surat Luqman karya K.H. Abdulchalim Iskandar. Mashdar: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Hadis, 3(2). https://doi.org/https://doi.org/10.15548/mashdar.v3i2.2976
Sartika, M. M. (2024). Hubungan Antara Self Compassion Dengan Self efficacy Pada Mahasiswa Penghafal Al-Qur’an Pondok Tahfidzul Qur’an Darul Istiqomah Jember. UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.
Sudiro, S. (2020). Urgensi Administrasi Pendidikan bagi Pencapaian Tujuan Institusi Pendidikan. Jurnal Kependidikan, 8(1), 123–135.
Sweller, J. (2019). Cognitive load theory. In The Cambridge handbook of cognition and education (pp. 153–181). Cambridge University Press.
Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms (3rd ed.). ASCD.
UNESCO. (2021). Education in rural areas: Global challenges and opportunities.
Yugo, Tri; Surana, Dedih; Muhammad, Giantomi; Pamungkas, M. I. (2025). The transformation of Qur’an literacy through the Tahfidz method: An experimental study on elementary school students. Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 15(1).
Zahra, Desti; Gani, A.; Wahyudi, Didik; Azizah, Nurul; Fatoni, I. (2026). Gamification-based cooperative learning model: Optimizing learning motivation in Islamic religious education. Journal: Journal of Educational Sciences, 10(1).
Zukhruf, Muhammad Sulthan; Nurkholis, N. (2025). Peran Guru PAI dalam Pembentukan Karakter Religius untuk Mengatasi Dampak Media Digital pada Siswa di SD Negeri 1 Karanggude. An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies, 1(2), 319–333.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Susmiyati, Suroso, Haryadi, Sayid Habiburrahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


