Rekonstruksi pendidikan Islam transformatif berbasis historis dalam menghadapi tantangan di era digital dan globalisasi

Authors

  • Fina Hushunul Ahadiyah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Asma Karima Amir Universitas Negeri Islam Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Nimatuz Zuhroh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Moh Padil Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i4.23363

Keywords:

Era Digital, Globalisasi, Pengembangan Karakter, Rekonstruksi Pendidikan Islam, Transformasi Historis

Abstract

The rapid growth of digital technology has significantly transformed education, bringing ethical challenges, moral decline, and changes in students’ interaction patterns. The widespread use of gadgets and the internet highlights the need to strengthen values and character so that learners can engage with technology responsibly. This study aims to examine the challenges of Islamic education in the era of digitalization and globalization and to propose a historically grounded reconstruction of transformative Islamic education relevant to contemporary contexts. This research employs a qualitative library-based approach, drawing on academic books and journal articles related to Islamic education and digital technology. Data were analyzed using descriptive-analytical and interpretative methods. The findings reveal key challenges, including moral issues, uncontrolled gadget use, knowledge dualism, and limited digital literacy. Educational reconstruction emphasizes the integration of knowledge, responsible use of technology, reinforcement of ethical values, and the application of critical and reflective learning. These challenges largely stem from the lack of integration between spiritual values and technological development in educational practice. In conclusion, an integrative and adaptive approach to Islamic education can foster intellectually capable, morally grounded, and responsible individuals in the digital era, while supporting sustainable educational development.

Abstrak

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membawa dampak signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk munculnya tantangan etika, krisis moral, serta perubahan pola interaksi peserta didik. Tingginya intensitas penggunaan gadget dan internet menuntut adanya penguatan nilai dan karakter agar peserta didik mampu memanfaatkan teknologi secara bijak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan pendidikan Islam di era digital dan globalisasi serta merumuskan rekonstruksi pendidikan Islam transformatif berbasis historis yang relevan dengan perkembangan zaman. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui pengkajian berbagai literatur ilmiah, buku, dan jurnal terkait pendidikan Islam dan teknologi digital. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif analitis dan pendekatan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam menghadapi tantangan berupa krisis moral, penggunaan gadget yang tidak terkontrol, dualisme ilmu, serta rendahnya literasi digital. Rekonstruksi pendidikan dilakukan melalui integrasi ilmu, pemanfaatan teknologi secara bijak, penguatan adab, serta penerapan pembelajaran kritis dan reflektif. Pembahasan menunjukkan bahwa permasalahan tersebut terjadi karena kurangnya integrasi nilai spiritual dengan perkembangan teknologi dalam praktik pendidikan. Kesimpulannya, rekonstruksi pendidikan Islam yang integratif dan adaptif mampu membentuk generasi yang cerdas, berakhlak, dan bijak dalam menghadapi era digital. Upaya ini memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam yang relevan dan berkelanjutan.

References

Afriantoni, A., Avira, E., Fasari, F., Juniarti, D. A., & Mevu, P. A. (2025). Dampak penggunaan gadget dan media sosial terhadap perkembangan karakter dan emosi siswa madrasah ibtidaiyah. Jurnal Basicedu, 9(6), 1729–1738. https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i6.10797

Agustina, N. I. M., Ismaya, E. A., & Pratiwi, I. A. (2022). Dampak penggunaan gadget terhadap karakter peduli sosial anak. Jurnal Basicedu, 6(2), 2547–2555. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2465

Aprilian, T. R., & Putra, B. A. (2025). Pendidikan Islam dan tantangan era digital: Membangun generasi yang berpengetahuan dan berakhlak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9.

Azizah, A. N. & Imawan, D. H. (2025). Relevansi pemikiran Buya Hamka terhadap tantangan pendidikan Islam. Diajar: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 695–703. https://doi.org/10.54259/diajar.v4i4.5437

Azizah, M., & Fauzi, F. (2022). Pendidikan karakter dalam pembaruan pendidikan Islam: Studi atas pemikiran Azyumardi Azra. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(3), 759. https://doi.org/10.30868/ei.v11i03.2559

Eka, E. J., Rijal, S., Yunus, F. M., & Suraiya, I. T. (2026). Pedagogi kritis Paulo Freire dan transformasi politik di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 7(1), 85–97. https://doi.org/10.29103/jspm.v7i1.22649

Farissa, D. (2025). Tantangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital-Annotated.

Fauzen, A., & Kustati, M. (2025). Dampak penggunaan gadget terhadap pembentukan karakter religius dan disiplin peserta didik. [Nama jurnal belum dicantumkan], 5(4).

Giffari, A., & Dafa, H. (2025). Filsafat pendidikan Syed Muhammad Naquib Al-Attas: Kritik perennialis terhadap sekularisasi pendidikan. [Nama jurnal belum dicantumkan], 6(2).

Harahap, A. S., Nasution, T. I., Fikri, F., & Fitriani, I. (2025). Rekonstruksi pemikiran pendidikan Islam di era digital: Studi interpretatif terhadap paradigma guru MAS Pembangunan II Padang Tualang. [Nama jurnal belum dicantumkan], 5(3).

Hidayat, M., & Mulyanto, M. (2023). Konsep ta’dib menurut Naquib Al-Attas dalam pendidikan Islam. Tsaqofah, 4(2), 865–878. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v4i2.2414

Kumalasari, D., & Wibowo, Y. A. (t.t.). Kajian sejarah pendidikan: Pemikiran pendidikan karakter Hamka. [Nama jurnal belum dicantumkan].

Misrawati, M., & Jamilus, J. (2025). Rekonstruksi komponen-komponen pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan era digital di sekolah. YASIN, 5(6), 7125–7138. https://doi.org/10.58578/yasin.v5i6.8532

Salsa Nurhabibah, Sari, H. P., & Fatimah, S. (2025). Pendidikan karakter di era digital: Tantangan dan strategi dalam membentuk generasi berakhlak mulia. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 3(3), 194–206. https://doi.org/10.61132/jmpai.v3i3.1099

Sari, D. W., Sari Putri, M., & Nurlaili, N. (2023). Relevansi pendidikan Islam di era digital dalam menavigasi tantangan modern. Science and Education Journal (SICEDU), 2(2), 372–380. https://doi.org/10.31004/sicedu.v2i2.129

Shalehah, K. R., Ihsan, F. F., Hibrizi, M. A., Ramadhan, M. N., & Fadhil, A. (2025). Transformasi pendidikan Islam di era digital: Rekonstruksi nilai-nilai historis dalam menyongsong masyarakat virtual. Jurnal Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 551–566. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1529

Sudirman, A. K., Fikri, A., Novriadi, D., Munawati, S., Nulyaman, I., Suharman, Amin, S., & La Abute, E. (2026). Pendidikan Islam di era digital.

Downloads

Published

2026-08-02

How to Cite

Ahadiyah, F. H., Amir, A. K., Zuhroh, N., & Padil, M. (2026). Rekonstruksi pendidikan Islam transformatif berbasis historis dalam menghadapi tantangan di era digital dan globalisasi. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(4), 55–63. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i4.23363

Issue

Section

Articles