Islamisasi ilmu sebagai respons terhadap tantangan globalisasi digital: Dinamika pemahaman keagamaan dalam era media sosial

Penulis

  • Masnor Maltufah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Nur Ayisya Rosyida Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Nimatuz Zuhroh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
  • Moh Padil Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i4.23419

Kata Kunci:

Epistemologi Islam, Globalisasi Digital, Islamisasi Ilmu, Literasi Digital, Tauhid

Abstrak

This study aims to analyze the concept of Islamization of knowledge as a response to the challenges of digital globalization and to identify efforts to maintain alignment with Islamic values. This research employs a qualitative approach using a library research method by examining relevant academic literature. The results indicate that digital globalization facilitates access to religious information but also creates epistemological problems, such as the spread of unverified information, the decline of scholarly authority, and the tendency toward instant and partial religious understanding. In this context, the Islamization of knowledge becomes relevant as an effort to restore the orientation of knowledge to the principle of tawhid by integrating revelation, reason, and experience, as well as emphasizing the importance of adab (ethics) in seeking knowledge. The proposed efforts include strengthening digital literacy based on Islamic values (tabayyun), integrating knowledge with Islamic principles, and developing a critical attitude toward information. Thus, the Islamization of knowledge can serve as a framework for addressing digital globalization in a selective and responsible manner.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep islamisasi ilmu sebagai respons terhadap tantangan globalisasi digital serta upaya menjaga keselarasan dengan nilai-nilai keislaman. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka melalui kajian berbagai literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi digital mempermudah akses informasi keagamaan, namun juga menimbulkan problem epistemologis seperti maraknya informasi tanpa validitas, menurunnya otoritas keilmuan, serta kecenderungan pemahaman agama yang instan dan parsial. Dalam konteks ini, islamisasi ilmu menjadi relevan sebagai upaya mengembalikan orientasi ilmu kepada nilai tauhid dengan mengintegrasikan wahyu, akal, dan pengalaman, serta menekankan pentingnya adab dalam berilmu. Adapun upaya yang dapat dilakukan meliputi penguatan literasi digital berbasis nilai keislaman (tabayyun), integrasi ilmu dengan nilai Islam, serta pengembangan sikap kritis terhadap informasi. Dengan demikian, islamisasi ilmu dapat menjadi kerangka dalam menghadapi arus globalisasi digital secara selektif dan bertanggung jawab.

Referensi

Ansor, Z. (2024). Syed Muhammad Naquib Al-Attas: Islamization of Knowledge by Developing Genuine Islamic Paradigm. Jurnal Islamika, 2(2), 306–312.

Bistara, R. (2022). Islamisasi Ilmu Pengetahuan dalam Bingkai Integrasi-Interkoneksi: Menguak Ide Islamisasi Ilmu Ismail Raji Al-Faruqi. Refleksi, 20(2), 193–212. https://doi.org/10.15408/ref.v20i2.20457

Habsy, B. A., Wahyu, M., Hidayah, N., Syandana, N. A., Anggraini, S., & Surabaya, U. N. (2024). Perkembangan Pendidikan di Era Globalisasi. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 2(1), 123–130.

Izza, D., & Masyur, S. (2026). Peran Media Sosial Terhadap Perubahan Identitas Keagamaan Dan Praktik Keberagaman Pada Generasi Z Di Indonesia, Ulil Albab: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(3), 341–353. https://al-haramjournal.id/index.php/JIM/article/view/13890/10399

Jajuli, M. A. R., Aziz, M. S. N., & Rizkyta, R. F. (2024). Dampak Globalisasi Terhadap Tingkat Literasi Digital Di Kalangan Remaja Pada Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia. Journal of Education For the Language and Literature of Indonesia, 2(2), 2024–2037. https://ejournal.uinsgd.ac.id/index.php/jelli

Jaswan, & Tobroni. (2024). Model Penelitian Hubungan Ilmu dan Agama dalam Pendidikan Agama Islam. Karakter : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 1(4), 194–216. https://doi.org/10.61132/karakter.v1i4.209

Ruchhima. (2023). Islamisasi Ilmu Pengetahuan Syed Naquib Al-Attas dan Ismail Raji Al-Faruqi. Jurnal Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(5), e162–e173.

Sholeh. (2017). Islamiasi Ilmu Penetahuan (Konsep Pemikiran Ismail Raji Al-Faruqi dan Syed Muhammad Naquib Al-Attas). Jurnal Al-Hikmah, 14(2).

Sudirman, Kumala, A., Fikri, A., & Dkk. (2023). Pendidikan Islam Di Era Globalisasi. In A. Novendra (Ed.), CV Pustaka Inspirasi Minang (Edisi Pert, Vol. 1, Number 2). https://doi.org/10.61930/pjpi.v1i2.225

Diterbitkan

2026-08-02

Cara Mengutip

Maltufah, M., Rosyida, N. A., Zuhroh, N., & Padil, M. (2026). Islamisasi ilmu sebagai respons terhadap tantangan globalisasi digital: Dinamika pemahaman keagamaan dalam era media sosial. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(4), 217–224. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i4.23419

Terbitan

Bagian

Articles