Analisis psikometrik instrumen asesmen PAI: Optimalisasi kualitas butir soal melalui parameter daya pembeda

Authors

  • Anggi Nurmalita Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Muhamad Luthfi Dzulfikar Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Ahmad Hikam Muthaaliin Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Tryana Hafilda Dewi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Salsabila Mustopa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
  • Tarsono Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i4.23618

Keywords:

Analisis Butir Soal, Asesmen Akhir Semester, Daya Pembeda, Pendidikan Agama Islam, Reliabilitas Instrumen

Abstract

The quality of evaluation instruments in Islamic Religious Education (PAI) is often hindered by the dominance of Low Order Thinking Skills items, which fail to objectively differentiate the spectrum of students' abilities. This study aims to optimize the quality of the PAI Final Semester Assessment (AAS) instrument through an empirical analysis of the discrimination power parameter. Using a descriptive quantitative approach, this study involved all 7th-grade students at SMP Pasundan 1 Bandung (N = 30) through a total sampling technique. Response data from 30 multiple-choice items were analyzed using IBM SPSS Statistics 26 with the extreme group procedure (upper and lower 27%). The reliability test results showed very high internal consistency, with a Cronbach's Alpha coefficient of 0.978. Findings from the discrimination power analysis identified that 83.3% (25 items) were categorized as excellent, but 10% (3 items) were categorized as poor, featuring low to negative indices. This discrimination power malfunction was triggered by an excessively low difficulty level (too easy) and the failure of distractor functions. Based on these findings, it is recommended that PAI teachers completely reconstruct the ineffective items by revising the distractor wordings to make them more homogeneous, or by replacing them with items requiring higher cognitive levels to avoid assessment bias. Overall, this study concludes that digital psychometric testing is a crucial instrument in item bank curation to ensure discriminant validity and assessment fairness in the digital era.

Abstrak

Kualitas instrumen evaluasi dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) sering kali terhambat oleh dominasi butir soal tingkat rendah (Low Order Thinking Skills) yang gagal mendiferensiasi spektrum kemampuan peserta didik secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi kualitas instrumen Asesmen Akhir Semester (AAS) PAI melalui analisis parameter daya pembeda secara empiris. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan seluruh peserta didik kelas VII di SMP Pasundan 1 Bandung (N= 30) melalui teknik total sampling. Data respons dari 30 butir soal pilihan ganda dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 26 dengan prosedur kelompok ekstrem (atas dan bawah) sebesar 27%. Hasil uji reliabilitas menunjukkan konsistensi internal yang sangat tinggi dengan koefisien Cronbach’s Alpha sebesar 0,978. Temuan pada analisis daya pembeda mengidentifikasi bahwa 83,3% (25 butir) soal berkategori sangat baik, namun terdapat 10% (3 butir) soal berkategori jelek dengan indeks rendah hingga negatif. Malfungsi daya beda tersebut dipicu oleh tingkat kesukaran yang terlalu rendah (too easy) dan kegagalan fungsi pengecoh (distractor). Berdasarkan temuan tersebut, guru PAI direkomendasikan untuk melakukan rekonstruksi total terhadap butir soal yang tidak efektif melalui revisi redaksi pengecoh agar lebih homogen atau menggantinya dengan soal yang memiliki level kognitif lebih tinggi guna menghindari bias penilaian. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengujian psikometrik digital merupakan instrumen krusial dalam kurasi bank soal untuk menjamin validitas diskriminan dan keadilan asesmen di era digital.

References

Alwi, I. (2015). Pengaruh Jumlah Alternatif Jawaban Tes Obyektif Bentuk Pilihan Ganda Terhadap Reliabilitas, Tingkat Kesukaran Dan Daya Pembeda. Jurnal Ilmiah Faktor Exacta, 3(2), 184–193. Retrieved from https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Faktor_Exacta/article/view/19/18

Azzahra, N. S., Sumarni, S., & Putranta, H. (2024). Analisis Validitas dan Realibilitas Kualitas Soal Pilihan Ganda Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Menggunakan …. QuranicEdu: Journal of …, 4(1), 85–94. Retrieved from https://jurnalannur.ac.id/index.php/QuranicEdu/article/view/681

Christy Matius, A., & Gunawan, W. (2022). Validitas dan Reliabilitas Perceived Future Employability Scale untuk Dewasa Muda. Psikologika: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 27(1), 23–46. https://doi.org/10.20885/psikologika.vol27.iss1.art3

Fernanda, J. W., & Hidayah, N. (2020). Classical Test Theory dan Rasch Model. 2(1), 49–60.

Keislaman, J., Sma, D. I., & Padang, N. (2023). Analisis Butir Soal Tipe Multiple Choice Ujian Akhir Semester Ganjil Kelas X Tahun 2022/2023 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sma Negeri 1 Padang. 5, 981–997.

Kiki Fajariani, & Erlia Hanum. (2025). Evaluasi Kualitas Instrumen Tes Pilihan Ganda pada Mata Pelajaran IPA Kelas V Sekolah Dasar Berdasarkan Analisis Butir Soal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 9224–9229. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.2984

Komala, E., Chandra, E., & Ubaidillah, M. (2021). Analisis Validitas Butir Dan Ketepatan Target Ukur Instrumen. Jurnal Pendidikan Biologi, 12, 187–201.

Marengke, M. (2019). Persepsi Konseptualitas Perakitan Butir Soal. Foramadiahi: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Keislaman, 10(2), 190. https://doi.org/10.46339/foramadiahi.v10i2.122

Qadir, Huda, H. (2024). Analisis Butir Tes: Tingkat Kesukaran, Daya Pembeda, Evektivitas Pengecoh. Cv.Eureka Media Aksara, 3(3), 105–134.

Rahayu, D. S., & Putranta, H. (2025). Analisis Kualitas Butir Soal AKM Literasi dan Numerasi Fiqih dengan Model Rasch Berbasis Software Quest. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 04, 121–130.

Saputra, A., & Mayurida. (2025). Pengembangan Instrumen Evaluasi (Analisis Pengembangan Penilaian Satuan Pendidikan MTs/SMP). Jurnal Pendidikan Dan Keagamaan, 2(4), 313–323.

Tarsono. (2024). Peran Guru PAI dalam Pengembangan Alat Evaluasi yang Mendukung Proses Pembelajaran yang Berkualitas. Keislaman Dan Ilmu Pendidikan, 6, Nomor 1, 318–325.

Downloads

Published

2026-08-02

How to Cite

Nurmalita, A., Dzulfikar, M. L., Muthaaliin, A. H., Dewi, T. H., Mustopa, S., & Tarsono. (2026). Analisis psikometrik instrumen asesmen PAI: Optimalisasi kualitas butir soal melalui parameter daya pembeda. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(4), 194–204. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i4.23618

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)