Manajemen pengembangan pembelajaran berbasis virtual tour Istana Siak untuk meningkatkan literasi budaya siswa

Authors

  • Abdullah Universitas Riau
  • Isjoni Universitas Riau
  • Erlisnawati Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i6.25036

Keywords:

media pembelajaran, virtual tour, literasi budaya, kearifan lokal, istana Siak

Abstract

The phenomenon indicates the weakness of the management function in planning media-based learning in madrasahs. Initial observations at MTsN 3 Siak indicate that learning has not yet utilized virtual tour media, and there are no teachers who have developed learning media based on virtual tours. Learning is still dominated by text and lectures, so local culture is understood theoretically. The wave of educational digitalization has transformed the learning paradigm from mere knowledge transfer to a process that demands creativity, interactivity, and relevance to local cultural identity. This study aims to analyze how the management of developing learning based on a virtual tour of the Siak Palace can enhance students' cultural literacy at MTsN 3 Siak. The research findings indicate that the developed Siak Palace Virtual Tour media achieved a validity score of 94.11% (very valid), a practicality score of 96.72% from teachers and 89.39% from students (very practical), and an effectiveness score reflected by an N-Gain value of 0.6378 (moderate category) with an average student learning outcome score of 84.50. In addition, students' cultural attitudes reached 92.78% (very high), while cultural practices reached 89.78% (high). These findings demonstrate that the Siak Palace Virtual Tour-based learning media is effective in enhancing students' cultural literacy at MTsN 3 Siak.. Based on these findings, this research recommends examining other aspects to enhance students' learning literacy. Additionally, the study can be developed using different approaches. A more comprehensive study will provide a more complete picture of virtual tour-based learning. Thus, subsequent research can enrich the development in the field of education.

Abstrak

Fenomena menunjukkan lemahnya fungsi manajemen perencanaan pembelajaran berbasis media di madrasah. Hasil pengamatan awal di MTsN 3 Siak menunjukkan pembelajaran belum memanfaatkan media virtual tour, bahkan belum ada guru yang mengembangkan media pembelajaran berbasis virtual tour. Pembelajaran masih dominan teks dan ceramah sehingga budaya lokal dipahami secara teoritis. Gelombang digitalisasi pendidikan telah mengubah paradigma pembelajaran dari sekadar transfer pengetahuan menjadi proses yang menuntut kreativitas, interaktivitas, dan relevansi dengan identitas budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen pengembangan pembelajaran berbasis virtual tour istana siak untuk meningkatkan literasi budaya siswa di MTsN 3 Siak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media virtual tour Istana Siak yang dikembangkan memperoleh validitas sebesar 94,11% (sangat valid), praktikalitas guru sebesar 96,72% dan siswa sebesar 89,39% (sangat praktis), efektivitas dengan nilai N-Gain 0,6378 (kategori sedang) dan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 84,50, sikap budaya siswa sebesar 92,78% (sangat tinggi), serta praktik budaya sebesar 89,78% (tinggi). Temuan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis virtual tour Istana Siak efektif meningkatkan literasi budaya siswa di MTsN 3 Siak. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan untuk mengkaji aspek lain dalam meningkatkan literasi belajar siswa, selain itu penelitian dapat dikembangkan dengan menggunakan pendekatan yang berbeda. Kajian yang lebih komprehensif akan memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai pembelajaran berbasis virtual tour. Dengan demikian penelitian selanjutnya dapat memperkaya pengembangan dibidang pendidikan.

References

Arikunto, S. (2022). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Lähdesmäki, T., Baranova, J., Ylönen, S. C., Mäkinen, A. K. K., Juškiene, V., & Zaleskienė, I. (2022). Learning Cultural Literacy through Creative Practices in Schools Cultural and Multimodal Approaches to Meaning-Making (First Edit). Palgrave Macmillan Springer Nature.

Makransky, G., & Mayer, R. E. (2022). Benefits of Taking a Virtual Field Trip in Immersive Virtual Reality: Evidence for the Immersion Principle in Multimedia Learning. Educational Psychology Review, 34(3), 1771–1798. https://doi.org/10.1007/s10648-022-09675-4

Maydiantoro, A. (2020). Model Penelitian Pengembangan. Chemistry Education Review (CER), 3(2), 185.

Mustain, Rahmawati, E., Kastur, A., Hidayati, F., & Kurniasari. (2025). Media Pembelajaran di Era Digital (N. N. Hidayati (ed.); Cetakan 1). HN Publishing.

Muzata, A. R., Singh, G., Stepanov, M. S., & Musonda, I. (2024). Immersive Learning: A Systematic Literature Review on Transforming Engineering Education Through Virtual Reality. Virtual Worlds, 3(4), 480–505. https://doi.org/10.3390/virtualworlds3040026

Najuah, Sidiq, R., & Sabrina, R. (2021). Orientasi Pendidikan Masa Kini: Pentingnya Mengembangkan Modul Elektronik di Era Digital (Cetakan 1). CV. AA. Rizky.

Nawir, M., Dwiyasta, V., Ramadhani, R., & Sukri, J. (2025). Implementasi LIterasi Budaya Siswa untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial. Jurnall Pendidian Dasar Perkhasa, 11(2), 933–939.

Pangabean, S., Widyastuti, A., HaniSubakti, Rosadi, T., Salim, N. A., Saputro, A. N. C., Avicenna, A., Karwanto, H. C., Salamun, Harianja, J. K., & Purba, R. A. (2022). Pengantar Manajemen Pendidikan (Cetakan 1). Yayasan Kita Menulis.

Putra, G. S., & Pama, S. A. (2025). Istana Siak Sri Indrapura: Warisan Sejarah dan Budaya Melayu di Riau. JCS: Journal of Comprehensive Science, 4(7), 2152–2159. https://doi.org/https://www.researchgate.net/publication/393848607_Istana_Siak_Sri_Indrapura_Warisan_Sejarah_dan_Budaya_Melayu_di_Riau/fulltext/687d3690f312d71d78c87412/Istana-Siak-Sri-Indrapura-Warisan-Sejarah-dan-Budaya-Melayu-di-Riau.pdf

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Cetakan 29). Penerbit Alfabeta Bandung.

Sulisworo, D., Erviana, V. Y., & Robi’in, B. (2023). Virtual Reality in Education Designing Immersive and Innovative Learning Experiences (Cetakan 1). K-Media.

Supriyono. (2022). Bahan Ajar Research and Development in Education. UNISBA Blitar.

Syafei, I. (2025). Media Pembelajaran (N. S. Wahyuni (ed.); Cetakan 1). Penerbit Widina Media Utama.

Umar, Purwanto, M. B., & Firdaus, M. M. Al. (2023). Research and Development: As the Primary Alternative to Educational Research Design Frameworks. 8(1), 73–82. https://doi.org/10.37110/jell.v8i1.172

Wajdi, F., Latifah, M., Ahmad, D., Hartono, R., Santika, N. W. R., Wahyono, Prihatn, E., & Majdi, M. (2024). Konsep Dasar Manajemen Pendidikan (Cetakan 1). Penerbit Widina Media Utama.

Waruwu, M. (2024). Metode Penelitian dan Pengembangan (R&D): Konsep, Jenis, Tahapan dan Kelebihan. JUrnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1220–1230.

Zebua, R. S. Y., Hamsiah, A., Dharmayanti, P. A., Suharyatun, Kurnia, L. I., Sudadi, Wibowo, F. I. S., Hurhayati, S., Lestari, L. P. S., & Ramli, A. (2023). Buku Ajar Manajemen Pendidikan (Cetakan Pe). PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Downloads

Published

2026-09-07

How to Cite

Abdullah, Isjoni, & Erlisnawati. (2026). Manajemen pengembangan pembelajaran berbasis virtual tour Istana Siak untuk meningkatkan literasi budaya siswa . Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(6), 155–171. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i6.25036

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)