Pendidikan karakter dalam pembentukan kepribadian muslim serta relevansinya dengan pendidikan Islam kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i1.22880Kata Kunci:
Pendidikan Karakter, Kepribadian Muslim, Pendidikan Islam KontemporerAbstrak
This research aims to analyze character education that can shape a Muslim's personality and its relevance to contemporary Islamic education. This research uses a qualitative approach (qualitative research) in the nature of literature (library research) using an inductive thinking framework, meaning that, in this research researchers look for several sources related to discussions in the nature of literature and then take several explanations of a general nature and then analyze them to obtain specific results or conclusions. With results, character education is not only oriented towards transferring knowledge, but also towards forming attitudes, morals and behavior that are based on Islamic values. Its implementation in contemporary Islamic education emphasizes the integration of spiritual, ethical, physical and logical values through strategies of habituation, example, moral understanding, appreciation of values, and continuous spiritual internalization. The research results show that character education contributes significantly to forming Muslim individuals who are faithful, devout, have noble character, are intelligent, independent and responsible, both as individuals and as members of society. Thus, character education and contemporary Islamic education have a synergistic and mutually reinforcing relationship in realizing a complete human being who is balanced between physical, spiritual, intellectual, emotional and social aspects, so that they are relevant in responding to educational challenges in the modern era.
Abstrak
Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang pendidikan karakter yang dapat membentuk kepribadian seorang muslim serta relevansinya dengan pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif (qualitative research) yang bersifat kepustakaan (library research) dengan menggunakan kerangka berpikir induktif, maksudnya adalah, dalam penelitian ini peneliti mencari beberapa sumber yang kaitannya dengan pembahasan yang sifatnya adalah kepustakaan kemudian mengambil beberapa penjelasan yang sifatnya umum kemudian dianalisis untuk memperoleh hasil atau kesimpulan yang bersifat khusus. Dengan hasil , pendidikan karakter tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan sikap, moral, dan perilaku yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Implementasinya dalam pendidikan Islam kontemporer menekankan integrasi nilai spiritual, etika, fisik, dan logika melalui strategi habituasi, keteladanan, pemahaman moral, penghayatan nilai, serta internalisasi spiritual yang berkesinambungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter berkontribusi signifikan dalam membentuk pribadi muslim yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Dengan demikian, pendidikan karakter dan pendidikan Islam kontemporer memiliki hubungan yang sinergis dan saling menguatkan dalam mewujudkan manusia paripurna yang seimbang antara aspek jasmani, rohani, intelektual, emosional, dan sosial, sehingga relevan dalam menjawab tantangan pendidikan di era modern.
Referensi
Abnisa, A. P., & SS, M. P. I. (2024). Tafsir tarbawi: Tafsir ayat-ayat Al-Qur’an terhadap pendidikan. Penerbit Adab.
Aisy, M. R., Fadia, M. F., Salsabila, M., & Putra, P. (2025). Perubahan nilai dan norma pada masyarakat: Studi sosial di era globalisasi. Jurnal Cakrawala Akademika, 1(6), 2202–2219.
Astuti, M. (2025). Ilmu Pendidikan Islam Kontemporer. Deepublish.
Chrismastianto, I. A. W., Lasmawan, I. W., Suharta, I. G. P., & Kertih, I. W. (2023). Kajian Hakikat, Tujuan, dan Aliran Filsafat Pendidikan dalam Kurikulum MBKM. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 13(3), 202–209.
Dacholfany, M. I. (2015). Reformasi pendidikan Islam dalam menghadapi era globalisasi: Sebuah tantangan dan harapan. Akademika: Jurnal Pemikiran Islam, 20(1), 173–194.
Dinata, S. (n.d.). Hakikat Heriditas, Lingkungan, Kebebasan Manusia, Dan Hidayah Tuhan Dalam Membentuk Kepribadian Manusia. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, & Antropologi, 6(1), 76–95.
Dinata, S. (2021a). Epistimologi kritisisme Immanuel Kant. Kanz Philosophia A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism, 7(2), 217–236.
Dinata, S. (2021b). Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Menanamkan Nilai-Nilai Tazkiyah Al-Nafs pada Siswa SMPN 1 Tempuling. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Dinata, S. (2022). Upaya Guru Pendidikan Agama Islam (Pai) Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Tazkiyatun Nafs Pada Siswa Smpn 1 Tempuling. Jurnal Abdi Insani, 9(1), 58–66.
Dinata, S., Latipah, E., & Izzah, I. (2023). Analysis of Islamic Education Objectives and Curriculum in the Perspective of Harun Nasution & Fazlur Rahman. Pakar Pendidikan, 21(1), 15–27.
Dinata, S., Rahman, A. A., & Sofia, V. (2025). Hamka: Character Education’s Relevance to Contemporary Islamic Education. Indonesian Journal of Islamic Educational Review, 2(3), 203–213.
Ghozali, G. (2025). Transformasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Awal dalam Konteks Pendidikan Kontemporer. Educational Studies and Research Journal, 2(2), 75–88.
Hambali, M., & Mu’alimin, M. P. I. (2020). Manajemen Pendidikan Islam Kontemporer. IRCiSoD.
Hamim, A. H., Muhidin, M., & Ruswandi, U. (2022). Pengertian, Landasan, Tujuan dan Kedudukan PAI Dalam Sistem Pendidikan Nasional. Jurnal Dirosah Islamiyah, 4(2), 220–231.
Hanafie Das, W., & Halik, A. (2020). Pendidikan Islam di Pondok Pesantren: Problematika dan Solusinya. Uwais Inspirasi Indonesia.
Hidayat, T., Rizal, A. S., & Fahrudin, F. (2018). Pendidikan Dalam Perspektif Islam Dan Peranannya Dalam Membina Kepribadian Islami. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 8(2), 218–244.
Hisyam, M., & Pamungkas, C. (2016). Indonesia, globalisasi, dan global village. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Julaiha, S. (2014). Implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran. Dinamika Ilmu, 14(2), 226–239.
Khoiri, A., Susilawati, E., Hamidah, M. P., Kusuma, J. W., Eko Suharyanto, S. T., Kom, M., … Rihfenti Ernayani, S. E. (2023). Konsep Dasar Teori Pendidikan Karakter. Cendikia Mulia Mandiri.
Kurniawan, A., Kolong, J., Rais, R., Rahman, A. A., Syahputra, R., Sitompul, H. S., … Putra, P. (2023). Filsafat Pendidikan. Global Eksekutif Teknologi.
Manan, M. A. (2018). Internalisasi nilai-nilai karakter dalam meningkatkan kompetensi kepribadian guru di smp ibrahimy 1 sukorejo situbondo. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 3(1), 18–31.
Munâ, A., Rizal, A. S., & Supriadi, U. (2020). Pendidikan Islam Sebagai Upaya Mengoptimalkan Potensi Manusia. Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum Dan Pendidikan, 5(1), 1–14.
Muslim, A. (2020). Telaah filsafat pendidikan esensialisme dalam pendidikan karakter. Jurnal Visionary: Penelitian Dan Pengembangan Dibidang Administrasi Pendidikan, 8(2).
Nasution, A. T. (2018). Filsafat ilmu: Hakikat mencari pengetahuan. Deepublish.
Nawali, A. K. (2018). Hakikat, nilai-nilai dan strategi pembentukan karakter (akhlak) dalam Islam. Ta’lim: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 1(2), 325–346.
Prasetyawan, R. (2019). Pendidikan karakter dalam membentuk kepribadian santri di Pondok Pesantren Al Wafa Palangka Raya. IAIN Palangka Raya.
Prihatmojo, A., & Badawi, B. (2020). Pendidikan karakter di sekolah dasar mencegah degradasi moral di era 4.0. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 4(1), 142–152.
Rizka, K. (2022). Landasan filosofis pendidikan karakter di sekolah dasar. At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam Dan Humaniora, 6(2), 302–318.
Samrin, S. (2015). Pendidikan agama islam dalam sistem pendidikan nasional di Indonesia. Al-TA’DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 8(1), 101–116.
Siddik, H. (2018). Transformasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Pembinaan Karakter pada Madrasah Aliyah Al-Ikhlas Ujung Kabupaten Bone. Diss. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Siregar, M. (2015). Filsafat Pendidikan Islam: Menuju Pembentukan Karakter Menghadapi Arus Global. Kurnia Kalam Semesta, Yogyakarta.
Solikhah, M., & Khoiriyah, D. (2023). Relevansi Konsep Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih Terhadap Pendidikan Kontemporer. Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 8(1), 256–263.
Sungkowo, A., Sehabudin, E., Dinata, S., Hatta, H., Ernawan, A. S. D., & Achmad, F. (2025). Kurikulum berbasis moral dan tujuan pendidikan Islam perspektif Harun Nasution. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, Dan Humaniora, 4(2), 274–282.
Susanto, A. (2021). Filsafat ilmu: Suatu kajian dalam dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Bumi Aksara.
Ulinuha, W., Fadillah, I., & Hidayat, S. (2024). Landasan Filosofis Pendidikan Sebagai Dasar Penanaman Karakter. NUSRA: Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan, 5(1), 224–232.
Wathoni, L. M. N. (2020). Hadis tarbawi: analisis komponen-komponen pendidikan perspektif Hadis. Forum Pemuda Aswaja.
Yazid, S., & Muadzin, L. A. (2025). Muttaqin Tujuan Akhir Pendidikan Manusia (Kajian Pedagogis). Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 3(2), 193–203.
Zakariah, M. A., Afriani, V., & Zakariah, K. H. M. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Action Research, Research And Development (R n D). Yayasan Pondok Pesantren Al Mawaddah Warrahmah Kolaka.
Zed, M. (2004). Metode peneletian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fitria Wahud, Devi Fatwanti, Ary Asy’ari, M. Rizkoni Salis, Nurul Atik Hamida, Mar’atun Sholiha, Dyla Fajhriani N

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


