Manajemen kegiatan siswa SMP dalam penguatan pendidikan karakter mandiri
DOI:
https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i2.22978Kata Kunci:
Montessory, Pendidikan Karakter, Karakter MandiriAbstrak
The issue of students’ independence remains an important concern in the field of education. Schools do not only function to deliver knowledge but also play a role in shaping character through various student activities. Therefore, well-directed management of student activities becomes an important strategy to foster independent character. The purpose of this study is to understand the concept of independence according to Maria Montessori, describe activity management at SMP Al-Amanah Al-Gontory, and formulate a model for strengthening independent character based on Montessori values. The research employed a qualitative descriptive approach using interviews, observation, and documentation. Data analysis was conducted through reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that Montessori views independence as an innate potential that needs to be facilitated through a supportive environment, practical life activities, and freedom of choice with responsibility. SMP Al-Amanah Al-Gontory has implemented POAC management (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) in programs such as Leader of the Day, Market Day, and scouting activities. The results show improvements in students' self-regulation, responsibility, and self-confidence. This study recommends involving students in activity planning, strengthening partnerships with parents, and arranging a physical environment that supports independent exploration.
Abstrak
Permasalahan kemandirian peserta didik masih menjadi perhatian penting dalam dunia pendidikan. Sekolah tidak hanya berfungsi menyampaikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter melalui berbagai kegiatan siswa. Karena itu, pengelolaan kegiatan peserta didik yang terarah menjadi strategi penting untuk menumbuhkan karakter mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah memahami konsep kemandirian menurut Maria Montessori, mendeskripsikan manajemen kegiatan di SMP Al-Amanah Al-Gontory, serta merumuskan model penguatan karakter mandiri berbasis nilai-nilai Montessori. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Montessori memandang kemandirian sebagai potensi bawaan yang perlu difasilitasi melalui lingkungan yang mendukung, kegiatan kehidupan praktis, dan kebebasan memilih. SMP Al-Amanah Al-Gontory telah menerapkan manajemen POAC (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan) dalam program seperti Leader of the Day, Market Day, dan pramuka. Temuan menunjukkan peningkatan kemampuan regulasi diri, tanggung jawab, dan kepercayaan diri siswa. Penelitian merekomendasikan pelibatan siswa dalam perencanaan kegiatan, penguatan kemitraan dengan orang tua, serta penataan lingkungan yang mendukung eksplorasi mandiri.
Referensi
Academy, M. (2025). The Montessori Method and Character Development. Sydney: Montessori Academy Publications.
Adla. (2024). Manajemen Kesiswaan di SMP Negeri 8 Samarinda. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 45–58.
Ardiansyah, D., & Setyaningsih, E. (2020). Strategi Pembelajaran Berbasis Kepemimpinan untuk Meningkatkan Karakter Mandiri Siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 78–91.
Cahyani, R. P., Irianto, A., & Yustitia, V. (2020). Pembentukan Karakter Mandiri melalui Pembelajaran Tematik di SDN Kebondalem Mojosari. Didaktis: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Pengetahuan, 20(3), 236–244. https://doi.org/https://doi.org/10.30651/didaktis.v20i3.4789
Creswell, John W., & Poth, C. N. (2023). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Creswell, John Ward, & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. New York: Sage Publications.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The Sage Handbook of Qualitative Research (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Farida, I., & Kamalia, A. A. (2020). Konsep Manajemen Pendidikan Karakter dalam Membentuk Akhlakul Karimah di MTs Ma’arif NU Kemiri. Managere: Indonesian Journal of Educational Management, 2(1), 9–19.
Firdianti, A. (2018). Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah dalam Menignkatkkan Prestasi Belajar Siswa (1st ed.; E. W. Astuti, Ed.). Lampung: CV Gre Publishing.
Hanik, E. U., & Ahsani, E. L. F. (2021). Manajemen Pendidikan Karakter dalam Menumbuhkan Sikap Religius Peserta Didik MI Mafatihul Akhlaq Jepara. Quality: Journal of Empirical Research in Islamic Education, 9(2), 279–292.
Hasanah, D., & Rakimahwati. (2020). Pengembangan Karakter Kemandirian Anak Usia 2–4 Tahun di Kelompok Bermain. Jurnal Pesona PAUD, 7(1), 1–12.
Hasanah, U., & Prasetyo, Z. K. (2019). Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Menumbuhkan Kemandirian Siswa melalui Layanan Konseling. Jurnal Bimbingan Konseling, 8(1), 1–9.
Hasanah, Y. M., & Husnul, N. R. I. H. (2021). Manajemen Pendidikan Karakter di Universitas Pamulang. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan, Pengajaran Dan Pembelajaran, 7(1), 131–142.
Hattie, J., & Clarke, S. (2019). Visible Learning: Feedback. London: Routledge.
Hidayati, F., & Prasetyo, A. (2019). Pengaruh Kegiatan Market Day terhadap Penguatan Kemandirian dan Kewirausahaan Siswa SMP. Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, 16(2), 155–169.
Khafidah, W., Muliana, Nurhayati, Oktarina, M., & Fadhilah. (2024). Manajemen Pendidikan: Sebuah Pengantar (1st ed.). Pekalongan: PT Nasya Expanding Management.
Kurniawan, A. (2022). Manajemen Pendidikan dalam Rangka Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (1st ed.; H. Nuraini, M. M. Swara, & S. Utami, Eds.). Cirebon: Yayasan Wiyata Bestari Samasta.
Lestari, W., & Fauzan, A. (2022). Penguatan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Karakter melalui Program Parenting. Jurnal Pendidikan Anak, 8(3), 203–216.
Lickona, T. (2019). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Machali, I., & Hidayat, A. (2018). The Hand Book of Education Management: Teori dan Praktik Pengelolaan Sekolah/ Madrasah di Indonesia. Jakarta: Kencana.
Maisaro, A., Wiyono, B. B., & Arifin, I. (2018). Manajemen Program Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. JAMP: Jurnal Administrasi Dan Manajemen Pendidikan, 1(3), 302–312.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Montessori, M. (2002). The Montessori Method. New York: Dover Publications.
Mulyasa, E. (2021). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Narvaez, D. (2020). Character Education and Human Flourishing: Creating Ethical Classrooms and Schools. New York: Routledge.
Neuman, W. L. (2020). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches (8th ed.). Boston: Pearson Education.
Nova, D. D. R., & Widiastuti, N. (2018). Pembentukan Karakter Mandiri Anak melalui Kegiatan Naik Transportasi Umum. Comm-Edu (Community Education Journal), 2(2), 113–118. https://doi.org/https://doi.org/10.22460/comm-edu.v2i2.2515
Rachmawati, A., & Sutopo, J. (2020). Peran Wali Kelas dalam Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 211–225.
Rădulescu, C. (2020). Moral Early Education – The Pedagogy of Classic Storie. Education Journal, 9(5), 132–136. https://doi.org/https://doi.org/10.11648/j.edu.20200905.12
Reference, O. (2025). Maria Montessori. In Oxford Reference. Oxford: Oxford University Press.
Sambah, A. H., & Ramadhani, A. (2022). Implementasi Manajemen Pendidikan Karakter Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Tawadhu, 6(2), 151–163.
Siyoto, V. W., & Sodik, M. A. (2021). Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing.
Smith, E. (2025). Connection and Independence from Birth to Three. Amsterdam: Association Montessori Internationale.
Susanti, E. (2024). Penerapan Metode Montessori untuk Menumbuhkan Karakter Mandiri pada Siswa RA Aisyiyah Pandak Balong. Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Susilo, E. (2026). Mengapa Anak Suka Mengulang Kegiatan? Intip 10 Penemuan Penting Maria Montessori melalui Observasi. Tulungagung: UIN Sayyid Ali Rahmatullah.
Sutarto, H., & Jaedun, A. (2020). Kolaborasi Pemangku Kepentingan dalam Pendidikan Karakter di Sekolah. Jurnal Kependidikan, 54(2), 120–133.
Tumanggor, A., Tambunan, J. R., & Simatupang, P. (2021). Manajemen Pendidikan (1st ed.; S. E. Damanik, Ed.). Yogyakarta: K-Media.
Tyler, R. W. (2018). Basic Principles of Curriculum and Instruction. Chicago: University of Chicago Press.
Wuryandani, W., Lestari, H. D., & Wijayanti, L. (2018). Peran Guru dalam Pembinaan Karakter Siswa di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Anak, 8(3), 203–216.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Los Angeles: Sage Publications.
Yuliani, L., & Setiawan, H. (2019). Pembentukan Karakter melalui Kegiatan Pramuka di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 9(1), 22–35.
Zimmerman, B. J., & Schunk, D. H. (2018). Handbook of Self-Regulation of Learning and Performance (2nd ed.). New York: Routledge.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Agus Triyanto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


