Integrasi kearifan lokal dalam praktik pendidikan agama Islam

Penulis

  • Zanzabila Aulia Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i3.23288

Kata Kunci:

kearifan lokal, pendidikan agama Islam, pendidikan berbasis budaya, karakter religius

Abstrak

This study is motivated by the limited integration of local wisdom into Islamic Religious Education practices, particularly within community-based religious traditions that actually contribute significantly to students’ character development. In practice, Islamic Religious Education is often delivered in a formalistic manner and remains disconnected from the socio-cultural realities of society, resulting in suboptimal internalization of religious values and limited relevance to daily life. This study aims to analyze in depth the forms of local wisdom and their implementation in Islamic Religious Education. It employs a descriptive qualitative approach involving community members as research participants. Data collection techniques include participatory observation, in-depth interviews, and documentation studies. The data are analyzed through qualitative procedures consisting of data reduction, data display, and systematic conclusion drawing. The findings reveal that local wisdom rooted in the Sufi tradition of the Naqshbandi order functions not only as a cultural practice but also as an effective medium for internalizing Islamic educational values, such as faith (aqidah), worship (ibadah), morality (akhlaq), Islamic brotherhood (ukhuwah Islamiyah), and social responsibility. Its implementation occurs through formal, non-formal, and informal educational pathways using methods of habituation, role modeling, and active participation in socio-religious activities. The study implies that integrating local wisdom into Islamic Religious Education strengthens religious character while sustaining local religious identity amid the challenges of modernization and globalization.

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya integrasi kearifan lokal dalam praktik Pendidikan Agama Islam, khususnya pada tradisi keagamaan berbasis komunitas yang sesungguhnya memiliki kontribusi besar dalam pembentukan karakter peserta didik. Selama ini, pembelajaran Pendidikan Agama Islam cenderung bersifat formalistik dan kurang terhubung dengan realitas sosial budaya masyarakat, sehingga internalisasi nilai-nilai keagamaan belum optimal dan kurang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bentuk-bentuk kearifan lokal serta implementasinya dalam praktik Pendidikan Agama Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan masyarakat sebagai partisipan penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal yang berakar pada tradisi tasawuf Tarekat Naqsyabandiyah tidak hanya berfungsi sebagai praktik budaya, tetapi juga sebagai media efektif dalam internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam, seperti akidah, ibadah, akhlak, ukhuwah Islamiyah, dan tanggung jawab sosial. Implementasinya berlangsung melalui jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal dengan metode pembiasaan, keteladanan, serta partisipasi aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kearifan lokal mampu memperkuat karakter religius sekaligus menjaga keberlanjutan identitas keagamaan di tengah arus modernisasi dan globalisasi.

Referensi

Afiah, S., Asy’arie, M., & Aryani, S. A. (2020). Kearifan lokal sebagai sarana pendidikan Islam multikultural: Studi hidden curriculum di Ponpes Nurul Huda Sragen. Profetika: Jurnal Studi Islam, 21 (2). https://doi.org/10.23917/ profetika. v21i2.13092

Afif, N. (2022). Pendidikan Islam Berbasis Kearifan Lokal dan Implementasinya Terhadap Kurikulum Merdeka Belajar. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, VOL: 11, 1041–1062. https://doi.org/10.30868/ei.v11i03.3175

Al-Attas, S. M. N. (1991). The concept of education in Islam. ISTAC.

Ariza, H., & Tamrin, M. I. (2021). Pendidikan Agama Islam Berbasis Kearifan Lokal (Benteng di Era Globalisasi). Jurnal Kajian Dan Pengembangan Umat, Vol. 4(2), 44–60.

Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Kencana.

Banks, J. A. (2008). An introduction to multicultural education (4th ed.). Pearson.

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The social construction of reality. Anchor Books.

Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.

Damanik. (2023). Implementasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Sejarah Sumatera Utara. Islamic Education, Vol. 3(1), 27–34. https://doi.org/10.57251/ie.v3i1.1018

Durkheim, E. (1956). Education and sociology. Free Press.

Dzofir, M. (2022). Pendidikan Islam Berbasis Kearifan Lokal (Perpustaka). Penerbit Abdi Fama. Semesta Literasi Untuk Negeri.

Guspani, R. (2024). Integrasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Al-Munawwarah: Jurnal Pendidikan Islam Is Licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License, Vol. 17(September 2025), 138–153.

Halim, A. (2025). Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Dalam Menumbuhkan Kesadaran Multikultural Siswa: Studi Kasus di Man 1 Pamekasan. Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, Vol. 01(02), 1–11.

Insani, M. F., & Mubarok, A. (2025). Internalization Of Pencasila Values In The Practice Of Islamic Religious Education Through Learning Aqidah Akhlak At Sdn Gempeng II Bangil. 5(1), 85–95.

Jamila, S. (2025). Integrating Local Wisdom In Islamic Religious Education: Shaping Religious and Cultural Identity At Smpit Bintang Tanggerang. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 14/No(2005), 251–266. https://doi.org/10.30868/ei.v14i001.9471

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

M.Qarib, Zailani, M. (2021). buku panduan penulisan skripsi FAI UMSU. UMSU Press.

Maulidin, S., & Nawawi, M. L. (2024). Kearifan Lokal dalam Tradisi Keislaman: Kontribusi Budaya Islam di Indonesia Perspektif Pendidikan Islam. ISEDU: Islamic Education Journal (Jurnal Pendidikan Islam), Vol. 02(02), 41–50. https://doi.org/10.59966/isedu.v2i2.1473

Nasr, S. H. (1987). Islamic life and thought. State University of New York Press.

Sabri, A., & Alindra, A. L. (2025). Intergration of Local Wisdom and Islamic Values As a Foundation For the Strengthening Of Character Edecation in the Modern Era. Fitrah: Journal of Islamic Education, Vol. 06(No. 02), 436–453.

Saleh, M. (2025). Peran Orang Tua , Guru , dan Tokoh Masyarakat dalam Pendidikan Islam. Eduksi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 08(No. 11), 118–131.

Sari, N. (2020). Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal Untuk Membentuk Karakter Siswa Sekolah Dasar. Intiqad: Jurnal Agama Dan Pendidikan Islam, 01(01), 1–10.

Sigiro, W. F., & Panjaitan. (2024). Penerapan Pendidikan Agama dan Kearifan Lokal kepada Guru Agama di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Toba. Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1). https://doi.org/10.30596/ ihsan.v6i1.17086

Siregar, F. S., & Siregar, F. S. (2020). Penguatan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Sumatera Utara Pada Anak Panti Asuhan Al Munawarroh. JURNAL PRODIKMAS Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 26–31. https://doi.org/10.30596/jp.v5i1.5743

Sugiono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta Bandung.

Tilaar, H. A. R. (2002). Pendidikan, kebudayaan, dan masyarakat madani Indonesia. Remaja Rosdakarya.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Walad, M., Nasri, U., Hakim, M. I., & Zulkifli, M. (2024). Integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam pendidikan agama: Transformasi karakter agama. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(1). https://doi.org/10.38048/jipcb.v12i1.4676

Wati, N. J., Wahyuni, A. D., Wulandari, P., Fikri, R. A., Hariandi, A., & Prishidayati. (2023). Kearifan lokal dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar. Jurnal Muara Pendidikan, 9(1). https://doi.org/10.52060/mp.v9i1.1961

Diterbitkan

2026-06-01

Cara Mengutip

Aulia, Z. (2026). Integrasi kearifan lokal dalam praktik pendidikan agama Islam. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(3), 784–795. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i3.23288

Terbitan

Bagian

Articles