Internalisasi nilai pendidikan Islam oleh guru gen-Z untuk memutus budaya patriarki

Penulis

  • Pertiwi Indah Sari Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Ani Aryati Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Azwar Hadi Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Suroso Universitas Muhammadiyah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i4.23617

Kata Kunci:

Gen-Z, Kesetaraan Gender, Pendidikan Islam, Patriarki, Internalisasi Nilai

Abstrak

This study aims to analyze the implications of Islamic educational values in dismantling patriarchal culture among Gen-Z teachers at SDIT An-Nurriyah Sekayu. The research is motivated by the persistence of patriarchal culture that creates gender inequality in educational settings, despite Islam emphasizing the principles of justice and equality. Using a qualitative case study approach with a phenomenological design, data were collected through in-depth interviews, non-participant observation, and documentation analysis involving ten Gen-Z teachers. The findings reveal three main results. First, Gen-Z teachers demonstrate a critical, reflective, moderate, and inclusive understanding of patriarchy, recognizing it as a cultural construct rather than an Islamic teaching. Second, the internalized Islamic educational values include monotheism (tauhid), justice ('adl), equality (musawah), compassion (rahmah), responsibility (amanah), and knowledge (ilm), which are consistently practiced in inclusive learning, elimination of gender stereotypes, and mutual respect. Third, the implication of these values has fostered critical awareness of gender injustice, created an egalitarian and inclusive educational environment, strengthened student characters that respect differences, and transformed the paradigm that leadership and social participation are not monopolies of one gender. This study implies that contextually implemented Islamic education plays a strategic role in building critical awareness and dismantling patriarchal culture in school environments.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam memutus budaya patriarki di kalangan guru Gen-Z di SDIT An-Nurriyah Sekayu. Budaya patriarki hingga saat ini masih menjadi isu yang hangat diperbincangkan, termasuk dalam konteks lingkungan pendidikan, padahal Islam menekankan prinsip keadilan dan kesetaraan. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan desain fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan analisis dokumentasi terhadap sepuluh orang guru Gen-Z. Hasil penelitian mengungkap tiga temuan utama. Pertama, guru Gen-Z menunjukkan pemahaman yang kritis, reflektif, moderat, dan inklusif terhadap patriarki dengan menyadari bahwa patriarki merupakan konstruksi budaya, sedangkan ajaran Islam justru menekankan prinsip keadilan, kesetaraan, dan kemuliaan martabat manusia tanpa membedakan gender. Kedua, nilai-nilai pendidikan Islam yang diinternalisasi meliputi tauhid, keadilan ('adl), kesetaraan (musawah), rahmah, amanah, dan ilmu, yang dipraktikkan dalam pembelajaran inklusif, penghapusan stereotip gender, serta penanaman rasa saling menghormati. Ketiga, implikasi nilai-nilai tersebut telah menumbuhkan kesadaran kritis terhadap ketidakadilan gender, terwujudnya lingkungan pendidikan yang egaliter dan inklusif, penguatan karakter siswa yang menghargai perbedaan, serta transformasi pola pikir bahwa kepemimpinan dan partisipasi sosial bukan monopoli satu jenis kelamin. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa pendidikan Islam yang diimplementasikan secara kontekstual memainkan peran strategis dalam membangun kesadaran kritis dan meruntuhkan budaya patriarki di lingkungan sekolah.

Referensi

Apriliandra; Krisnani, H. (2021). Perilaku diskriminatif pada perempuan akibat kuatnya budaya patriarki di Indonesia ditinjau dari perspektif konflik. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 3(2), 101–110.

Atiqah, D. . dkk. (2020). Analisis pendidikan akhlak dalam perspektif Al-Qur’an surat An-Nahl ayat 90 pada kehidupan sehari-hari. Jurnal Pendidikan Islam, 5(5), 40–50.

Bahijah, I. . dkk. (2022). Wasathiyah Islam di era disrupsi digital: Pendidikan nilai-nilai wasathiyah Islam dalam bersosial media di kalangan generasi milenial dan generasi Z. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 15–26.

Creswell, J. W.; Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th (ed.)). SAGE Publications.

Fauzi, H.; Mudawwamah, H. L.; Effendy, M. (2024). Interpretasi Al-Qur’an terhadap feminisme dan gender pada QS. Ali Imran ayat 195 dalam perspektif tafsir tahlili. Jurnal Riset Agama, 4(2), 110–125.

Ferri, R.; Wulandari, E. (2022). Digital literacy and ethical work habits among Gen Z Islamic teachers. International Journal of Islamic Pedagogy, 5(3), 112–126.

Hanifah, A. M. . dkk. (2025). Tantangan kesetaraan terhadap budaya patriarki di institusi pendidikan: Perspektif mahasiswi FPEB UPI. Jurnal Pendidikan Islam, 16(1), 70–85.

Husna, N. (2020). Peran guru muda dalam membangun paradigma pendidikan Islam kontekstual. Jurnal Pendidikan Karakter Islami, 5(3), 200–214.

Khaeroni, C.; Halidin, A. (2018). Pendidikan Islam inklusif gender (studi kritis ekofeminisme Vandana Shiva). Jurnal Al-Maiyyah, 11(2), 230–250.

Marlina, I. (2018). Paham gender melalui sosial media. Jurnal Pendidikan, Sosiologi Dan Antropologi, 2(2), 5–15.

Maula, F. K. . dkk. (2024). Implementasi nilai-nilai Islam dalam mendorong kesetaraan gender di pendidikan: Studi literatur dan studi kasus. Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 1(4), 180–195.

Miles, M. B.; Huberman, A. M.; Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

Munawaroh, L.; Irsad, M. (2025). Konsep al-musāwāh dalam Al-Qur’an: Interpretasi hermeneutika Jorge J. E. Gracia. Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 4(2), 240–255.

Nata, A. (2010). Ilmu pendidikan Islam. Kencana Prenada Media Group.

Nazhifah, S. N. (2025). Rekonstruksi gender: Upaya perempuan melakukan transformasi terhadap patriarki. Journal of Education, Cultural and Politics, 3(1), 30–45.

Nurdin, E. (2022). Kesadaran gender dan peran media sosial dalam dakwah Islam moderat. Journal of Islamic Education, 14(3), 210–225.

Nurlaila, C. (2024). Dinamika perilaku Gen Z sebagai generasi internet. Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum Dan Ilmu Komunikasi, 1(6), 90–105.

Palulungan, L. . dkk. (2020). Perempuan, masyarakat patriarki & kesetaraan gender. Yayasan Bakti.

Pratama, N. S.; Firdaus, F. S.; Zahwa, R. (2025). Implementasi nilai-nilai keadilan sosial dalam pendidikan Islam: Tantangan dan peluang. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial, 4(2), 145–160.

Rahmawati, L.; Hidayat, A. (2021). Kesetaraan gender dalam pendidikan Islam: Telaah konseptual dan implementatif. Jurnal Al-Tarbiyah, 29(1), 55–70.

Ramadhani, K. (2024). Mengungkap egaliterianisme dalam konsep al-musawah dalam Al-Qur’an dan al-sunnah. Al-Manar: Jurnal Kajian Al-Qur’an Dan Hadis, 10(2), 55–70.

Rohman, A.; Mustaqim, M. (2021). Digital religion and Islamic education: Opportunities and challenges in the era of media convergence. Journal of Islamic Studies, 8(2), 101–115.

Sai’dah, S. (2025). Akhlak yang baik: Jujur dan amanah sebagai pondasi kehidupan yang harmonis. Jurnal Penelitian, 1(2), 75–90.

Salamuddin, S.; Purba, H. (2022). Pendidikan tauhid: Cara mengenal Tuhan. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(3), 645–660.

Sari, D. F. P. A.; Retnaningsih, D. A. (2022). Keutamaan orang berilmu dalam Al-Qur’an surat Al-Mujadalah ayat 11. Tarbiya Islamica, 10(2), 115–130.

Siswati, E.; Harumike, Y. D. N. . dkk. (2022). Kesadaran generasi Z tentang kodrat, seks, dan gender. Translitera, 11(1), 30–45.

Suratin, S. I.; Prayogo, P.; Munawarsyah, M. (2024). The role of Islamic education in positive social transformation amidst technological advancements. Journal of Islamic Education Studies, 12(1), 80–95.

Wartinah. (2025). Pendekatan afektif dalam pendidikan Islam: Internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an untuk mengatasi krisis moral. Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 9(2), 200–215.

Diterbitkan

2026-08-02

Cara Mengutip

Sari, P. I., Aryati, A., Hadi, A., & Suroso. (2026). Internalisasi nilai pendidikan Islam oleh guru gen-Z untuk memutus budaya patriarki. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(4), 170–183. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i4.23617

Terbitan

Bagian

Articles