Strategi guru dalam pembelajaran PAI berbasis inklusi di SD Negeri 1 Tanjung Purwokerto
DOI:
https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i5.23682Kata Kunci:
inclusive education; Islamic Religious Education learning; teacher strategies; children with special needs.Abstrak
This research is motivated by the importance of implementing inclusive education in Islamic Religious Education (PAI) learning in elementary schools to provide equal educational services for all students, including Children with Special Needs (ABK). This study aims to analyze teacher strategies in inclusive- based PAI learning at SD Negeri 1 Tanjung Purwokerto. The research uses a qualitative approach with a case study type. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation with research subjects: PAI teachers, special guidance teachers (GPK), and students with special needs. Data were analyzed using the Miles and Huberman model through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that inclusive-based PAI learning strategies are implemented flexibly through material adjustments, task simplification, the use of lecture methods, question and answer, and worship practices. Social interactions between regular students and ABK take place positively through group learning that fosters empathy and cooperation. However, the implementation of inclusive learning still faces obstacles in the form of limited GPK and differences in student abilities.
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan pendidikan inklusi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar guna memberikan layanan pendidikan yang setara bagi seluruh siswa, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam pembelajaran PAI berbasis inklusi di SD Negeri 1 Tanjung Purwokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru PAI, guru pembimbing khusus (GPK), dan siswa ABK. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PAI berbasis inklusi dilaksanakan secara fleksibel melalui penyesuaian materi, penyederhanaan tugas, penggunaan metode ceramah, tanya jawab, dan praktik ibadah. Interaksi sosial antara siswa reguler dan ABK berlangsung positif melalui pembelajaran kelompok yang menumbuhkan sikap empati dan kerja sama. Namun, implementasi pembelajaran inklusi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan GPK dan perbedaan kemampuan siswa.
Referensi
Budianto, A. A. (2023). “Pentingnya Pendidikan Inklusif: Menciptakan Lingkungan Belajar yang Ramah bagi Semua Siswa”. Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi, 1(1), 12–19.
Chasanah, I. A. W., Saliman, S., & Septiantoko, R. (2025). “Mewujudkan Equity melalui Pendidikan Inklusi: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis tentang Siswa Disabilitas”. Dwija Cendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 9(3), 465–482.
Fauzi, A., & Suryani, L. (2022). “Strategi Guru dalam Mengajar Siswa Berkebutuhan Khusus pada Sekolah Inklusi”.
Halimah, N. (2023). “Analisis Pembelajaran Berdiferensiasi sebagai Bentuk Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka”. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(01), 5019–5019.
Kurniawan, D. (2022). “Implementasi Program Pembelajaran Individual (PPI) pada Sekolah Inklusi”.
Mar’ah, S., Khozin, A. N. M. A., Sa’adah, A. R., Umairoh, S., Sa’adah, L. F. M., & Sa’adah, S. (2026). “Perbandingan Efektivitas Model Pembelajaran Kolaboratif (Jigsaw Think Pair Share, Group Investigation) terhadap Hasil Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah dalam Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial”. COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education), 9(2), 436–442.
Mawaddah, N., & Khalim, A. (2025). “Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Luar Biasa Al Falah Sembayat Gresik”. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(2).
Ningsih, W., & Zalisman, Z. (2024). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Konteks Global. PT Sonpedia Publishing Indonesia.
Nurhalimah, S. (2021). “Implementasi Pendidikan Inklusi dalam Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar”.
Paramansyah, A., & Parojai, M. R. (2024). Pendidikan Inklusif dalam Era Digital. Bandung: Penerbit Widina.
Putri, N. A., & Wita, G. (2026). “Peran Guru dalam Penerapan Equal Being melalui Interaksi Sosial di Sekolah Inklusif”. Jurnal Perspektif, 9(1), 53–62.
Raprap, W. P., Camerling, L. Y., Sahureka, Z., Nur, A. M., Haryono, H., & Hadiana, D. (2025). Landasan Pendidikan: Perspektif Filsafat, Psikologi, dan Sosiologi dalam Dunia Pendidikan Modern. Star Digital Publishing.
Siregar, H., Sos, S., & SP, M. (2025). Membangun Jembatan Menuju Kemandirian Penyandang Disabilitas. Prokreatif Media.
Sukomardojo, T. (2023). “Mewujudkan Pendidikan untuk Semua: Studi Implementasi Pendidikan Inklusif di Indonesia”. Jurnal Birokrasi & Pemerintahan Daerah, 5(2), 205–214.
Suwadji, S., Habibah, I. L., Aziza, I. F., Nurhayati, I., & Winarti, L. Y. (2025). Pendidikan Agama Islam Inklusif.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mita Alisah Tazkiyah, Ristania Rahayu, Dhiya Roiha Anah, Risa Naelatus Syifa, Tri Hidayatul Septiana, Slamet Yahya

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



