Uswah hasanah guru dalam perkembangan moral dan role modelling siswa
DOI:
https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i5.23695Kata Kunci:
Good examples, teacher role models, Islamic education, student moral development, religious character.Abstrak
This study discusses the role of teachers’ uswah hasanah (good exemplary conduct) in students’ moral development and the role modelling process from a psychological perspective. In Islamic education, teachers are not only responsible for delivering knowledge, but also serve as role models whose behavior and attitudes become examples for students. This study aims to analyze the concept of teachers’ uswah hasanah and its influence on the formation of students’ morals. This research uses a qualitative method with a library research approach to gain a deeper understanding and collect relevant information regarding the concept of teachers’ uswah hasanah in students’ moral development and role modelling. Data were obtained through the study of the Qur’an, Hadith, scientific journals, and books, and were then analyzed descriptively and analytically. The results of the study indicate that teachers’ exemplary qualities, such as shiddiq (truthfulness), amanah (trustworthiness), tabligh (communicativeness), fathanah (wisdom/intelligence), and istiqamah (consistency), have a significant influence on the formation of students’ religious character and moral values. From the perspective of psychology of religion, students’ moral development occurs through stages of cognitive understanding, emotional appreciation, value internalization, and implementation in daily behavior. Teachers’ exemplary conduct has proven to be more effective than merely delivering theoretical knowledge because it involves processes of imitation, habituation, and students’ emotional experiences. Therefore, teachers’ uswah hasanah becomes the main factor in shaping students who possess noble character, religiosity, and strong personalities.
Abstrak
Penelitian ini membahas tentang peran uswah hasanah guru dalam perkembangan moral dan proses role modelling siswa melalui perspektif psikologi. Guru dalam pendidikan Islam tidak hanya berperan sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai teladan yang perilaku dan sikapnya menjadi contoh bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep uswah hasanah guru serta pengaruhnya terhadap pembentukan moral siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) untuk mendalami pemahaman dan mengumpulkan informasi yang relevan mengenai konsep uswah hasanah guru dalam perkembangan moral dan role modelling siswa. Data diperoleh melalui kajian Al-Qur’an, Hadis, jurnal ilmiah, buku, dan kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan guru melalui sifat shiddiq, amanah, tabligh, fathanah, dan istiqamah memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter religius dan moral siswa. Dalam perspektif psikologi agama, perkembangan moral siswa berlangsung melalui tahapan pemahaman kognitif, penghayatan emosional, internalisasi nilai, hingga penerapan dalam perilaku sehari-hari. Keteladanan guru terbukti lebih efektif dibandingkan penyampaian teori semata karena melibatkan proses imitasi, pembiasaan, dan pengalaman emosional siswa. Dengan demikian, uswah hasanah guru menjadi faktor utama dalam membentuk peserta didik yang berakhlak mulia, religius, dan memiliki kepribadian yang kuat.
Referensi
Alam, M. (2018). Penerapan model contextual teaching and learning (CTL) pada pembelajaran PAI di MAN 1 Sungai Penuh. Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 14(1), 77–87. https: //doi.org/10.32939/tarbawi.v14i1.258
Anggi Prakas, E., dkk. (t.t.). Proses internalisasi nilai-nilai agama Islam dalam membentuk perilaku sosial keagamaan santri.
Budiyono, & Harmawati, Y. (2017). Penguatan pendidikan karakter melalui nilai-nilai keteladanan guru dan orang tua pada siswa sekolah dasar. Dalam Prosiding Seminar Nasional PPKn III (hlm. 1–10).
Darmadi, H. (2017). Pengembangan model dan metode pembelajaran dalam dinamika belajar siswa. Deepublish.
Eriska, E. (2015). Metode pendidikan keteladanan dalam kitab Tarbiyatul Aulad fil Islam karya Abdullah Nashih Ulwan. Jurnal Tarbiya Islamica, 3(1), 35–44.
Hafizallah, Y. (2020). The critics of Thomas Lickona’s character education: Islamic psychology perspective. Psychosophia: Journal of Psychology, Religion, and Humanity, 2(2), 142–157. https: //doi.org/10.32923/psc.v2i2.1414
Kandiri, K., & Arfandi, A. (2021). Guru sebagai model dan teladan dalam meningkatkan moralitas siswa. Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam, 6(1), 1–8. https: //doi.org/10.35316/edupedia.v6i1.1258
Kohlberg, L. (1981). Essays on moral development: The philosophy of moral development. Harper & Row.
Madhar, M. (2024). Pemikiran pendidikan Imam Al-Ghazali dan relevansinya dalam sistem pendidikan Islam kontemporer. TARQIYATUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Madrasah Ibtidaiyah, 3(2), 115–126. https: //doi.org/10.36769/tarqiyatuna.v3i2.813
Maimunawati, S., & Alif, M. (2020). Peran guru, orang tua, metode dan media pembelajaran. Penerbit 3M Media Karya Serang.
Marzuki, M., Miftahuddin, & Murdiono, M. (2020). Multicultural education in salaf pesantren and prevention of religious radicalism in Indonesia. Cakrawala Pendidikan: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 39(1), 12–25. https: //doi.org/10.21831/cp.v39i1.22900
Maturidi, & Purba, A. (2020). Mimbar kampus. Jurnal Pendidikan & Agama Islam, 19(2), 208–221.
Mawardi, P. (2020). Penelitian tindakan kelas, penelitian tindakan sekolah dan best practise (hlm. 53–54). CV Penerbit Qiara Media.
Mulyasa. (2013). Menjadi guru profesional. Remaja Rosdakarya.
Musya’adah, U. (2018). Peran penting pendidikan agama Islam di sekolah dasar. Aulada: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak, 2(1), 9–27. https: //doi.org/10.31538/aulada.v2i1.556
Nurgenti, S. (2024). Revitalisasi nilai pendidikan Islam Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin. Ngaji: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 105–115.
Rahman, R. H., Rukajad, A., & Ramdhani, K. (2024). Peran guru pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter: Kajian literatur pembentukan karakter siswa di sekolah. Al-Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke Islaman, 11(3), 309–320. https: //doi.org/10.31102/alulum.11.3.2024.309-320
Ramayulis, & Nizar, S. (2009). Filsafat pendidikan Islam: Telaah sistem pendidikan dan pemikiran para tokohnya. Kalam Mulia.
Riswanti, R. (2021). Budaya sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 45–56.
Rosari, V., dkk. (2023). Dampak keteladanan dan kompetensi guru bagi motivasi belajar siswa melalui pendidikan karakter. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(2).
Rusmiyati, R., & Soleh, W. (2023). Strategi guru akidah akhlak dalam mengimplementasikan metode uswah hasanah di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hasanah. Mikraf: Jurnal Pendidikan, 3(2), 100–110.
Sabariah, dkk. (2026). Peran pendidikan agama dalam pembentukan karakter anak sekolah dasar perspektif psikologi agama. Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 5.
Shadiq, A. S. C. (1983). Kamus istilah agama. CV Sientarama.
Syahidin. (2019). Aplikasi metode pendidikan Qurani dalam pembelajaran agama Islam di sekolah. UPI Press.
Taklimudin, & Saputra, F. (2018). Metode keteladanan pendidikan Islam dalam perspektif Qur’an. BELAJEA: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 1–10.
Takwa, A., Mustamin, M., Azhar, M., Wahab, A., & Martini, M. (2025). Pengaruh keteladanan guru terhadap akhlak siswa di MAN 1 Sidenreng Rappang, Sidrap. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 243–257.
Ulwan, A. N. (1992). Pendidikan anak menurut Islam: Kaidah-kaidah dasar. PT Remaja Rosdakarya.
Wahidi, R., & Syahidin, S. (2024). Uswah hasanah learning model and its implementation in learning Islamic religious education: Model pembelajaran uswah hasanah dan implementasinya dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Civilization Research: Journal of Islamic Studies, 3(1), 1–24. https: //doi.org/10.61630/crjis.v3i1.41
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Cut Alfia Laina, Rahma Wanda Noviani, Nurazlifa Nabilla, Mifahul Jannah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



