Peran guru meningkatkan karakter religius melalui pembiasaan di sekolah dasar negeri

Penulis

  • Lukman Hakim Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Suroso Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Hoirul Amri Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Sayid Habiburrahman Universitas Muhammadiyah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i6.23757

Kata Kunci:

guru; karakter religius; metode pembiasaan; pendidikan karakter; sekolah dasar

Abstrak

This study aims to analyze the role of classroom teachers in improving students' religious character through habituation activities at SDN 8 Selat Penuguan, Banyuasin Regency. The research is motivated by the phenomenon that some students still lack religious attitudes, such as indiscipline, low responsibility, and lack of respect for teachers. Using a qualitative approach with a phenomenological case study design, data were collected through in-depth interviews, non-participant observation, and documentation involving the principal, Islamic education teacher, classroom teachers, and students. The findings reveal three main results. First, teachers play three strategic roles: as educators who provide role models and motivation; as instructors who integrate religious values into learning planning, implementation, and evaluation; and as mentors who guide students' attitudes and behaviors. Second, the habituation methods implemented include daily routines such as praying before and after lessons, reading short surahs and Asmaul Husna, Friday Qur'an recitation (Sima'an), and infak activities, supported by teacher role models and discipline. Third, supporting factors include student motivation and teacher supervision, while inhibiting factors include diverse student backgrounds and unsupportive social environments. This study implies that consistent habituation methods and teacher role models are effective strategies for building religious character in elementary school students.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam meningkatkan karakter religius peserta didik melalui kegiatan pembiasaan di SDN 8 Selat Penuguan, Kabupaten Banyuasin. Penelitian dilatarbelakangi oleh fenomena masih ditemukannya peserta didik yang kurang menunjukkan sikap religius seperti kurang disiplin, kurang bertanggung jawab, dan kurang sopan terhadap guru. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru pendidikan agama Islam, guru kelas, dan peserta didik. Hasil penelitian mengungkap tiga temuan utama. Pertama, guru memiliki tiga peran strategis: sebagai pendidik yang memberikan keteladanan dan motivasi; sebagai pengajar yang mengintegrasikan nilai religius dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran; serta sebagai pembimbing yang mengarahkan sikap dan perilaku peserta didik. Kedua, metode pembiasaan yang diterapkan meliputi kegiatan rutin harian seperti berdoa sebelum dan sesudah belajar, membaca surat pendek dan Asmaul Husna, kegiatan Jumat Sima'an Al-Qur'an, serta pembiasaan infak, yang didukung oleh keteladanan dan kedisiplinan guru. Ketiga, faktor pendukung meliputi motivasi peserta didik dan pengawasan guru, sedangkan faktor penghambat meliputi latar belakang peserta didik yang beragam dan lingkungan pergaulan yang kurang mendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode pembiasaan yang konsisten dan keteladanan guru merupakan strategi efektif dalam membangun karakter religius peserta didik di sekolah dasar.

Referensi

Abrori, A. F. (2020). Penerapan pendidikan karakter melalui budaya religius [Tesis]. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Afda, A., Agustin, M. W., Khairi, A., & Ansari, R. (2025). Upaya pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan untuk menanamkan kedisiplinan siswa di MI Islamiyah Palangka Raya. Jurnal Pendidikan UNIGA, 19(1), 154–166.

Agus, Z. (2017). Pendidikan Akhlak Anak dalam Keluarga Menurut Islam. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 2(1), 8–11.

Aljihaad, M. M. (2025). Instilling religious values in young learners: A narrative exploration of teachers’ roles and realities. CORE (Open Access Repository).

Amelia, H., Prayoga, A., A’yun, Q., & Nasrullah, R. (2025). Implementasi pembiasaan keagamaan Islam sebagai upaya penguatan karakter religius pada siswa di SMPN 2 Adiwerna Tegal. Journal on Teacher Education, 7(1), 1–12.

Andriani, S. E., Arifin, I., & Nurabadi, A. (2018). Implementasi program penguatan pendidikan karakter melalui pembiasaan dalam peningkatan mutu sekolah. JAMP: Jurnal Administrasi Dan Manajemen Pendidikan, 1(2), 134–138.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry & research design: Choosing among five approaches (Fourth edition, international student edition). SAGE.

Djamarah, S. B. (2008). Psikologi pendidikan. Rineka Cipta.

Djamarah, S. B. (2010). Guru dan anak didik dalam interaksi edukatif. Rineka Cipta.

Ghozali, A. (2019). Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dan Lingkungan Sekolah terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik Kelas V dan Kelas VI SD Islamic Village Kelapa Dua Tangerang [Tesis]. Institut PTIQ Jakarta.

Habibah, S., & Zaitun. (2013). Implementasi sholat fardhu sebagai sarana pembentuk karakter. Jurnal Pendidikan Agama Islam Ta’lim, 11(2), 153–167.

Kesuma, D. (2012). Pendidikan karakter: Kajian teori dan praktik di sekolah. Remaja Rosdakarya.

Kurniawan, A. M. (2019). Analisis penanaman karakter religius peserta didik sekolah dasar kelas rendah di sekolah dasar berbasis Islam di Kota Purwokerto [Tesis]. Universitas Negeri Semarang.

Kurniawan, S. (2017). Pemikiran Al-Ghazali tentang pendidikan karakter anak berbasis akhlaq al-karimah. Jurnal Tadrib, 3(2), 198–215.

Lickona, T. (2009). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Random House Publishing Group.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (Edition 3). Sage.

Moleong, L. J. (2014). Metode penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2013). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.

Praditya, A., Amanti, T. P., Hasanah, U., Nurtamam, M. E., & Fatonah, S. (2025). Penerapan pembiasaan positif dalam upaya meningkatkan karakter siswa kelas V UPTD SDN Banyuajuh 3. Renjana Pendidikan Dasar, 5(4), 291–298.

Rahmah. (2023). Peran guru dalam pembinaan karakter religius peserta didik. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 45–58.

Riqiani, N. F. (2025). Peran guru PAI dalam membentuk karakter siswa melalui literasi keagamaan di SMKN 1 Kersana Kabupaten Brebes [Tesis]. IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Solihah, A. M., Sugara, U., & Fathona, A. (2025). Teacher’s role: Implementation of religious character education through the habituation method in elementary school. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 8(3).

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Susiono, W. A. P., & Malik, D. N. (2025). Peran Pendidikan Karakter Yang Bertoleransi, Prikemanusiaan Serta Kesadaran Moral. Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 5(8), 2. https://doi.org/10.17977/um063.v5.i8.2025.2

Uno, H. B., & Lamatenggo, N. (2018). Tugas guru dalam pembelajaran: Aspek yang mempengaruhi. Bumi Aksara.

Zuhri, M. N. C. (2013). Studi tentang efektivitas tadarus Al-Qur’an dalam pembinaan akhlak di SMPN 8 Yogyakarta. Jurnal Cendekia, 11(1), 115–130.

Diterbitkan

2026-08-29

Cara Mengutip

Hakim, L., Suroso, Amri, H., & Habiburrahman , S. (2026). Peran guru meningkatkan karakter religius melalui pembiasaan di sekolah dasar negeri. Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education, 7(6), 120–131. https://doi.org/10.32832/itjmie.v7i6.23757

Terbitan

Bagian

Articles