Persepsi Masyarakat Terhadap Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan Anak Pada Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia GATI Di Kelurahan Mampang Kota Depok
DOI:
https://doi.org/10.32832/oborpenmas.v9i1.24252Abstrak
Keterlibatan ayah dalam proses pengasuhan sangat krusial bagi perkembangan anak, tetapi seringkali masyarakat masih melihat peran ayah sebatas sebagai penyedia finansial. Untuk meningkatkan pemahaman ini, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN memperkenalkan Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat di Kelurahan Mampang, Kota Depok, mengenai peran ayah dalam pengasuhan serta keberadaan, implementasi, dan relevansi Program GATI. Studi kualitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif.. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui reduksi data, pemaparan data, dan pengambilan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di Kelurahan Mampang memiliki persepsi positif terhadap peran ayah. Dalam hal engagement, ayah dianggap perlu secara langsung terlibat dalam kegiatan anak. Mengenai accessibility, baik kehadiran fisik maupun emosional bapak dianggap penting untuk kenyamanan anak. Dalam hal responsibility, peran bapak mencakup pendidikan, kesehatan, dan perkembangan karakter, bukan hanya aspek finansial. Selain itu, masyarakat memberikan respons positif terhadap Program GATI, karena dianggap relevan sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran tentang pengasuhan dan memperkuat ketahanan keluarga.
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2026-04-30 (2)
- 2026-07-23 (1)
















